Javascript must be enabled to continue!
Analisis Keputusan Petani dalam Pengelolaan Hama pada Tanaman Lada ( Pipper nigrum L)
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini mengkaji hama yang menyerang pada tanaman lada (pipper nigrum L) dan untuk menganalisa proses pengambilan keputusan oleh petani dalam pengelolaan hama pada tanaman lada (pipper nigrum L). Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2015 sampai dengan Maret 2016. Tahapan yang dilakukan adalah mengkaji jenis hama potensial dengan observasi selama 3 hari diambil 15 tanaman sebagai sampel dari 800 tanaman dan penentuan status hama, penafsiran tingkat kerusakan pada tanaman lada, Sistem usaha budidaya lada ( Analisis usaha tani meliputi break event point (BEP), rasio biaya dan pendapatan (R/C) revenue cost ratio), dan Analisis pengambilan keputusan. Data diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa serangga pengunjung lada terdapat 12 jenis spesies serangga, Hama utama yang menyerang tanaman lada adalah penggerek batang (Lophobaris piperis), pengisap bunga dan buah (Diconocoris hewitti) dan pengisap buah (Dasynus piperis). Analisis usaha tani meliputi analisis break event point ( BEP), revenue cost ratio R/C dilakukan untuk melihat efisiensi pengelolaan. Dari hasil analisis memperlihatkan bahwa usaha budidaya lada yang dilakukan oleh petani pada saat ini mengalami keuntungan dan hasil ini juga menunjukkan rendahnya pengetahuan petani dan kurangnya informasi mengenai hama.Kata kunci : Analsis, Petani, lada (Pipper nigrum L), hama
Title: Analisis Keputusan Petani dalam Pengelolaan Hama pada Tanaman Lada ( Pipper nigrum L)
Description:
Tujuan dari penelitian ini mengkaji hama yang menyerang pada tanaman lada (pipper nigrum L) dan untuk menganalisa proses pengambilan keputusan oleh petani dalam pengelolaan hama pada tanaman lada (pipper nigrum L).
Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2015 sampai dengan Maret 2016.
Tahapan yang dilakukan adalah mengkaji jenis hama potensial dengan observasi selama 3 hari diambil 15 tanaman sebagai sampel dari 800 tanaman dan penentuan status hama, penafsiran tingkat kerusakan pada tanaman lada, Sistem usaha budidaya lada ( Analisis usaha tani meliputi break event point (BEP), rasio biaya dan pendapatan (R/C) revenue cost ratio), dan Analisis pengambilan keputusan.
Data diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara.
Hasil penelitian yang diperoleh bahwa serangga pengunjung lada terdapat 12 jenis spesies serangga, Hama utama yang menyerang tanaman lada adalah penggerek batang (Lophobaris piperis), pengisap bunga dan buah (Diconocoris hewitti) dan pengisap buah (Dasynus piperis).
Analisis usaha tani meliputi analisis break event point ( BEP), revenue cost ratio R/C dilakukan untuk melihat efisiensi pengelolaan.
Dari hasil analisis memperlihatkan bahwa usaha budidaya lada yang dilakukan oleh petani pada saat ini mengalami keuntungan dan hasil ini juga menunjukkan rendahnya pengetahuan petani dan kurangnya informasi mengenai hama.
Kata kunci : Analsis, Petani, lada (Pipper nigrum L), hama.
Related Results
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
Strategi Pengembangan Lada (Studi Kasus Kelompok Tani Indatu di Desa Blang Panyang Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe)
Strategi Pengembangan Lada (Studi Kasus Kelompok Tani Indatu di Desa Blang Panyang Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe)
Abstrak . Lada merupakan salah satu tanaman rempah-rempah yang berasal dari tanaman perkebunan yang sangat terkenal dahulu di Aceh. Khususnya Petani lada di Aceh saat ini sudah mu...
Hama Penggerek Tebu dan Perkembangan Teknik Pengendaliannya
Hama Penggerek Tebu dan Perkembangan Teknik Pengendaliannya
<p>ABSTRACT<br />Effort has been made to improve sugarcane productivity, but it often confronted by pests. Pests in sugarcane caused a loss of about 10% sugar productio...
Rekayasa alat pengering lada sisten rotary dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk lada
Rekayasa alat pengering lada sisten rotary dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk lada
Rekayasa alat pengering lada sistem rotary (P, L dan T, 86, 59 dan 72 cm) dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk Lada Borneo Samboja (LBS) bertujuan untuk meningkatkan p...
PEMANFAATAN APLIKASI QGIS UNTUK PEMETAAN TOKO OBAT HAMA
PEMANFAATAN APLIKASI QGIS UNTUK PEMETAAN TOKO OBAT HAMA
Bogor adalah sebuah wilayah di Indonesia yang memiliki potensi pertanian yang besar. Namun, tanaman pertanian dapat diserang oleh hama dan penyakit dengan mudah, oleh karena itu pe...
Pengenalan Sistem Refugia Dalam Pengendalian Hama Pada Tanaman Kentang di Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur
Pengenalan Sistem Refugia Dalam Pengendalian Hama Pada Tanaman Kentang di Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur
Perguruan Tinggi, termasuk Universitas Mataram diharapkan dapat berperan aktif membantu penyebarluasan teknologi ini kepada petani agar dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam ...
Virulensi Phytophthora capsici Asal Lada terhadap Piper spp.
Virulensi Phytophthora capsici Asal Lada terhadap Piper spp.
<p>Black Pepper (Piper nigrum) is Widely Cultivated in Indonesia by Smallholder. Foot rot disease caused by Phytophthora capsici is the main constraint in pepper cultivation ...
Persepsi Petani Lada terhadap Diseminasi Teknologi Usahatani Lada di Bangka Belitung
Persepsi Petani Lada terhadap Diseminasi Teknologi Usahatani Lada di Bangka Belitung
<p>Usahatani lada yang dilaksanakan oleh masyarakat Bangka Selatan masih menggunakan teknologi tradisional sehingga produksi dan produktivitas lada relatif rendah dan jauh da...

