Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penyuluhan Tentang Kandungan Bahan Kimia Berbahaya Pada Makanan Di Desa Wakal

View through CrossRef
Penduduk dunia semakin meningkat, sehingga kebutuhan makanan akan semakin meningkat baik secara kualitas maupun kuantitas. perumbuhan penduduk akan bertambah menurut deret ukur sedangkan pertumbuhan pangan akan meningkat menurut deret hitung. Berbagai cara fisik dan zat kimia telah dikembangkan dan digunakan untuk meningkatkan pasokan makanan. Bahan tambahan makanan adalah bahan kimia yang terdapat dalam makanan yang ditambahkan secara sengaja atau yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku, untuk mempengaruhi dan menambah cita rasa, warna, tekstur, dan penampilan dari makanan. Penyuluhan ini merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan bahan kimia berbahaya atau zat aditif pada makanan. Sasaran kegiatan ini adalah masyarkat desa wakal. metode penyuluhan yaitu dengan cara presentasi materi menggunakan power point dan LCD yang terdiri dari Zat aditif pewarna, pemanis, penyedap rasa dan pengawet. Materi ini meliputi pengertian, jenis, contoh, dampak dan upaya mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan. Setelah pemberian materi dilanjutkan dengan tanya jawab kepada peserta dalam hal ini masyarakat dan pengisian angket untuk melihat pemahaman masyarakat tentang materi yang diberikan. . Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang materi yang diberikan terlihat pada hasil pengisian lembar angket. Kesimpulan kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang Bahaya Bahan Kimia Pada Makanan oleh masyarakat Desa Wakal.
Title: Penyuluhan Tentang Kandungan Bahan Kimia Berbahaya Pada Makanan Di Desa Wakal
Description:
Penduduk dunia semakin meningkat, sehingga kebutuhan makanan akan semakin meningkat baik secara kualitas maupun kuantitas.
perumbuhan penduduk akan bertambah menurut deret ukur sedangkan pertumbuhan pangan akan meningkat menurut deret hitung.
Berbagai cara fisik dan zat kimia telah dikembangkan dan digunakan untuk meningkatkan pasokan makanan.
Bahan tambahan makanan adalah bahan kimia yang terdapat dalam makanan yang ditambahkan secara sengaja atau yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku, untuk mempengaruhi dan menambah cita rasa, warna, tekstur, dan penampilan dari makanan.
Penyuluhan ini merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan bahan kimia berbahaya atau zat aditif pada makanan.
Sasaran kegiatan ini adalah masyarkat desa wakal.
metode penyuluhan yaitu dengan cara presentasi materi menggunakan power point dan LCD yang terdiri dari Zat aditif pewarna, pemanis, penyedap rasa dan pengawet.
Materi ini meliputi pengertian, jenis, contoh, dampak dan upaya mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan.
Setelah pemberian materi dilanjutkan dengan tanya jawab kepada peserta dalam hal ini masyarakat dan pengisian angket untuk melihat pemahaman masyarakat tentang materi yang diberikan.
.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang materi yang diberikan terlihat pada hasil pengisian lembar angket.
Kesimpulan kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang Bahaya Bahan Kimia Pada Makanan oleh masyarakat Desa Wakal.

Related Results

DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...

Back to Top