Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Novel Siddhartha Karya Hermann Hesse: Pencarian Chiffer-chiffer Transendensi (Siddhartha Novel by Hermann Hesse: The search of chiffers transcendency)

View through CrossRef
Setelah  Perang Dunia I, manusia modern mengalami kegelisahan spiritual.  Novel Siddhartha karya Hermann Hesse merepresentasikan kegelisahan tersebut dalam menemukan kebahagiaan. Fokus permasalahan dan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan usaha manusia untuk menemukan kebahagiaan abadi dalam kerangka filosofis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber datanya adalah teks novel yang dianalisis secara interaktif-dialogis, serta menggunakan eksistensialisme sebagai basis teorinya.  Tampak pada hasil penelitian  bahwa dogma agama yang secara formal telah dipelajari, bahkan dilakukan, dirasakan oleh tokoh utama Siddhartha  belum mampu memberi kepuasan dan kedamaian batin. Tokoh utama, sebagai subjek yang bebas atas dirinya sendiri, dari perspektif eksistensialisme, berusaha keras untuk menawar kenyataan dan ingin mengubahnya sesuai dengan peran kehendak. Pencarian spiritualitas  secara personal dilakukan sang tokoh untuk menemukan dimensi baru dari hakikat kehidupan. Alam dengan segenap isinya menjadi bagian penting dalam menemukan chiffer-chiffer  atau tanda-tanda kebesaran transendensi.
Title: Novel Siddhartha Karya Hermann Hesse: Pencarian Chiffer-chiffer Transendensi (Siddhartha Novel by Hermann Hesse: The search of chiffers transcendency)
Description:
Setelah  Perang Dunia I, manusia modern mengalami kegelisahan spiritual.
  Novel Siddhartha karya Hermann Hesse merepresentasikan kegelisahan tersebut dalam menemukan kebahagiaan.
Fokus permasalahan dan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan usaha manusia untuk menemukan kebahagiaan abadi dalam kerangka filosofis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber datanya adalah teks novel yang dianalisis secara interaktif-dialogis, serta menggunakan eksistensialisme sebagai basis teorinya.
  Tampak pada hasil penelitian  bahwa dogma agama yang secara formal telah dipelajari, bahkan dilakukan, dirasakan oleh tokoh utama Siddhartha  belum mampu memberi kepuasan dan kedamaian batin.
Tokoh utama, sebagai subjek yang bebas atas dirinya sendiri, dari perspektif eksistensialisme, berusaha keras untuk menawar kenyataan dan ingin mengubahnya sesuai dengan peran kehendak.
Pencarian spiritualitas  secara personal dilakukan sang tokoh untuk menemukan dimensi baru dari hakikat kehidupan.
Alam dengan segenap isinya menjadi bagian penting dalam menemukan chiffer-chiffer  atau tanda-tanda kebesaran transendensi.

Related Results

Hermeneutika Kesaksian dan Keterbacaan Transendensi dalam Filsafat Paul Ricœur
Hermeneutika Kesaksian dan Keterbacaan Transendensi dalam Filsafat Paul Ricœur
Transcendence plays an important role in Paul Ricœur’s philosophical reflections. In the philosophy of the will that marks the beginning of his career, Transcendence serves to reco...
Hermann Hesse’s Siddhartha: A Western Understanding of Buddhism
Hermann Hesse’s Siddhartha: A Western Understanding of Buddhism
Hesse’s Siddhartha is considered a fascinating and compelling work of German literature, but its subject matter, the poetic narrative of Buddhism, transcends it to the category of ...
The Internal Conflict between the Body and the Soul in Hermann Hesse’s the Steppenwolf
The Internal Conflict between the Body and the Soul in Hermann Hesse’s the Steppenwolf
Hermann Hesse (2 July 1877-9 August 1962) was a German born Swiss poet, novelist and Painter. Hermann Hesse ‘s The Steppenwolf addresses division within the self and society , and ...
SEO AGAR DI HALAMAN PERTAMA (SEO on the First Page)
SEO AGAR DI HALAMAN PERTAMA (SEO on the First Page)
<b>Indonesian Abstract:</b> SEO (Search Engine Optimization) merupakan proses yang digunakan untuk<br>mengoptimalkan konfigurasi teknis situs web, relevansi konte...
SIMBOL DAN KONSEP RELIGIUSITAS DALAM ROMAN SIDDHARTHA KARYA HERMANN HESSE
SIMBOL DAN KONSEP RELIGIUSITAS DALAM ROMAN SIDDHARTHA KARYA HERMANN HESSE
This study aims to describe the meaning of symbols and the concept of religiosity contained in the text of the romance Siddhartha by Hermann Hesse with.The source of the data in th...
IMPLEMENTASI PERBANDINGAN SEQUENTIAL SEARCH DAN BINARY SEARCH PADA PENCARIAN JUDUL ARTIKEL JURNAL WEB
IMPLEMENTASI PERBANDINGAN SEQUENTIAL SEARCH DAN BINARY SEARCH PADA PENCARIAN JUDUL ARTIKEL JURNAL WEB
Pencarian data pada sistem informasi memerlukan algoritma yang mampu bekerja secara cepat dan efisien, terutama dalam proses pencarian data artikel jurnal. Penelitian ini bertujuan...
The Ecological Path to Self-Realisation: Atmana and Nature in Hermann Hesse’s Siddhartha
The Ecological Path to Self-Realisation: Atmana and Nature in Hermann Hesse’s Siddhartha
This paper explores the concepts of Indian philosophy and ecocriticism to analyse the portrayal of Atmana Hermann Hesse’s novel Siddhartha. It examines how Hesse connects beautiful...
Concept Of OM And Relativity In Herman Hesse’s Siddhartha
Concept Of OM And Relativity In Herman Hesse’s Siddhartha
Siddhartha, published in 1922, is a literary work authored by Hermann Hesse. The literary work in question explores the metaphysical odyssey of an individual named Siddhartha, who ...

Back to Top