Javascript must be enabled to continue!
PENDAMPINGAN PROGRAM SEKOLAH SIAGA BENCANA BERBASISKAN MASYARAKAT PADA SEKOLAH BUDI AGUNG JAKARTA
View through CrossRef
Kesiapsiagaan bencana merupakan hal yang penting bagi kehidupan setiap manusia dalam menghadapi keadaan bencana, baik itu yang disebabkan oleh alam dan manusia. Sekolah merupakan institusi yang bergerak dibidang pelayanan publik dalam bidang pendidikan dan pengajaran harus memberikan rasa aman dari proses terjadinya bencana, sehingga dalam hal ini diperlukan program pendampingan sekolah siaga bencana berbasiskan masyarakat khususnya masyarakat sekolah dan disekitar sekolah yang berada pada Sekolah Budi Agung Jakarta dengan metode PAR (Participatory Action Research) melalui proses siklus yang terdiri dari perencanaan, aksi, evaluasi dan refleksi. Peserta pendampingan ini terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan masyarakat disekitar sekolah yang berjumlah 85 perserta. Berdasarkan hasil evaluasi dari proses pendampingan sekolah siaga bencana terdapat peningkatan yang cukup siginifkan dari segi pengetahuan sebesar 11%, sikap sebesarĀ 20.8%, tindakan sebesar 14.4% dan respon sebesar 15.8%. berdasarkan hasil penilaian tersebut maka pelaksanaan pendampingan ini menagalami satu siklus. Dapat disimpulkan bahwa pendampingan sekolah siaga bencana pada Sekolah Budi Agung Jakarta sangat efektif dalam menanggulangi peristiwa kebencanaan atau kesiapsiagaan bencana yang akan terjadi.
Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Title: PENDAMPINGAN PROGRAM SEKOLAH SIAGA BENCANA BERBASISKAN MASYARAKAT PADA SEKOLAH BUDI AGUNG JAKARTA
Description:
Kesiapsiagaan bencana merupakan hal yang penting bagi kehidupan setiap manusia dalam menghadapi keadaan bencana, baik itu yang disebabkan oleh alam dan manusia.
Sekolah merupakan institusi yang bergerak dibidang pelayanan publik dalam bidang pendidikan dan pengajaran harus memberikan rasa aman dari proses terjadinya bencana, sehingga dalam hal ini diperlukan program pendampingan sekolah siaga bencana berbasiskan masyarakat khususnya masyarakat sekolah dan disekitar sekolah yang berada pada Sekolah Budi Agung Jakarta dengan metode PAR (Participatory Action Research) melalui proses siklus yang terdiri dari perencanaan, aksi, evaluasi dan refleksi.
Peserta pendampingan ini terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan masyarakat disekitar sekolah yang berjumlah 85 perserta.
Berdasarkan hasil evaluasi dari proses pendampingan sekolah siaga bencana terdapat peningkatan yang cukup siginifkan dari segi pengetahuan sebesar 11%, sikap sebesarĀ 20.
8%, tindakan sebesar 14.
4% dan respon sebesar 15.
8%.
berdasarkan hasil penilaian tersebut maka pelaksanaan pendampingan ini menagalami satu siklus.
Dapat disimpulkan bahwa pendampingan sekolah siaga bencana pada Sekolah Budi Agung Jakarta sangat efektif dalam menanggulangi peristiwa kebencanaan atau kesiapsiagaan bencana yang akan terjadi.
Related Results
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
Strategi penanggulangan bencana akan dapat berjalan dengan efektif apabila penduduk mempunyai pemahaman yang memadai mengenai menejemen dan mitigasi bencana. Wilayah Kabupaten Slem...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA.
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA.
Latar Belakang: Pengabdian kepada masyarakat ini dengan judul Sosialisasi tentang kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana kebakaran di rt 001/07 kelurahan papanggo jakarta utar...
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Wilayah Indonesia yang secara geografis terletak diantara tiga lempeng benua yang selalu bergerak, memiliki 127 gunung api, dan dengan kondisi sosial politik yang dinamis, mengandu...
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
Kesiapan dan pencegahan terhadap bencana alam merupakan salah satu faktor dalam mengurangi dampak kerugian serta korban. Bencana adalah suatu rangkaian peristiwa mengganggu, merusa...
Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Tanggap Bencana di SMK Swasta Imelda Medan
Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Tanggap Bencana di SMK Swasta Imelda Medan
Indonesia secara geografis terletak dirangkaian lempeng tektonik, sehingga menjadikan Indonesia menjadi negara yang rawan akan bencana alam. 75% sekolah di indonesia berada pada da...
Pembinaan Sekolah Siaga Bencana Melalui Pelatihan Kebencanaan Kepada Guru dan Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Selo, Samiran, Boyolali
Pembinaan Sekolah Siaga Bencana Melalui Pelatihan Kebencanaan Kepada Guru dan Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Selo, Samiran, Boyolali
Latar Belakang: Berdasarkan letak geografisnya, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) N 1 Selo, Boyolali, Jawa Tengah terletak di daerah rawan bencana letusan gunung berapi dan gempa bum...

