Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pertumbuhan Kayu Merah (Petrocarpus indicus Willd.) pada Berbagai Jenis Media Tanam

View through CrossRef
Kayu merah (Pterocarpus indicus Willd.) merupakan jenis kayu dari suku Fabaceae atau legume yang sangat potensial dan banyak tersebar di wilayah Indonesia timur. Terdapat beberapa faktor internal mengenai jenis ini yang banyak belum diketahui dengan baik mengenai media tanamnya dan bagaimana perbandingan terbaik untuk pertumbuhan semai kayu merah. Pada kajian ini, digunakan metode completely randomized design (CRD) yang terdiri atas 5 perlakuan dengan 6 kali ulangan. Setiap ulangan terdiri atas 20 semai kayu merah dalam polybag, sehingga secara total terdiri atas 600 semai kayu merah. Media tanam yang digunakan terdiri atas tanah (P1), campuran pasir dan tanah (P2), campuran tanah, pasir dan sekam (P3), campuran tanah, pasir dan bokashi (P4) dan campuran tanah, pasir dan kotoran kambing (P5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media tanam yang digunakan tidak berpengaruh terhadap pertambahan diameter semai kayu merah dan media tanam terbaik yang diperoleh dalam penelitian ini dalam meningkatkan pertambahan diameter semai kayu merah adalah campuran tanah, pasir dan bokashi dengan komposisi 3:2:1.
Title: Pertumbuhan Kayu Merah (Petrocarpus indicus Willd.) pada Berbagai Jenis Media Tanam
Description:
Kayu merah (Pterocarpus indicus Willd.
) merupakan jenis kayu dari suku Fabaceae atau legume yang sangat potensial dan banyak tersebar di wilayah Indonesia timur.
Terdapat beberapa faktor internal mengenai jenis ini yang banyak belum diketahui dengan baik mengenai media tanamnya dan bagaimana perbandingan terbaik untuk pertumbuhan semai kayu merah.
Pada kajian ini, digunakan metode completely randomized design (CRD) yang terdiri atas 5 perlakuan dengan 6 kali ulangan.
Setiap ulangan terdiri atas 20 semai kayu merah dalam polybag, sehingga secara total terdiri atas 600 semai kayu merah.
Media tanam yang digunakan terdiri atas tanah (P1), campuran pasir dan tanah (P2), campuran tanah, pasir dan sekam (P3), campuran tanah, pasir dan bokashi (P4) dan campuran tanah, pasir dan kotoran kambing (P5).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media tanam yang digunakan tidak berpengaruh terhadap pertambahan diameter semai kayu merah dan media tanam terbaik yang diperoleh dalam penelitian ini dalam meningkatkan pertambahan diameter semai kayu merah adalah campuran tanah, pasir dan bokashi dengan komposisi 3:2:1.

Related Results

Analisis Warna Kayu Berbasis Komputer, pH, Dan Sifat Fisika Kayu Meranti Merah, Meranti Putih Dan Keruing Dari Toko Kayu Di Samarinda
Analisis Warna Kayu Berbasis Komputer, pH, Dan Sifat Fisika Kayu Meranti Merah, Meranti Putih Dan Keruing Dari Toko Kayu Di Samarinda
ABSTRAK Kayu sebagai bahan baku konstruksi banyak diperjual belikan di toko kayu, diantaranya adalah jenis meranti merah, meranti putih dan keruing. Setiap kayu memiliki sifa...
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
Upaya penanaman kembali hutan-hutan yang gundul sudah dilakukan berbagai fihak, baikpemegang HPH maupun pemerintah melalui pemilihan bibit-bibit pohon denganpertumbuhan amat cepat ...
<b>Pengaruh Jarak Tanam Berbeda pada Tanaman Bayam Merah (<i>Amaranthus Tricolor L) </i>dan Bayam Hijau (<i>Amaranthus Viridis</i>)</b>
<b>Pengaruh Jarak Tanam Berbeda pada Tanaman Bayam Merah (<i>Amaranthus Tricolor L) </i>dan Bayam Hijau (<i>Amaranthus Viridis</i>)</b>
Penelitian ini telah mengkaji pengaruh jarak tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil panen bayam merah (Amaranthus tricolor L) dan bayam hijau (Amaranthus viridis). Berda...
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL
Perbanyakan jambu kristal secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara setek. Perbanyakan jambu kristal menggunakan setek menemukan beberapa kendala dimana akarnya sulit untuk tumb...
KARAKTERISASI SIFAT FISIS, MEKANIS DAN REDAMAN AKUSTIK KAYU LOKAL SEBAGAI BAHAN ALAT MUSIK
KARAKTERISASI SIFAT FISIS, MEKANIS DAN REDAMAN AKUSTIK KAYU LOKAL SEBAGAI BAHAN ALAT MUSIK
Tanaman hutan tropis seperti gempol, sonokeling, mahoni, trembesi dan duren tumbuh subur. Selama ini pemanfaatan kayu hutan tersebut hanya digunakan untuk bahan mebelair serta kons...
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia sehingga dapat menyumbang devisa bagi...
KLASIFIKASI KODE MUTU KAYU PROVINSI SULAWESI SELATAN
KLASIFIKASI KODE MUTU KAYU PROVINSI SULAWESI SELATAN
ABSTRACT Since wood regulations were revised in 2002, the strength classes of wood are no longer known as class I, II, III, IV and V but known as quality code. The highest quality ...

Back to Top