Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakterisasi Virus Penyebab Penyakit Belang pada Tanaman Lada (Piper nigrum L.)

View through CrossRef
Mottle disease is an important disease in pepper plants caused by Piper yellow mottle virus (PYMoV). This study aims to determine the characterization of PYMoV biologically and molecularly. The pepper plant samples were obtained from pepper farmland in Kleben, Putat (Yogyakarta), and Air Buluh (Bangka). Virus particles are measured by electron microscopy. Virus transmission studies include mechanical transmission, vector, cuttings, grafting, and seeds. The molecular detection was done by using Polymerase chain reaction (PCR) method with PYMoV-F and PYMoV-R specific primers. The result, virus particles were found to be ± 30×130 nm in shape. Virus transmission studies indicate that PYMoV can be transmitted by Ferrisia virgata vectors, cuttings, grafts and seeds but cannot be transmitted through mechanical inoculation. Molecular test results showed that samples of Kleben, Putat and Air Buluh pepper plants were positively detected to contain PYMoV and amplified at 400 bp. The result of nucleotide base sequence analysis showed the isolates of Putat and Air Buluh had the highest homology with PYMoV of India 2 about 95% while Kleben isolate had 96% homology with PYMoV of India 1. IntisariPenyakit belang merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman lada yang disebabkan oleh Piper yellow mottle virus (PYMoV). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi PYMoV secara biologi dan molekuler. Sampel tanaman lada diperoleh dari lahan petani lada di Desa Kleben, Putat (Yogyakarta), dan Air Buluh (Bangka). Partikel virus diukur dengan mikroskop elektron. Kajian penularan virus meliputi penularan mekanik, vektor, stek, penyambungan, dan biji. Deteksi secara molekuler dengan metode Polymerase chain reaction (PCR) dengan pasangan primer spesifik PYMoV-F dan PYMoV-R. Partikel virus yang ditemukan berukuran ± 30×130 nm berbentuk batang. Kajian penularan virus menunjukkan bahwa PYMoV dapat ditularkan melalui vektor Ferrisia virgata, stek, penyambungan dan biji namun tidak dapat ditularkan melalui inokulasi mekanik. Hasil uji molekuler menunjukkan bahwa sampel tanaman lada Kleben, Putat dan Air Buluh positif terdeteksi PYMoV dan teramplifikasi pada 400 bp. Hasil analisis sekuen basa nukleotida menunjukkan isolat Putat dan Air Buluh memiliki homologi tertinggi dengan PYMoV India 2 sekitar 95% sedangkan isolat Kleben memiliki homologi 96% dengan PYMoV India 1.
Title: Karakterisasi Virus Penyebab Penyakit Belang pada Tanaman Lada (Piper nigrum L.)
Description:
Mottle disease is an important disease in pepper plants caused by Piper yellow mottle virus (PYMoV).
This study aims to determine the characterization of PYMoV biologically and molecularly.
The pepper plant samples were obtained from pepper farmland in Kleben, Putat (Yogyakarta), and Air Buluh (Bangka).
Virus particles are measured by electron microscopy.
Virus transmission studies include mechanical transmission, vector, cuttings, grafting, and seeds.
The molecular detection was done by using Polymerase chain reaction (PCR) method with PYMoV-F and PYMoV-R specific primers.
The result, virus particles were found to be ± 30×130 nm in shape.
Virus transmission studies indicate that PYMoV can be transmitted by Ferrisia virgata vectors, cuttings, grafts and seeds but cannot be transmitted through mechanical inoculation.
Molecular test results showed that samples of Kleben, Putat and Air Buluh pepper plants were positively detected to contain PYMoV and amplified at 400 bp.
The result of nucleotide base sequence analysis showed the isolates of Putat and Air Buluh had the highest homology with PYMoV of India 2 about 95% while Kleben isolate had 96% homology with PYMoV of India 1.
 IntisariPenyakit belang merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman lada yang disebabkan oleh Piper yellow mottle virus (PYMoV).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi PYMoV secara biologi dan molekuler.
Sampel tanaman lada diperoleh dari lahan petani lada di Desa Kleben, Putat (Yogyakarta), dan Air Buluh (Bangka).
Partikel virus diukur dengan mikroskop elektron.
Kajian penularan virus meliputi penularan mekanik, vektor, stek, penyambungan, dan biji.
Deteksi secara molekuler dengan metode Polymerase chain reaction (PCR) dengan pasangan primer spesifik PYMoV-F dan PYMoV-R.
Partikel virus yang ditemukan berukuran ± 30×130 nm berbentuk batang.
Kajian penularan virus menunjukkan bahwa PYMoV dapat ditularkan melalui vektor Ferrisia virgata, stek, penyambungan dan biji namun tidak dapat ditularkan melalui inokulasi mekanik.
Hasil uji molekuler menunjukkan bahwa sampel tanaman lada Kleben, Putat dan Air Buluh positif terdeteksi PYMoV dan teramplifikasi pada 400 bp.
Hasil analisis sekuen basa nukleotida menunjukkan isolat Putat dan Air Buluh memiliki homologi tertinggi dengan PYMoV India 2 sekitar 95% sedangkan isolat Kleben memiliki homologi 96% dengan PYMoV India 1.

Related Results

Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
Virulensi Phytophthora capsici Asal Lada terhadap Piper spp.
Virulensi Phytophthora capsici Asal Lada terhadap Piper spp.
<p>Black Pepper (Piper nigrum) is Widely Cultivated in Indonesia by Smallholder. Foot rot disease caused by Phytophthora capsici is the main constraint in pepper cultivation ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Strategi Pengembangan Lada (Studi Kasus Kelompok Tani Indatu di Desa Blang Panyang Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe)
Strategi Pengembangan Lada (Studi Kasus Kelompok Tani Indatu di Desa Blang Panyang Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe)
Abstrak . Lada merupakan salah satu  tanaman rempah-rempah yang berasal dari tanaman perkebunan yang sangat terkenal dahulu di Aceh. Khususnya Petani lada di Aceh saat ini sudah mu...
Rekayasa alat pengering lada sisten rotary dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk lada
Rekayasa alat pengering lada sisten rotary dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk lada
Rekayasa alat pengering lada sistem rotary (P, L dan T, 86, 59 dan 72 cm) dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk Lada Borneo Samboja (LBS) bertujuan untuk meningkatkan p...
Analisis Keputusan Petani dalam Pengelolaan Hama pada Tanaman Lada ( Pipper nigrum L)
Analisis Keputusan Petani dalam Pengelolaan Hama pada Tanaman Lada ( Pipper nigrum L)
Tujuan dari penelitian ini mengkaji hama yang menyerang pada tanaman lada (pipper nigrum L) dan untuk menganalisa proses pengambilan keputusan oleh petani dalam pengelolaan hama pa...
Expert System Untuk Mendiagnosa Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Lada Menggunakan Metode Dempster Shafer
Expert System Untuk Mendiagnosa Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Lada Menggunakan Metode Dempster Shafer
Piper Nigrum (Tanaman Lada) adalah berasal dari daerah Ghats Barat, India. Tanaman lada adalah termasuk satu jenis tanaman yang telah lama ditanam di indonesia ataupun diperdagangk...
SIMBIOSIS MUTUALISME ANTARA VIRUS DAN TANAMAN
SIMBIOSIS MUTUALISME ANTARA VIRUS DAN TANAMAN
Interaksi antara virus dan tanaman seringkali dikaitkan dengan penyakit atau bersifat interaksi negatif. Akhir - akhir ini mulai dikaji interaksi positif antara virus dan tanaman, ...

Back to Top