Javascript must be enabled to continue!
Penilaian Kesesuaian Lahan Padi dan Jagung di Kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timurn Padi dan Jagung di Kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timur
View through CrossRef
Kecamatan Lewa Tidahu adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Daerah ini adalah daerah yang sebagian besar usahataninya merupakan pertanian lahan kering dengan potensi lahan yang bisa dilakukan program pengembangan tanaman padi dan jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lahan dan kesesuain lahan untuk tanaman padi dan jagung di kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2019. Metode analisis yang digunakan adalah metode pencocokan (Matching) adan metode overlay melalui extensions model builder dalam Software Arcview 3.2. Hasil analisis kesesuaian lahan dengan metode overlay karakteristik lahan, menunjukan kelas kesesuaian lahan tanaman padi adalah kelas kesesuaian S1 (Sangat Sesuai) 21.301 ha (61,99 %), S2 (Cukup Sesuai) 12.859 ha (37,43 %) dan N (Tidak Sesuai) 199 ha (0,58 %). Kelas kesesuaian lahan tanaman jagung adalah kelas kesesuain S1 (Sangat Sesuai) 7.651 ha (22,26 %), S2 (Cukup Sesuai) 26.507 ha (77,14 %), dan N (Tidak Sesuai) 201 ha (0,60 %). Hasil pencocokan dengan syarat tumbuh tanaman padi dan jagung memperoleh faktor pembatas utama yaitu ketersediaan oksigen (ao) seperti drainase dan kedalaman tanah, bahaya erosi (eh) atau lereng, penyiapan lahan (lp) atau batuan di permukaan
Title: Penilaian Kesesuaian Lahan Padi dan Jagung di Kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timurn Padi dan Jagung di Kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timur
Description:
Kecamatan Lewa Tidahu adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Daerah ini adalah daerah yang sebagian besar usahataninya merupakan pertanian lahan kering dengan potensi lahan yang bisa dilakukan program pengembangan tanaman padi dan jagung.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lahan dan kesesuain lahan untuk tanaman padi dan jagung di kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timur.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2019.
Metode analisis yang digunakan adalah metode pencocokan (Matching) adan metode overlay melalui extensions model builder dalam Software Arcview 3.
2.
Hasil analisis kesesuaian lahan dengan metode overlay karakteristik lahan, menunjukan kelas kesesuaian lahan tanaman padi adalah kelas kesesuaian S1 (Sangat Sesuai) 21.
301 ha (61,99 %), S2 (Cukup Sesuai) 12.
859 ha (37,43 %) dan N (Tidak Sesuai) 199 ha (0,58 %).
Kelas kesesuaian lahan tanaman jagung adalah kelas kesesuain S1 (Sangat Sesuai) 7.
651 ha (22,26 %), S2 (Cukup Sesuai) 26.
507 ha (77,14 %), dan N (Tidak Sesuai) 201 ha (0,60 %).
Hasil pencocokan dengan syarat tumbuh tanaman padi dan jagung memperoleh faktor pembatas utama yaitu ketersediaan oksigen (ao) seperti drainase dan kedalaman tanah, bahaya erosi (eh) atau lereng, penyiapan lahan (lp) atau batuan di permukaan.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS SUMBERDAYA LAHAN PERTANIAN MELALUI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR)
ANALISIS SUMBERDAYA LAHAN PERTANIAN MELALUI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR)
Penggunaaan lahan yang tepat serta sesuai dengan kemampuan lahan akan menentukan keberhasilan kegiatan produksi pertanian. Sistem Informasi Geografis atau GIS dapat digunakan untuk...
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
<p>Feasibility Study of Hybrid Maize Farming in Muna District Southeast Sulawesi Province. Maize harvest area in 2015 in Muna District was 13,159 ha with the production by 32...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yan...
Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Jagung merupakan salah satu komoditas penting, karena kebutuhannya yang meningkat setiap tahunnya. Salah satu daerah yang menghasilkan jagung dengan hasil tinggi adalah Kabupaten T...
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ABSTRAK Wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang secara pembangunan ekonomi paling tertinggal dibandingkan wilayah kabupaten Bogor lainnya. Untuk mengurangi kete...
Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Kelayakan Ekonomi Tanaman Lada (Piper Nigrum L.) di Kabupaten Luwu
Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Kelayakan Ekonomi Tanaman Lada (Piper Nigrum L.) di Kabupaten Luwu
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan untuk tanaman lada di Kabupaten Luwu dan menentukan faktor-faktor pembatas dan tindakan perbaikan lahan bagi pengembangan...

