Javascript must be enabled to continue!
Pengendalian Kualitas Produk Air Minum Dalam Kemasan dengan Menggunakan Metode Teoriya Resheniya Izobreatatelskikh Zadatch (TRIZ)
View through CrossRef
Abstract. PT Muawanah Al Ma’soem faces a high defect rate in its 600 ml bottled drinking water (AMDK) products, with common issues including dented bottles, leaking bottles, and broken cap rings. These defects lead to increased raw material consumption and higher production costs. This study aims to identify the root causes of defects, map them into TRIZ technical parameters, and determine prioritized solutions using the Analytical Hierarchy Process (AHP). The approach combines Statistical Quality Control (SQC), Teoriya Resheniya Izobreatatelskikh Zadatch (TRIZ), and AHP. Data were collected through direct observation, interviews, and analysis of 2024 production records. The results indicate three main causes of defects: damaged bottle cleaning brushes, unstable water pressure, and excessively long processing times. The proposed solutions include using more durable composite brushes, implementing a pressure presetting system integrated with production software, and developing process time control based on historical data. The integration of SQC, TRIZ, and AHP proves effective in generating innovative and practical solutions to reduce defects and improve product quality.
Abstrak. PT Muawanah Al Ma’soem menghadapi permasalahan tingginya tingkat kecacatan pada produk air minum dalam kemasan (AMDK) 600 ml, seperti botol penyok, botol bocor, dan cincin tutup patah. Permasalahan ini meningkatkan penggunaan bahan baku dan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab cacat, memetakan masalah ke dalam parameter teknis TRIZ, dan menentukan solusi prioritas menggunakan AHP. Pendekatan yang digunakan adalah kombinasi dari Statistical Quality Control (SQC), Teoriya Resheniya Izobreatatelskikh Zadatch (TRIZ), dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis produksi tahun 2024. Hasilnya menunjukkan tiga faktor utama penyebab cacat: kerusakan sikat pembersih botol, tekanan air yang tidak stabil, dan durasi proses yang terlalu lama. Solusi yang dihasilkan meliputi penggunaan sikat berbahan komposit, sistem presetting tekanan berbasis software, dan pengendalian waktu proses berbasis data historis. Integrasi metode SQC, TRIZ, dan AHP terbukti efektif dalam menghasilkan solusi yang inovatif dan aplikatif untuk menurunkan tingkat cacat serta meningkatkan kualitas produk.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Pengendalian Kualitas Produk Air Minum Dalam Kemasan dengan Menggunakan Metode Teoriya Resheniya Izobreatatelskikh Zadatch (TRIZ)
Description:
Abstract.
PT Muawanah Al Ma’soem faces a high defect rate in its 600 ml bottled drinking water (AMDK) products, with common issues including dented bottles, leaking bottles, and broken cap rings.
These defects lead to increased raw material consumption and higher production costs.
This study aims to identify the root causes of defects, map them into TRIZ technical parameters, and determine prioritized solutions using the Analytical Hierarchy Process (AHP).
The approach combines Statistical Quality Control (SQC), Teoriya Resheniya Izobreatatelskikh Zadatch (TRIZ), and AHP.
Data were collected through direct observation, interviews, and analysis of 2024 production records.
The results indicate three main causes of defects: damaged bottle cleaning brushes, unstable water pressure, and excessively long processing times.
The proposed solutions include using more durable composite brushes, implementing a pressure presetting system integrated with production software, and developing process time control based on historical data.
The integration of SQC, TRIZ, and AHP proves effective in generating innovative and practical solutions to reduce defects and improve product quality.
Abstrak.
PT Muawanah Al Ma’soem menghadapi permasalahan tingginya tingkat kecacatan pada produk air minum dalam kemasan (AMDK) 600 ml, seperti botol penyok, botol bocor, dan cincin tutup patah.
Permasalahan ini meningkatkan penggunaan bahan baku dan biaya produksi.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab cacat, memetakan masalah ke dalam parameter teknis TRIZ, dan menentukan solusi prioritas menggunakan AHP.
Pendekatan yang digunakan adalah kombinasi dari Statistical Quality Control (SQC), Teoriya Resheniya Izobreatatelskikh Zadatch (TRIZ), dan Analytical Hierarchy Process (AHP).
Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis produksi tahun 2024.
Hasilnya menunjukkan tiga faktor utama penyebab cacat: kerusakan sikat pembersih botol, tekanan air yang tidak stabil, dan durasi proses yang terlalu lama.
Solusi yang dihasilkan meliputi penggunaan sikat berbahan komposit, sistem presetting tekanan berbasis software, dan pengendalian waktu proses berbasis data historis.
Integrasi metode SQC, TRIZ, dan AHP terbukti efektif dalam menghasilkan solusi yang inovatif dan aplikatif untuk menurunkan tingkat cacat serta meningkatkan kualitas produk.
Related Results
PERANCANGAN BUKU DESAIN KEMASAN ”BASIC OF PACKAGING”
PERANCANGAN BUKU DESAIN KEMASAN ”BASIC OF PACKAGING”
AbstrakPerkembangan industri yang semakin pesat membuat para produsen produk mencoba mencari strategi yang tepat dalam menghadapi pesaingnya. Salah satu strategi yang tepat adalah ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS DESAIN KEMASAN PRODUK UMKM MAKANAN TRADISIONAL LEMPER BERBAHAN ALAMI MEMILIKI DAYA TARIK DAN KETAHANAN MUTU PRODUK
ANALISIS DESAIN KEMASAN PRODUK UMKM MAKANAN TRADISIONAL LEMPER BERBAHAN ALAMI MEMILIKI DAYA TARIK DAN KETAHANAN MUTU PRODUK
Permasalahan pada produk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) tradisonal yaitu belum adanya suatu analisis desain kemasan yang dapat menjadikan suatu daya tarik produk dan ketahanan p...
IDENTIFIKASI Escherichia coli PADA AIR MINUM ISI ULANG
IDENTIFIKASI Escherichia coli PADA AIR MINUM ISI ULANG
Air memiliki peran penting bagi setiap makhluk hidup untuk memenuhi kebutuhan esensial. Asupan cairan dalam hal ini air minum menjadi sangat penting bagi tubuh manusia, maka perlu ...
Analisis Parameter Fisik dan Kimia Air Sungai Ciliwung Sebelum dan Sesudah Pengolahan Air
Analisis Parameter Fisik dan Kimia Air Sungai Ciliwung Sebelum dan Sesudah Pengolahan Air
Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai paling berpengaruh yang memiliki peran penting sebagai bahan baku air minum terbesar di wilayah Kabupaten Bogor. Air baku yang bersumber...
Faktor Determinan Keputusan Pembelian Air Minum dalam Kemasan Merek AQUA di Kabupaten Wonosobo
Faktor Determinan Keputusan Pembelian Air Minum dalam Kemasan Merek AQUA di Kabupaten Wonosobo
Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh brand trust, brand awareness, harga dan promosi terhadap keputusan pembelian produk air minum dalam kemasan (AMDK) mere...
KETAHANAN JENIS KEMASAN BENIH KEDELAI TERHADAP SERANGAN HAMA CALLOSOBRUCHUS MACULATUS
KETAHANAN JENIS KEMASAN BENIH KEDELAI TERHADAP SERANGAN HAMA CALLOSOBRUCHUS MACULATUS
Penggunaan jenis kemasan yang tepat dapat mempertahankan kualitas benih, sehingga tetap baik pada saat akan ditanam. Jenis kemasan yang tidak mampu mempertahankan kadar air pada ko...
HUBUNGAN HIGIENE SANITASI DAN PERILAKU PENJAMAH DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS PADA DEPOT AIR MINUM (Studi Kasus Di Wilayah Puskesmas Kerek Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban Tahun 2020)
HUBUNGAN HIGIENE SANITASI DAN PERILAKU PENJAMAH DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS PADA DEPOT AIR MINUM (Studi Kasus Di Wilayah Puskesmas Kerek Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban Tahun 2020)
Abstrak Kualitas Depot Air Minum (DAM) di Puskesmas Kerek pada tahun 2020 adalah 38,5 % tidak memenuhisyarat. Higiene sanitasi dan perilaku penjamah DAM dapat menyebabkan kualitas ...

