Javascript must be enabled to continue!
Metode Bimbingan Lembaga Tabung Haji Terhadap Jemaah Haji Malaysia: Satu Penilaian Awal
View through CrossRef
Lembaga Tabung Haji (TH) merupakan institusi yang menguruskan simpanan umat Islam Malaysia serta perjalanan jemaah haji Malaysia bermula dari tanahair sehingga sempurna segala urusan yang berkaitan. Salah satu aspek terpenting ialah bimbingan ibadah jemaah haji yang menjadi nadi kepada perjalanan suci tersebut. Terdapat tanggapan yang mengatakan bahawa pendekatan bimbingan ibadah haji dan umrah yang dibawa oleh TH adalah terlalu sempit, rigid, keras dan tidak mesra jemaah. Persepsi ini mengundang fitnah terhadap kredibiliti TH dalam mengendalikan urusan haji jemaah Malaysia. Justeru, kertas ini akan menyorot metode bimbingan TH kepada para jemaah haji Malaysia serta membuat penilaian ringkas terhadapnya. Kajian menggunakan metode analisis dokumen dan temu bual dan seterusnya dianalisis menggunakan metode analisis kandungan dan perbandingan. Kajian mendapati TH mempunyai pendekatan dan manhaj yang tersendiri dalam bimbingannya terhadap jemaah haji Malaysia. Ia dikawal selia oleh badan tertinggi yang dikenali sebagai Ahli Jawatankuasa Pakar Rujuk Ibadah Haji TH-JAKIM (AJPIH). Dari aspek manhaj pengambilan rujukan, keseluruhan rujukan yang digunakan adalah berautoriti yang menggambarkan kredibiliti yang ada pada bimbingan TH ini. Bimbingan yang dikemukakan menepati pendekatan ulama mazhab al-Shafi‘e, di samping panel pengarang juga memiliki pendekatan yang agak fleksibel ketika membincangkan permasalahan hukum yang tertentu. Kajian ini dapat menyumbang saham dalam merungkai kemusykilan yang dilontarkan secara ilmiah dan kritis. Kesimpulannya, bimbingan haji dan umrah kepada golongan sasaran sewajarnya terus diberi penekanan dan diperkasakan pendekatannya agar semua pihak mendapat manfaat daripadanya.
Lembaga Tabung Haji (TH) or Malaysian Hajj Fund Board is an institution that manages the savings of the Malaysian Muslims as well as the pilgrimage of Malaysian pilgrims from the homeland to the most relevant of all. One of the most important aspects is the teaching and guidance towards the pilgrims which considered as the heart of the holy journey. There is a perception that the approach to pilgrimage and umrah brought by TH is too narrow, rigid, harsh and unfriendly to the congregation. This perception invokes the credibility of TH's credibility in conducting Malaysian pilgrims. Therefore, this paper will highlight the TH guidance method for Malaysian pilgrims and make a brief assessment of it. The study used document analysis methods and interviews and then analyzed using content analysis and comparison methods. Studies show that TH has its own approach and manhunt in its guidance to Malaysian pilgrims. It is regulated by the highest body known as the TH-JAKIM Pilgrim Expert Committee Member (AJPIH). From the side of the jurisprudent resources methods, the references used is the authority that reflects the credibility of this TH guidance. The guidance provided is in line with the al-Shafi‘e scholar's approach, and the panel of authors also has a relatively flexible approach when discussing specific legal issues. This study can contribute to the resolution of the scientific and critical issues raised. In conclusion, the pilgrimage and umrah guidance to the target group should be emphasized and strengthened so that everyone can get the benefits from it.
Title: Metode Bimbingan Lembaga Tabung Haji Terhadap Jemaah Haji Malaysia: Satu Penilaian Awal
Description:
Lembaga Tabung Haji (TH) merupakan institusi yang menguruskan simpanan umat Islam Malaysia serta perjalanan jemaah haji Malaysia bermula dari tanahair sehingga sempurna segala urusan yang berkaitan.
Salah satu aspek terpenting ialah bimbingan ibadah jemaah haji yang menjadi nadi kepada perjalanan suci tersebut.
Terdapat tanggapan yang mengatakan bahawa pendekatan bimbingan ibadah haji dan umrah yang dibawa oleh TH adalah terlalu sempit, rigid, keras dan tidak mesra jemaah.
Persepsi ini mengundang fitnah terhadap kredibiliti TH dalam mengendalikan urusan haji jemaah Malaysia.
Justeru, kertas ini akan menyorot metode bimbingan TH kepada para jemaah haji Malaysia serta membuat penilaian ringkas terhadapnya.
Kajian menggunakan metode analisis dokumen dan temu bual dan seterusnya dianalisis menggunakan metode analisis kandungan dan perbandingan.
Kajian mendapati TH mempunyai pendekatan dan manhaj yang tersendiri dalam bimbingannya terhadap jemaah haji Malaysia.
Ia dikawal selia oleh badan tertinggi yang dikenali sebagai Ahli Jawatankuasa Pakar Rujuk Ibadah Haji TH-JAKIM (AJPIH).
Dari aspek manhaj pengambilan rujukan, keseluruhan rujukan yang digunakan adalah berautoriti yang menggambarkan kredibiliti yang ada pada bimbingan TH ini.
