Javascript must be enabled to continue!
Perilaku Sosial Anak Jalanan Usia Dini
View through CrossRef
Abstrak.
Pokok permasalahan penelitian ini adalah mengetahui bentuk komunikasi sosial anak jalanan terhadap lingkungan sekitarnya baik sesama anak jalanan maupun terhadap masyarakat dan persepsi masyarakat terhadap anak jalanan. Anak jalanan, adalah salah satu problem sosial tersendiri bagi kota besar. Anak usia dini yang menghabiskan sebagian waktunya di jalanan karena terpaksa (dipaksa) ikut bekerja oleh orang tua atau orang dewasa yang membesarkannya, tidak luput dari berbagai persoalan dalam perkembangan aspek sosial emosionalnya. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan prilaku yang muncul pada anak jalanan usia dini dan faktor-faktor yang menyebabkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data lapangan diambil melalui observasi dan wawancara secara mendalam serta dukungan data dokumentasi. Data diukur melalui rating scale yang kemudian dianalisa secara deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa prilaku antisosial yang dominan muncul apada anak jalanan usia dini adalah mengumpat, memukul, mengancam, temper tantrum, cengeng, tidak jujur, tidak bisa (sabar) antri. Faktor yang mendorong prilaku antisosial tersebut adalah pola asuh yang salah dan prilaku antisosial orang-orang di lingkungan tempat tinggal anak baik teman bermain maupun orang dewasa yang dilihat sehari-hari.
Abstract.
The main problem of this study is to know the form of social communication of street children to the surrounding environment, both fellow street children and to the community and community perceptions of street children. Street children, is one of the social problems in itself for big cities. Early childhood who spends part of their time on the streets because they are forced to work by parents or adults who raise them, do not escape from various problems in the development of their social-emotional aspects. The study aims to describe antisocial behavior that appears in early street children and the factors that cause it. This research uses qualitative descriptive method with case study approach. Field data were taken through in-depth observations and interviews as well as documentation data support. Data is measured through a rating scale which is then analyzed descriptively. The results of the study showed that the dominant antisocial behavior that appears in early street children is swearing, hitting, threatening, temper tantrums, crybaby, dishonest, unable to (patiently) queue. Factors that encourage antisocial behavior are wrong parenting and antisocial behavior of people in the environment where children live, both playmates and adults who are seen daily.
Title: Perilaku Sosial Anak Jalanan Usia Dini
Description:
Abstrak.
Pokok permasalahan penelitian ini adalah mengetahui bentuk komunikasi sosial anak jalanan terhadap lingkungan sekitarnya baik sesama anak jalanan maupun terhadap masyarakat dan persepsi masyarakat terhadap anak jalanan.
Anak jalanan, adalah salah satu problem sosial tersendiri bagi kota besar.
Anak usia dini yang menghabiskan sebagian waktunya di jalanan karena terpaksa (dipaksa) ikut bekerja oleh orang tua atau orang dewasa yang membesarkannya, tidak luput dari berbagai persoalan dalam perkembangan aspek sosial emosionalnya.
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan prilaku yang muncul pada anak jalanan usia dini dan faktor-faktor yang menyebabkan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Data lapangan diambil melalui observasi dan wawancara secara mendalam serta dukungan data dokumentasi.
Data diukur melalui rating scale yang kemudian dianalisa secara deskriptif.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa prilaku antisosial yang dominan muncul apada anak jalanan usia dini adalah mengumpat, memukul, mengancam, temper tantrum, cengeng, tidak jujur, tidak bisa (sabar) antri.
Faktor yang mendorong prilaku antisosial tersebut adalah pola asuh yang salah dan prilaku antisosial orang-orang di lingkungan tempat tinggal anak baik teman bermain maupun orang dewasa yang dilihat sehari-hari.
Abstract.
The main problem of this study is to know the form of social communication of street children to the surrounding environment, both fellow street children and to the community and community perceptions of street children.
Street children, is one of the social problems in itself for big cities.
Early childhood who spends part of their time on the streets because they are forced to work by parents or adults who raise them, do not escape from various problems in the development of their social-emotional aspects.
The study aims to describe antisocial behavior that appears in early street children and the factors that cause it.
This research uses qualitative descriptive method with case study approach.
Field data were taken through in-depth observations and interviews as well as documentation data support.
Data is measured through a rating scale which is then analyzed descriptively.
The results of the study showed that the dominant antisocial behavior that appears in early street children is swearing, hitting, threatening, temper tantrums, crybaby, dishonest, unable to (patiently) queue.
Factors that encourage antisocial behavior are wrong parenting and antisocial behavior of people in the environment where children live, both playmates and adults who are seen daily.
Related Results
STRATEGI PEMBERDAYAAN KEUANGAN ANAK JALANAN DI KOTA SEMARANG
STRATEGI PEMBERDAYAAN KEUANGAN ANAK JALANAN DI KOTA SEMARANG
Tujuan Penelitian adalah mencari model pemberdayaan keuangan anak jalanan merupakan usaha untuk membuat anak jalanan menjadi berdaya melalui upaya pembelajaran sehingga mereka ma...
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Senam anak sholih merupakan salah satu bentuk dari senam irama yang dilakukan dengan mengikuti irama musik atau nyanyian serta melatih jasmani yang sistematis, teratur dan terencan...
PENTINGNYA KOMPETENSI GURU PROFESIONAL DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER MANDIRI PADA ANAK USIA DINI
PENTINGNYA KOMPETENSI GURU PROFESIONAL DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER MANDIRI PADA ANAK USIA DINI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendidikan karakter pada anak usia dini yang memegang peranan penting dalam proses pendidikan.Guru merupakan kunci utama dalam mengembangkan ka...
Program Cope-R Terhadap Perilaku Empati Pada Anak Usia 4-5 Tahun
Program Cope-R Terhadap Perilaku Empati Pada Anak Usia 4-5 Tahun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program ketahanan COPE (COPE-R) terhadap perilaku empati pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya...
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
In the family of parents has a big role in influencing the social development of children. Every parent certainly has a different parenting, including: authoritative parenting, dem...
PERAN MODAL SOSIAL KELUARGA DALAM PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI LINGKUNGAN PERKOTAAN
PERAN MODAL SOSIAL KELUARGA DALAM PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI LINGKUNGAN PERKOTAAN
ABSTRACT
This study was motivated by the phenomenon of declining quality of social interaction of early childhood in urban environments, which is thought to be related to the decli...
Strategi Perintisan Melalui Pendidikan Anak Usia Dini
Strategi Perintisan Melalui Pendidikan Anak Usia Dini
Perintisan jemaat tidak selalu berbicara mengenai membangun disebuah gedung gereja baru, tetapi juga berbicara mengenai penambahan jiwa-jiwa yang dibawa untuk percaya kepada Yesus....
URGENSI BIMBINGAN KONSELING BAGI PIAUD
URGENSI BIMBINGAN KONSELING BAGI PIAUD
Pengetahuan tentang bimbingan konseling sangatlah penting bagi guru atau pendamping pendidikan islam anak usia dini, yang meliputi karakteristik perkembangan anak usia dini, pendek...

