Javascript must be enabled to continue!
Perbaikan Kualitas dengan Meminimasi Cacat Produk Sepatu menggunakan Seven Tools dan Metode Triz
View through CrossRef
Abstract. CV Mulai Dari Sini (MDS) is a shoe manufacturer that implements the Make to Order (MTO) system, producing school shoes, work shoes, and casual shoes according to customer orders. However, the company is facing significant losses due to additional costs, rework time, and material losses because the percentage of defective products exceeds the established standards, resulting in a decrease in profits of up to 7% per year. The standard defect percentage is set at a maximum of 2% per month, but the average defect rate for casual shoes during 2018-2022 exceeded 3% per month. To solve this issue, research is conducted using Seven Tools and the TRIZ method. Identification reveals four types of defects in casual shoes: easily detachable glue, uneven stitching, scratches, and stains. Proposed solutions for improvement include directly admonishing operators, creating Standard Operating Procedures (SOP) for the stitching process, adding a press tool, improving lighting with desk lamps, and enhancing air circulation with floor production fans.
Abstrak. CV Mulai Dari Sini (MDS) adalah produsen sepatu yang menerapkan sistem Make to Order (MTO), memproduksi sepatu sekolah, sepatu kerja, dan sepatu kasual sesuai pesanan konsumen. Namun, perusahaan menghadapi kerugian signifikan akibat biaya tambahan, waktu pengerjaan ulang, dan kerugian material karena persentase produk cacat melebihi standar yang ditetapkan, menyebabkan penurunan keuntungan hingga 7% per tahun. Standar persentase cacat ditetapkan maksimal 2% per bulan, tetapi rata-rata cacat sepatu kasual selama 2018-2022 melebihi 3% per bulan. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan penelitian menggunakan Seven Tools dan metode TRIZ. Identifikasi menunjukkan empat jenis kecacatan pada sepatu kasual: lem mudah lepas, jahitan tidak rapi, bekas goresan, dan bekas noda. Solusi perbaikan termasuk memberikan teguran langsung kepada operator, membuat Standard Operating Procedure (SOP) untuk proses jahit, menambah alat press, meningkatkan pencahayaan dengan lampu meja, dan meningkatkan sirkulasi udara dengan kipas angin di lantai produksi.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Perbaikan Kualitas dengan Meminimasi Cacat Produk Sepatu menggunakan Seven Tools dan Metode Triz
Description:
Abstract.
CV Mulai Dari Sini (MDS) is a shoe manufacturer that implements the Make to Order (MTO) system, producing school shoes, work shoes, and casual shoes according to customer orders.
However, the company is facing significant losses due to additional costs, rework time, and material losses because the percentage of defective products exceeds the established standards, resulting in a decrease in profits of up to 7% per year.
The standard defect percentage is set at a maximum of 2% per month, but the average defect rate for casual shoes during 2018-2022 exceeded 3% per month.
To solve this issue, research is conducted using Seven Tools and the TRIZ method.
Identification reveals four types of defects in casual shoes: easily detachable glue, uneven stitching, scratches, and stains.
Proposed solutions for improvement include directly admonishing operators, creating Standard Operating Procedures (SOP) for the stitching process, adding a press tool, improving lighting with desk lamps, and enhancing air circulation with floor production fans.
Abstrak.
CV Mulai Dari Sini (MDS) adalah produsen sepatu yang menerapkan sistem Make to Order (MTO), memproduksi sepatu sekolah, sepatu kerja, dan sepatu kasual sesuai pesanan konsumen.
Namun, perusahaan menghadapi kerugian signifikan akibat biaya tambahan, waktu pengerjaan ulang, dan kerugian material karena persentase produk cacat melebihi standar yang ditetapkan, menyebabkan penurunan keuntungan hingga 7% per tahun.
Standar persentase cacat ditetapkan maksimal 2% per bulan, tetapi rata-rata cacat sepatu kasual selama 2018-2022 melebihi 3% per bulan.
Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan penelitian menggunakan Seven Tools dan metode TRIZ.
Identifikasi menunjukkan empat jenis kecacatan pada sepatu kasual: lem mudah lepas, jahitan tidak rapi, bekas goresan, dan bekas noda.
Solusi perbaikan termasuk memberikan teguran langsung kepada operator, membuat Standard Operating Procedure (SOP) untuk proses jahit, menambah alat press, meningkatkan pencahayaan dengan lampu meja, dan meningkatkan sirkulasi udara dengan kipas angin di lantai produksi.
Related Results
PENGEMBANGAN PRODUK SEMIR SEPATU DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG KEPOK (Musa Paradisiaca L.)
PENGEMBANGAN PRODUK SEMIR SEPATU DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG KEPOK (Musa Paradisiaca L.)
Kota makassar yang terkenal dengan kuliner olahan buah pisang yang dapat menghasilkan limbah organik, memanfaatkan limbah kulit pisang sisa olahan kuliner agar dapat digunakan deng...
RADIOGRAFI SINAR-X INTERMITEN DAN KONSTAN PADA LAS
RADIOGRAFI SINAR-X INTERMITEN DAN KONSTAN PADA LAS
RADIOGRAFI SINAR-X INTERMITEN DAN KONSTAN PADA LAS. Pengaplikasian radio-grafi sinar-X sudah berkembang dan sudah banyak dimanfaatkan pada bahan metal las. Radiografi ini menggun...
Konsep Khiyar ‘Aib dan Relevansinya dengan Garansi
Konsep Khiyar ‘Aib dan Relevansinya dengan Garansi
Salah satu dari syarat sahnya melakukan akad jual beli yaitu adanya saling ridha keduanya (penjual dan pembeli), tidak sah bagi suatu jual beli apabila salah satu dari keduanya ada...
Analisis Cacat Teknis Kayu Lapis Pada Berbagai Ketebalan Di PT. Elbana Abadi Jaya Tanjung Tabalong
Analisis Cacat Teknis Kayu Lapis Pada Berbagai Ketebalan Di PT. Elbana Abadi Jaya Tanjung Tabalong
The many needs for plywood resulted in the increase in the plywood industry, causing competition between business actors. One way to maintain their products in the market by paying...
Analisis Total Quality Control Sebagai Upaya Meminimalisasi Resiko Kerusakan Produk Otomotif Pada PT. XYZ
Analisis Total Quality Control Sebagai Upaya Meminimalisasi Resiko Kerusakan Produk Otomotif Pada PT. XYZ
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pendekatan Total Quality Control sebagai upaya meminimalisasi resiko kerusakan produk dan faktor-faktor yang menyebabkan keg...
Peningkatan Kualitas Produk Pakaian di PT XYZ dengan Pendekatan PDCA dan Seven Tools
Peningkatan Kualitas Produk Pakaian di PT XYZ dengan Pendekatan PDCA dan Seven Tools
PT XYZ adalah perusahaan manufaktur pakaian. Beberapa faktor menjadi rintangan yang menghasilkan cacat produk selama proses manufaktur, sehingga menghasilkan tingkat cacat produk y...
Peningkatan Kualitas untuk Mengurangi Kecacatan Kemasan Produk menggunakan Metode Six Sigma di PT. XY
Peningkatan Kualitas untuk Mengurangi Kecacatan Kemasan Produk menggunakan Metode Six Sigma di PT. XY
Abstract. PT. XY is engaged in manufacturing the flexible packaging industry. Demand for packaging production has increased over time. This surge causes inappropriate/defective pro...
Perbaikan Kualitas Citra Menggunakan Metode Fuzzy Type-2
Perbaikan Kualitas Citra Menggunakan Metode Fuzzy Type-2
Image enhancement is applied to an image that has low contrast. Histogram Equalization (HE) is a general method used to improve the quality of an image. However, its drawback is f...