Bimbingan yang dikemukakan menepati pendekatan ulama mazhab al-Shafi‘e, di samping panel pengarang juga memiliki pendekatan yang agak fleksibel ketika membincangkan permasalahan hukum yang tertentu.
Kajian ini dapat menyumbang saham dalam merungkai kemusykilan yang dilontarkan secara ilmiah dan kritis.
Kesimpulannya, bimbingan haji dan umrah kepada golongan sasaran sewajarnya terus diberi penekanan dan diperkasakan pendekatannya agar semua pihak mendapat manfaat daripadanya.
Lembaga Tabung Haji (TH) or Malaysian Hajj Fund Board is an institution that manages the savings of the Malaysian Muslims as well as the pilgrimage of Malaysian pilgrims from the homeland to the most relevant of all.
One of the most important aspects is the teaching and guidance towards the pilgrims which considered as the heart of the holy journey.
There is a perception that the approach to pilgrimage and umrah brought by TH is too narrow, rigid, harsh and unfriendly to the congregation.
This perception invokes the credibility of TH's credibility in conducting Malaysian pilgrims.
Therefore, this paper will highlight the TH guidance method for Malaysian pilgrims and make a brief assessment of it.
The study used document analysis methods and interviews and then analyzed using content analysis and comparison methods.
Studies show that TH has its own approach and manhunt in its guidance to Malaysian pilgrims.
It is regulated by the highest body known as the TH-JAKIM Pilgrim Expert Committee Member (AJPIH).
From the side of the jurisprudent resources methods, the references used is the authority that reflects the credibility of this TH guidance.
The guidance provided is in line with the al-Shafi‘e scholar's approach, and the panel of authors also has a relatively flexible approach when discussing specific legal issues.
This study can contribute to the resolution of the scientific and critical issues raised.
In conclusion, the pilgrimage and umrah guidance to the target group should be emphasized and strengthened so that everyone can get the benefits from it.
Related Results
Kerugian Jemaah Haji Furoda atas Gagal Berangkat Haji dan Tanggung Jawab Hukum Biro Perjalanan Haji Khusus Berdasarkan Buku III KUH Perdata Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
Kerugian Jemaah Haji Furoda atas Gagal Berangkat Haji dan Tanggung Jawab Hukum Biro Perjalanan Haji Khusus Berdasarkan Buku III KUH Perdata Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
Abstract. The implementation of the furoda pilgrimage can be organized by a hajj travel agency that has become a special pilgrimage organizer (PIHK) that has obtained official perm...
Trend Epidemiologi Kematian Jemaah Haji Indoenesia Tahun 2017-2023
Trend Epidemiologi Kematian Jemaah Haji Indoenesia Tahun 2017-2023
Ibadah haji adalah ibadah wajib bagi umat islam yang mampu secara finansial, mental dan fisik. Dalam pelaksanaan ibadah haji, terjadi kumpulan massa yang sangat masif sehingga berp...
K3 Pada Pelayanan Kesehatan Haji
K3 Pada Pelayanan Kesehatan Haji
Kesehatan adalah modal perjalanan ibadah haji, tanpa kondisi kesehatan yang memadai, kegiatan ibadah haji tidak dapat berjalan maksimal. Selain itu dalam pelaksanaan ibadah haji di...
K3 Pada Pelayanan Kesehatan Haji
K3 Pada Pelayanan Kesehatan Haji
Kesehatan adalah modal perjalanan ibadah haji, tanpa kondisi kesehatan yang memadai, kegiatan ibadah haji tidak dapat berjalan maksimal. Selain itu dalam pelaksanaan ibadah haji di...
K3 Pada Pelayanan Kesehatan Haji
K3 Pada Pelayanan Kesehatan Haji
Kesehatan adalah modal perjalanan ibadah haji, tanpa kondisi kesehatan yang memadai, kegiatan ibadah haji tidak dapat berjalan maksimal. Selain itu dalam pelaksanaan ibadah haji di...
Surveilans Kesehatan Haji di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Semarang
Surveilans Kesehatan Haji di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Semarang
Data penyelenggaraan kesehatan haji menunjukkan karakteristik hampir sama dalam lima belas tahun terakhir, yaitu usia lanjut dan mempunyai risiko tinggi penyakit, tetapi situasi ke...
Manajemen Mutu Outcome Penyelenggaraan Ibadah Haji
Manajemen Mutu Outcome Penyelenggaraan Ibadah Haji
Penelitian ini menggambarkan mutu kepuasan pelayanan ibadah haji; untuk memperoleh gambaran mutu kemabruran jemaah haji; dan dampak alumni jemaah haji di tengah masyarakat setelah ...
RUANG INTERPERSONAL BERDASARKAN POLA AKTIVITAS IBADAH JEMAAH MASJID AL-BAROKAH, SUKARAJA, CICENDO, BANDUNG DI MASA PANDEMI COVID-19
RUANG INTERPERSONAL BERDASARKAN POLA AKTIVITAS IBADAH JEMAAH MASJID AL-BAROKAH, SUKARAJA, CICENDO, BANDUNG DI MASA PANDEMI COVID-19
Abstrak - Pelaksanaan ibadah bersama sangat diutamakan dalam Islam. Memasuki tahun ke-3, Indonesia harus berjuang melawan persebaran varian baru pada masa pandemi Covid-19, yaitu S...

