Javascript must be enabled to continue!
Bandingan Penyair Yahya M.S dan Suhaimi Haji Muhammad: Hablun Minallah dalam Berdakwah
View through CrossRef
Yahya M.S. merupakan penyair prolifik agamawan Brunei yang banyak menghasilkan puisi dan mengemukan pelbagai isu yang universal. Di Malaysia, penyair prolifik agamawan yang boleh dipadankan ialah Suhaimi Haji Muhammad. Pada awal pelibatan, kedua-dua penyair tersebut memang terkenal dengan sajak-sajak abstrak. Kemudian, kedua-dua penyair memberikan keterbukaan kepada khalayaknya. Walau bagaimanapun, Suhaimi Haji Muhammad masih kental dengan gaya bahasanya yang sukar difahami. Di sebalik gaya penyairan yang tinggi, kedua-dua penyair ini juga aktif mengemukakan tema keagamaan. Ternyata, Yahya M.S dan Suhaimi Haji Muhammad menggunakan wacana sastera ini sebagai wadah untuk berdakwah. Dakwah yang disampaikan secara tidak langsung mencerminkan hablun minallah (hubungan dengan Allah) dan hablun minannas (hubungan sesama manusia). Walau bagaimanapun, kajian ini berfokuskan kepada puisi-puisi yang bertemakan hablun minallah. Oleh itu, kajian ini akan membandingkan puisi-puisi Yahya M.S. dan Suhaimi Haji Muhammad untuk mengupas gaya penyairan masing-masing dalam berdakwah. Sungguhpun kedua-dua penyair telah memberikan keterbukaan kepada khalayak dalam memahami puisi yang dihasilkan, namun Suhaimi Haji Muhammad masih kental dengan gaya bahasanya yang sukar difahami.
Dewan Bahasa dan Pustaka
Title: Bandingan Penyair Yahya M.S dan Suhaimi Haji Muhammad: Hablun Minallah dalam Berdakwah
Description:
Yahya M.
S.
merupakan penyair prolifik agamawan Brunei yang banyak menghasilkan puisi dan mengemukan pelbagai isu yang universal.
Di Malaysia, penyair prolifik agamawan yang boleh dipadankan ialah Suhaimi Haji Muhammad.
Pada awal pelibatan, kedua-dua penyair tersebut memang terkenal dengan sajak-sajak abstrak.
Kemudian, kedua-dua penyair memberikan keterbukaan kepada khalayaknya.
Walau bagaimanapun, Suhaimi Haji Muhammad masih kental dengan gaya bahasanya yang sukar difahami.
Di sebalik gaya penyairan yang tinggi, kedua-dua penyair ini juga aktif mengemukakan tema keagamaan.
Ternyata, Yahya M.
S dan Suhaimi Haji Muhammad menggunakan wacana sastera ini sebagai wadah untuk berdakwah.
Dakwah yang disampaikan secara tidak langsung mencerminkan hablun minallah (hubungan dengan Allah) dan hablun minannas (hubungan sesama manusia).
Walau bagaimanapun, kajian ini berfokuskan kepada puisi-puisi yang bertemakan hablun minallah.
Oleh itu, kajian ini akan membandingkan puisi-puisi Yahya M.
S.
dan Suhaimi Haji Muhammad untuk mengupas gaya penyairan masing-masing dalam berdakwah.
Sungguhpun kedua-dua penyair telah memberikan keterbukaan kepada khalayak dalam memahami puisi yang dihasilkan, namun Suhaimi Haji Muhammad masih kental dengan gaya bahasanya yang sukar difahami.
Related Results
Kerugian Jemaah Haji Furoda atas Gagal Berangkat Haji dan Tanggung Jawab Hukum Biro Perjalanan Haji Khusus Berdasarkan Buku III KUH Perdata Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
Kerugian Jemaah Haji Furoda atas Gagal Berangkat Haji dan Tanggung Jawab Hukum Biro Perjalanan Haji Khusus Berdasarkan Buku III KUH Perdata Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
Abstract. The implementation of the furoda pilgrimage can be organized by a hajj travel agency that has become a special pilgrimage organizer (PIHK) that has obtained official perm...
Perbedaan Haji Furoda, Haji ONH Plus, dan Haji Regular
Perbedaan Haji Furoda, Haji ONH Plus, dan Haji Regular
Haji reguler, haji plus, dan haji furoda adalah jenis-jenis program haji yang berbeda dengan fitur dan ketentuan masing-masing: Haji Reguler: Program ini merupakan haji yang dilaku...
MODEL KAJIAN SASTRA BANDINGAN BERPERSPEKTIF LINTAS BUDAYA (STUDI KASUS PENELITIAN SASTRA DI ASIA TENGGARA)
MODEL KAJIAN SASTRA BANDINGAN BERPERSPEKTIF LINTAS BUDAYA (STUDI KASUS PENELITIAN SASTRA DI ASIA TENGGARA)
Kajian sastra bandingan pernah menjadi kajian yang sangat berkembang dan memberi sumbangsih pada ilmu pengetahuan sastra. Namun, kini, kajian sastra bandingan berkurang peminat kar...
PELAKSANAAN BADAL HAJI SEBAGAI PROFIT DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (The Implementation of The Badal Hajj As Profit In Terms Of Islamic Law)
PELAKSANAAN BADAL HAJI SEBAGAI PROFIT DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (The Implementation of The Badal Hajj As Profit In Terms Of Islamic Law)
Badal haji merupakan ibadah haji yang dilakukan seorang muslim untuk menggantikan pelaksanaan ibadah haji orang lain. Badal haji identik dengan upah karena ibadah haji yang diganti...
KEKUATAN DAN KELEMAHAN PELAYANAN KESEHATAN HAJI PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN MAMUJU
KEKUATAN DAN KELEMAHAN PELAYANAN KESEHATAN HAJI PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN MAMUJU
Tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan haji di Kabupaten Mamuju masih sulit mengoptimalkan penerapan standar, adanyaketerbatasan pemeriksaan haji, aspek kualitas dan ...
Surveilans Kesehatan Haji di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Semarang
Surveilans Kesehatan Haji di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Semarang
Data penyelenggaraan kesehatan haji menunjukkan karakteristik hampir sama dalam lima belas tahun terakhir, yaitu usia lanjut dan mempunyai risiko tinggi penyakit, tetapi situasi ke...
RELASI ANTARTEKS DALAM PENGKAJIAN SASTRA
RELASI ANTARTEKS DALAM PENGKAJIAN SASTRA
Abstrak Relasi Antarteks dalam Pengkajian Sastra. Relasi antarteks terdapat dalam karya sastra yang di dalamnya membayangkan teks lain. Dalam mengkaji teks demikian, kita biasanya ...
Metode Bimbingan Lembaga Tabung Haji Terhadap Jemaah Haji Malaysia: Satu Penilaian Awal
Metode Bimbingan Lembaga Tabung Haji Terhadap Jemaah Haji Malaysia: Satu Penilaian Awal
Lembaga Tabung Haji (TH) merupakan institusi yang menguruskan simpanan umat Islam Malaysia serta perjalanan jemaah haji Malaysia bermula dari tanahair sehingga sempurna segala urus...

