Javascript must be enabled to continue!
Program Cope-R Terhadap Perilaku Empati Pada Anak Usia 4-5 Tahun
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program ketahanan COPE (COPE-R) terhadap perilaku empati pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan anak tentang memiliki perilaku empati di TK Tunas Harapan Desa Kedawung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan one group pretest posttes design. Subjek dalam penelitian ini yaitu anak di TK Tunas Harapan Desa Kedawung dengan usia 4-5 tahun yang berjumlah 30 anak yaitu 14 anak laki-laki dan 16 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan observasi. Dokumentasi digunakan untuk mencatat pengaruh program ketahanan COPE-R terhadap perilaku empati pada anak usia 4-5 tahun selama penelitian. Teknik analisis data tentang kemampuan perilaku empati menggunakan Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan perilaku empati anak usia 4-5 tahun meningkat setelah diberikannya perlakuan. Pengenalan perilaku empati secara menyeluruh dengan menggunakan program COPE-R memberikan pengaruh terhadap kemampuan perilaku empati anak usia 4-5 tahun di TK Tunas Harapan Desa Kedawung. Kemampuan perilaku empati pada pre-test menunjukkan kemampuan perilaku empati anak cenderung rendah. Selanjutnya anak atau responden diberikan treatment selama 3 kali, kemudian anak diberikan tes lisan yang sama seperti pada saat pre-test. Hasil skor post-test menunjukkan peningkatan nilai yang artinya program COPE-R memiliki pengaruh terhadap kemampuan perilaku empati pada anak yakni 30,25%.
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Djati
Title: Program Cope-R Terhadap Perilaku Empati Pada Anak Usia 4-5 Tahun
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program ketahanan COPE (COPE-R) terhadap perilaku empati pada anak usia 4-5 tahun.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan anak tentang memiliki perilaku empati di TK Tunas Harapan Desa Kedawung.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan one group pretest posttes design.
Subjek dalam penelitian ini yaitu anak di TK Tunas Harapan Desa Kedawung dengan usia 4-5 tahun yang berjumlah 30 anak yaitu 14 anak laki-laki dan 16 anak perempuan.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan observasi.
Dokumentasi digunakan untuk mencatat pengaruh program ketahanan COPE-R terhadap perilaku empati pada anak usia 4-5 tahun selama penelitian.
Teknik analisis data tentang kemampuan perilaku empati menggunakan Sample T-Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan perilaku empati anak usia 4-5 tahun meningkat setelah diberikannya perlakuan.
Pengenalan perilaku empati secara menyeluruh dengan menggunakan program COPE-R memberikan pengaruh terhadap kemampuan perilaku empati anak usia 4-5 tahun di TK Tunas Harapan Desa Kedawung.
Kemampuan perilaku empati pada pre-test menunjukkan kemampuan perilaku empati anak cenderung rendah.
Selanjutnya anak atau responden diberikan treatment selama 3 kali, kemudian anak diberikan tes lisan yang sama seperti pada saat pre-test.
Hasil skor post-test menunjukkan peningkatan nilai yang artinya program COPE-R memiliki pengaruh terhadap kemampuan perilaku empati pada anak yakni 30,25%.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Formative assessment in early childhood education in Indonesia does not have been working well. The research aims to prove the problem that the formative assessment (assessment for...
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang ...
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
Penelitian ini merupakan penelitian multisitus di dua lokasi penelitian yakni di TK Kartika XXI-17 Kota Gorontalo Dan RA Anajmushagir Kota Gorontalo Tujuan Penelitian ini adalah un...
Pengembangan Media Pembelajaran Rotary Smart Board Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Pengembangan Media Pembelajaran Rotary Smart Board Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Amril Isman Pasaribu, M. N. R. dan R. L. (2021). Analisis Hasil Pembelajaran Matematika Secara Online selama Masa Pandemi COVID-19 Bagi Siswa SMA Kecamatan Sosorgadong. Mathematic ...
KEEFEKTIFAN MEDIA CERITA FABEL TERHADAP EMPATI ANAK (Eksperimen di Kelompok B Taman Kanak-Kanak Terpadu Asy Syaffa 1 Kota Megelang)
KEEFEKTIFAN MEDIA CERITA FABEL TERHADAP EMPATI ANAK (Eksperimen di Kelompok B Taman Kanak-Kanak Terpadu Asy Syaffa 1 Kota Megelang)
Pengembangan emosi perlu dilakukan sejak anak berusia dini. Rasa empati mampu membuat anak membangun hubungan dengan orang lain, karena anak akan lebih memahami emosi dari perasaan...

