Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

<b>Pengaruh Jarak Tanam Berbeda pada Tanaman Bayam Merah (<i>Amaranthus Tricolor L) </i>dan Bayam Hijau (<i>Amaranthus Viridis</i>)</b>

View through CrossRef
Penelitian ini telah mengkaji pengaruh jarak tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil panen bayam merah (Amaranthus tricolor L) dan bayam hijau (Amaranthus viridis). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Bayam Hijau (Amaranthus viridis) Jarak tanam sedang memberikan kondisi yang paling mendukung bagi pertumbuhan bayam hijau. Tanaman yang ditanam pada jarak tanam sedang menunjukkan pertumbuhan yang optimal. Tanaman bayam hijau yang ditanam terlalu dekat atau terlalu jauh tidak tumbuh sama sekali. Hal inikemungkinan disebabkan oleh persaingan sumber daya yang tinggi pada jarak tanam yang terlalu dekat dan ketidakmampuan tanaman untuk memanfaatkan sumber daya secara efektif pada jarak tanam yang terlalu jauh.Perencanaan penanaman dengan memperhatikan jarak tanam yang optimal sangat penting untuk mencapai hasil panen yang maksimal pada bayam hijau. Bayam Merah (Amaranthus tricolor L): Jarak tanam yang dekat menghasilkan pertumbuhan yang baik pada bayam merah, sementara jarak tanam yang jauh dan sedang tidak mendukung pertumbuhan bayam merah sama sekali. Bayam merah memerlukan jarak tanam yang lebih rapat untuk mencapai pertumbuhan yang optimal, kemungkinan karena kebutuhan spesifik terhadap akses cahaya, air, dan nutrisi yang lebih terfokus. Penempatan bibit dengan jarak yang sesuai sangat penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman bayam merah yang optimal.
Title: <b>Pengaruh Jarak Tanam Berbeda pada Tanaman Bayam Merah (<i>Amaranthus Tricolor L) </i>dan Bayam Hijau (<i>Amaranthus Viridis</i>)</b>
Description:
Penelitian ini telah mengkaji pengaruh jarak tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil panen bayam merah (Amaranthus tricolor L) dan bayam hijau (Amaranthus viridis).
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Bayam Hijau (Amaranthus viridis) Jarak tanam sedang memberikan kondisi yang paling mendukung bagi pertumbuhan bayam hijau.
Tanaman yang ditanam pada jarak tanam sedang menunjukkan pertumbuhan yang optimal.
Tanaman bayam hijau yang ditanam terlalu dekat atau terlalu jauh tidak tumbuh sama sekali.
Hal inikemungkinan disebabkan oleh persaingan sumber daya yang tinggi pada jarak tanam yang terlalu dekat dan ketidakmampuan tanaman untuk memanfaatkan sumber daya secara efektif pada jarak tanam yang terlalu jauh.
Perencanaan penanaman dengan memperhatikan jarak tanam yang optimal sangat penting untuk mencapai hasil panen yang maksimal pada bayam hijau.
Bayam Merah (Amaranthus tricolor L): Jarak tanam yang dekat menghasilkan pertumbuhan yang baik pada bayam merah, sementara jarak tanam yang jauh dan sedang tidak mendukung pertumbuhan bayam merah sama sekali.
Bayam merah memerlukan jarak tanam yang lebih rapat untuk mencapai pertumbuhan yang optimal, kemungkinan karena kebutuhan spesifik terhadap akses cahaya, air, dan nutrisi yang lebih terfokus.
Penempatan bibit dengan jarak yang sesuai sangat penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman bayam merah yang optimal.

Related Results

LITERATURE REVIEW: EKSTRAK BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor) SEBAGAI ANTIBAKTERI
LITERATURE REVIEW: EKSTRAK BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor) SEBAGAI ANTIBAKTERI
Berdasarkan penelitian, keluarga dari Amaranthus spp. dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri. Begitu pula, penelitian mengenai ekstrak Amaranthus tricolor sebagai antibakteri te...
Perbedaan pertumbuhan dan produktivitas varietas bayam hijau dan bayam merah
Perbedaan pertumbuhan dan produktivitas varietas bayam hijau dan bayam merah
Bayam termasuk salah satu sayuran terpenting di Indonesia karena paling banyak dikonsumsi setelah kangkung. Bayam hijau dan bayam merah merupakan jenis bayam paling banyak ditanam ...
Aplikasi Pemberian Pupuk Organik Cair NU-POC Dan Bio Sugih Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.)
Aplikasi Pemberian Pupuk Organik Cair NU-POC Dan Bio Sugih Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.)
Red spinach is one of the most popular vegetable commodities because it has high nutritional value. Amaranthus tricolor L. consists of two varieties: Blitum album and Blitum rubrum...
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia sehingga dapat menyumbang devisa bagi...
Pengaruh Pupuk Cair Urine Sapi Potong Terhadap Tinggi Tanaman dan Produksi Tanaman Bayam (Amaranthus Sp) Umur 25 Hari
Pengaruh Pupuk Cair Urine Sapi Potong Terhadap Tinggi Tanaman dan Produksi Tanaman Bayam (Amaranthus Sp) Umur 25 Hari
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk cair dari urin sapi terhadap tinggi tanaman dan hasil panen bayam (Amaranthus sp) umur 25 hari dan menentukan ...
UJI LABORATORIUM PENGUKURAN KANDUNGAN ZAT BESI (Fe) PADA EKSTRAK BAYAM HIJAU (Amarathus Hybridus l)
UJI LABORATORIUM PENGUKURAN KANDUNGAN ZAT BESI (Fe) PADA EKSTRAK BAYAM HIJAU (Amarathus Hybridus l)
ABSTRACT Normal humans need about 20-25mg of iron per day to produce red blood cells. It is esti- mated that the amount of iron released by the body is about 1.0 mg / day, for wom...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top