Javascript must be enabled to continue!
RELASI ANTARTEKS DALAM PENGKAJIAN SASTRA
View through CrossRef
Abstrak Relasi Antarteks dalam Pengkajian Sastra. Relasi antarteks terdapat dalam karya sastra yang di dalamnya membayangkan teks lain. Dalam mengkaji teks demikian, kita biasanya langsung mengkaitkannya dengan konsep intertekstual, padahal konsep tersebut berkaitan dengan teori pascastruktural sehingga dalam pengkajiannya, kita harus mengikuti prinsip-prinsip pascastrukturalisme. Relasi teks juga mensyaratkan kita untuk melakukan kajian bandingan, yang dalam kajian sastra dapat menggunakan konsep sastra bandingan. Kajian sastra bandingan tidak berkaitan dengan salah satu teori. Bahkan, teori apapum dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sastra bandingan. Sehubungan dengan relasi teks dalam dunia sastra merupakan fenomena menarik, kemungkinan banyak pihak atau peneliti yang tertarik untuk mengkajinya. Oleh sebab itu, diperlukan landasan teori sastra yang kukuh dan relevan sehingga menghsilkan kajian sastra yang bermakna dengan kadar ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Penegasan ciri pembeda antara prinsip kajian sastra bandingan dan prinsip kajian intertekstual dalam tulisan ini merupakan upaya ke arah pengkajian sastra yang demikian.Kata kunci: teks, intertekstual, pascastruktural, sastra bandingan Abstract Inter-textual Relation in Literary Studies. Inter-texts relation exista in literary works; one work shadows the other. In studying such texts we often immediately link them with the concept of intertextuality that belongs to post-structuralism. Texts relation also requires us to compare literary works using comparative literary study concepts. Comparative literary studies are not related with one specific theory. Any theory can be employed. Texts relation is an iteresting phenomenon that invites many to investigate. For this reason we need a grounded and relevant literary theory that will facilitate insightful and reliable literary studies. The difference between comparative literature principles and inter-textual studies principles are discussed in the article. Keywords: texts, intertextuality, post-structuralism, comparative literature.
Title: RELASI ANTARTEKS DALAM PENGKAJIAN SASTRA
Description:
Abstrak Relasi Antarteks dalam Pengkajian Sastra.
Relasi antarteks terdapat dalam karya sastra yang di dalamnya membayangkan teks lain.
Dalam mengkaji teks demikian, kita biasanya langsung mengkaitkannya dengan konsep intertekstual, padahal konsep tersebut berkaitan dengan teori pascastruktural sehingga dalam pengkajiannya, kita harus mengikuti prinsip-prinsip pascastrukturalisme.
Relasi teks juga mensyaratkan kita untuk melakukan kajian bandingan, yang dalam kajian sastra dapat menggunakan konsep sastra bandingan.
Kajian sastra bandingan tidak berkaitan dengan salah satu teori.
Bahkan, teori apapum dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sastra bandingan.
Sehubungan dengan relasi teks dalam dunia sastra merupakan fenomena menarik, kemungkinan banyak pihak atau peneliti yang tertarik untuk mengkajinya.
Oleh sebab itu, diperlukan landasan teori sastra yang kukuh dan relevan sehingga menghsilkan kajian sastra yang bermakna dengan kadar ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Penegasan ciri pembeda antara prinsip kajian sastra bandingan dan prinsip kajian intertekstual dalam tulisan ini merupakan upaya ke arah pengkajian sastra yang demikian.
Kata kunci: teks, intertekstual, pascastruktural, sastra bandingan Abstract Inter-textual Relation in Literary Studies.
Inter-texts relation exista in literary works; one work shadows the other.
In studying such texts we often immediately link them with the concept of intertextuality that belongs to post-structuralism.
Texts relation also requires us to compare literary works using comparative literary study concepts.
Comparative literary studies are not related with one specific theory.
Any theory can be employed.
Texts relation is an iteresting phenomenon that invites many to investigate.
For this reason we need a grounded and relevant literary theory that will facilitate insightful and reliable literary studies.
The difference between comparative literature principles and inter-textual studies principles are discussed in the article.
Keywords: texts, intertextuality, post-structuralism, comparative literature.
Related Results
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
Pembelajaran sastra di era milenial memang diperlukan perspektif terbaru. Di antara perspektif yang mulai berkembang yaitu pembelajaran botani sastra. Botani sastra adalah selukd b...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
INVESTIGASI NATURALISTIK PENGARUH PENDEKATAN SASTRA DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI KARYA SASTRA BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
INVESTIGASI NATURALISTIK PENGARUH PENDEKATAN SASTRA DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI KARYA SASTRA BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pendekatan sastra dalam mengembangkan apresiasi mahasiswa terhadap karya sastra Bahasa Indonesia. Menggunakan pendekatan kual...
PENERAPAN MODEL BENGKEL SASTRA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENULIS SASTRA
PENERAPAN MODEL BENGKEL SASTRA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENULIS SASTRA
Proses pembelajaran yang merupakan inti dari proses pendidikan, harus dilakukan dengan menitikberatkan pada pengembangan potensi yang dimiliki mahasiswa sehingga mahasiswa memperol...
WORKSHOP PENULISAN RUBRIK SASTRA MEDIA MASSA DAN SINOPSIS CERPEN KONTEMPORER TAKANITRA KABUPATEN BARRU
WORKSHOP PENULISAN RUBRIK SASTRA MEDIA MASSA DAN SINOPSIS CERPEN KONTEMPORER TAKANITRA KABUPATEN BARRU
Kecamatan Barru adalah kecamatan yang berada di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Kecamatan Barru juga merupakan ibu kota dari Kabupaten Barru. Di kelurahan Tuwong Kecama...
Metamorfosis Gastronomi Dalam Karya Sastra Kuliner
Metamorfosis Gastronomi Dalam Karya Sastra Kuliner
Abstrak. Tulisan ini merupakan hasil kajian pustaka tentang gastronomi sebagai disiplin yang memayungi kajian karya sastra kuliner yang banyak kita temukan dalam berbagai genre sas...
TEORI SASTRA TERBARU PERSPEKTIF TRANSDISIPLINER
TEORI SASTRA TERBARU PERSPEKTIF TRANSDISIPLINER
Abstrak Artikel ini mengulas mengenai teori sastra terbaru yang bisa dijadikan dasar kajian dalam menganalisis karya sastra. Teori sastra terbaru ini meliputi: (a) Teori Matematika...
PELAKSANAAN PROSES PENGKAJIAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT
PELAKSANAAN PROSES PENGKAJIAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT
Proses pengkajian merupakan tahap awal dari proses keperawatan yang dilakukan secara sistematis dengan mengumpulkan data individu secara komperhensif terkait aspek biologis, psikol...

