Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Padi, Jagung dan Kedelai di Kabupaten Banyuwangi
View through CrossRef
Ketergantungan pada pupuk kimia dalam pengelolaan lahan pertanian menimbulkan masalah kerusakan tanah. Evaluasi lahan secara berkala diperlukan untuk mencapai pertanian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kelas kesesuaian lahan tanaman padi, jagung dan kedelai di kabupaten banyuwangi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang menggunakan 2 metode yaitu metode matching dan korelasi, dalam penentuan keriteia kesesuaian lahan. Sampel contoh tanah persawahan padi, jagung dan kedelai di kabupaten banyuwangi pada kedalaman (0-20) cm yang diambil pada tiap-tiap titik pengambilan sampel yang sudah ditentukan, Peta Peta cluster lahan sawah dengan ketinggian 1 : 450.000. Analisis sifat-sifat tanah dilakukan pada parameter tekstur, pH, salinitas, EC, KTK, N total, C organik, P tersedia dan juga K. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pH tanah di Kabupaten Banyuwangi memiliki nilai 6,58, Nilai rata-rata C-Organik 1,59, KTK sebesar 21,99 yang tergolong dalam kategori kelas sedang dan nilai DHL sebesar 0,05 yang tergolong dalam kategori sangat rendah. Rekomendasi pengelolaan lahan didapatkan 2 macam faktor pembatas yaitu faktor pembatas yang dapat diperbaiki seperti faktor pembatas (nr), (tx) dan faktor pembatas yang tidak dapat diperbaiki seperti faktor pembatas (tc),(rc) dan (wa), namun untuk faktor pembatas wa masih dapat dinaikkan harktnya jika masih bisa ditanggulangi. Perbaikan faktor pembatas (nr) dapat dilakukan dengan penambahan pupuk dan bahan organik, faktor pembatas (tx) dapat dilakukan dengan penambahan gypsum dan pemilihan tanaman yang toleran tanah dan faktor pembatas (wa) dapat dilakukan dengan pembuatan saluran irigasi.
UPT Penerbitan Universitas Jember
Title: Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Padi, Jagung dan Kedelai di Kabupaten Banyuwangi
Description:
Ketergantungan pada pupuk kimia dalam pengelolaan lahan pertanian menimbulkan masalah kerusakan tanah.
Evaluasi lahan secara berkala diperlukan untuk mencapai pertanian yang berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kelas kesesuaian lahan tanaman padi, jagung dan kedelai di kabupaten banyuwangi.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang menggunakan 2 metode yaitu metode matching dan korelasi, dalam penentuan keriteia kesesuaian lahan.
Sampel contoh tanah persawahan padi, jagung dan kedelai di kabupaten banyuwangi pada kedalaman (0-20) cm yang diambil pada tiap-tiap titik pengambilan sampel yang sudah ditentukan, Peta Peta cluster lahan sawah dengan ketinggian 1 : 450.
000.
Analisis sifat-sifat tanah dilakukan pada parameter tekstur, pH, salinitas, EC, KTK, N total, C organik, P tersedia dan juga K.
Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pH tanah di Kabupaten Banyuwangi memiliki nilai 6,58, Nilai rata-rata C-Organik 1,59, KTK sebesar 21,99 yang tergolong dalam kategori kelas sedang dan nilai DHL sebesar 0,05 yang tergolong dalam kategori sangat rendah.
Rekomendasi pengelolaan lahan didapatkan 2 macam faktor pembatas yaitu faktor pembatas yang dapat diperbaiki seperti faktor pembatas (nr), (tx) dan faktor pembatas yang tidak dapat diperbaiki seperti faktor pembatas (tc),(rc) dan (wa), namun untuk faktor pembatas wa masih dapat dinaikkan harktnya jika masih bisa ditanggulangi.
Perbaikan faktor pembatas (nr) dapat dilakukan dengan penambahan pupuk dan bahan organik, faktor pembatas (tx) dapat dilakukan dengan penambahan gypsum dan pemilihan tanaman yang toleran tanah dan faktor pembatas (wa) dapat dilakukan dengan pembuatan saluran irigasi.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
Penilaian Kesesuaian Lahan Padi dan Jagung di Kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timurn Padi dan Jagung di Kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timur
Penilaian Kesesuaian Lahan Padi dan Jagung di Kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timurn Padi dan Jagung di Kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timur
Kecamatan Lewa Tidahu adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Daerah ini adalah daerah yang sebagian besar usahataninya merupakan p...
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Belum ditemukan informasi dan data yang akurat jenis tanaman penutup tanah yang sesuai dan efektif menekan pertumbuhan gulma, namun tidak menimbulkan saingan terhadap tanaman jagun...
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Optimalisasi pemanfaatan areal dapat meningkatkan produktivitas suatu lahan. Areal TBM kelapa sawit mulai dari tanaman tahun 0 hingga tahun ke-3, memiliki sela yang dapat dimanfaat...
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
<p>Feasibility Study of Hybrid Maize Farming in Muna District Southeast Sulawesi Province. Maize harvest area in 2015 in Muna District was 13,159 ha with the production by 32...
ANALISIS SUMBERDAYA LAHAN PERTANIAN MELALUI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR)
ANALISIS SUMBERDAYA LAHAN PERTANIAN MELALUI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR)
Penggunaaan lahan yang tepat serta sesuai dengan kemampuan lahan akan menentukan keberhasilan kegiatan produksi pertanian. Sistem Informasi Geografis atau GIS dapat digunakan untuk...
Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Jagung merupakan salah satu komoditas penting, karena kebutuhannya yang meningkat setiap tahunnya. Salah satu daerah yang menghasilkan jagung dengan hasil tinggi adalah Kabupaten T...

