Javascript must be enabled to continue!
NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM PERIBAHASA BANJAR
View through CrossRef
Nilai-nilai religius banyak tersimpan dalam sastra Banjar, seperti peribahasa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai religius yang terdapat dalam peribahasa Banjar; (2) mengetahui keterkaitan nilai-nilai religius tersebut dengan pola sikap, tingkah laku, dan pandangan hidup masyarakat Banjar; dan (3) mengetahui apakah nilai-nilai religius yang terdapat dalam peribahasa Banjar tersebut masih hidup dalam masyarakat Banjar saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berwujud teks-teks kalimat atau kumpulan peribahasa Banjar dari informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi teks dan wawancara. Pengumpulan data diperoleh dengan mengumpulkan, membaca, dan mengklasifikasikan nilai-nilai religius dalam peribahasa Banjar. Dalam teknik analisis data digunakan analisis deskriptif, yaitu dengan menganalisis satu per satu peribahasa Banjar tersebut sesuai dengan tujuan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai religius yang terdapat dalam peribahasa Banjar terbagi menjadi empat bagian, yaitu (1) hubungan manusia dengan Tuhan; (2) hubungan manusia dengan manusia; (3) hubungan manusia dengan alam sekitarnya/lingkungan; dan (4) hubungan manusia dengan dirinya sendiri.
Title: NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM PERIBAHASA BANJAR
Description:
Nilai-nilai religius banyak tersimpan dalam sastra Banjar, seperti peribahasa.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai religius yang terdapat dalam peribahasa Banjar; (2) mengetahui keterkaitan nilai-nilai religius tersebut dengan pola sikap, tingkah laku, dan pandangan hidup masyarakat Banjar; dan (3) mengetahui apakah nilai-nilai religius yang terdapat dalam peribahasa Banjar tersebut masih hidup dalam masyarakat Banjar saat ini.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Sumber data dalam penelitian ini berwujud teks-teks kalimat atau kumpulan peribahasa Banjar dari informan.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi teks dan wawancara.
Pengumpulan data diperoleh dengan mengumpulkan, membaca, dan mengklasifikasikan nilai-nilai religius dalam peribahasa Banjar.
Dalam teknik analisis data digunakan analisis deskriptif, yaitu dengan menganalisis satu per satu peribahasa Banjar tersebut sesuai dengan tujuan penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai religius yang terdapat dalam peribahasa Banjar terbagi menjadi empat bagian, yaitu (1) hubungan manusia dengan Tuhan; (2) hubungan manusia dengan manusia; (3) hubungan manusia dengan alam sekitarnya/lingkungan; dan (4) hubungan manusia dengan dirinya sendiri.
Related Results
PERBANDINGAN MAKNA PADA PERIBAHASA MANDARIN DAN PERIBAHASA INDONESIA YANG MENGGUNAKAN KATA ‘AIR’
PERBANDINGAN MAKNA PADA PERIBAHASA MANDARIN DAN PERIBAHASA INDONESIA YANG MENGGUNAKAN KATA ‘AIR’
Mempelajari bahasa Mandarin tidak bisa terlepas dari mempelajari peribahasanya. Sebagai bagian penting dari pembentuk kosakata bahasa Mandarin, peribahasa bukan hanya merupakan sat...
PERBANDINGAN PERIBAHASA SUNDA DAN INDONESIA (Kajian Semantik Formal dan Etnopedagogik)
PERBANDINGAN PERIBAHASA SUNDA DAN INDONESIA (Kajian Semantik Formal dan Etnopedagogik)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan perbandingan peribahasa Sunda‐Indonesia secara semantik formal dan etnopedagogik dalam peribahasa yang memiliki makna ...
Profil Pelajar Pancasila dalam Peribahasa Indonesia yang Mengandung Unsur Makanan dan Cita Rasanya
Profil Pelajar Pancasila dalam Peribahasa Indonesia yang Mengandung Unsur Makanan dan Cita Rasanya
Peribahasa berkaitan dengan budaya dan bahasa suatu bangsa. Peribahasa Indonesia berjumlah banyak, di antaranya yang mengandung unsur makanan dan cita rasanya. Makanan merupakan ke...
Pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Stres Kerja
Pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Stres Kerja
The problems faced in this study include (1) How does workload affect work stress in Puskesmas in Banjar City? (2) What is the effect of competence on work stress in Puskesmas in B...
Kata Kerja Mengatakan dalam Tuturan Bahasa Banjar
Kata Kerja Mengatakan dalam Tuturan Bahasa Banjar
Verbs say are often used in everyday communication. These words are usually structurally predicate in sentences.However, the pragmatic semantics of these words can be used in a var...
Tradisi Banjar dalam Terpaan Globalisasi di Desa Keruak Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Tradisi Banjar dalam Terpaan Globalisasi di Desa Keruak Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk Tradisi Banjar dan dampaknya terhadap masyarakat dan untuk mengungkap mengapa tradisi Banjar mampu bertahan pada masyarakat desa Ke...
KLASIFIKASI TABU PADA MASYARAKAT BANJAR (Taboo Classification in Banjar Society)
KLASIFIKASI TABU PADA MASYARAKAT BANJAR (Taboo Classification in Banjar Society)
Penelitian ini mengkaji klasifikasi tabu pada masyarakat Banjar. Masalah yang dikaji adalah bagaimana klasifikasi tabu perbuatan dan klasifikasi tabu kebahasaan pada masyarakat Ban...
Analisis Kompetensi Guru Non Sertifikasi Pendidik Dalam Menanamkan Nilai-nilai Religius Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah An-Nur Rambipuji
Analisis Kompetensi Guru Non Sertifikasi Pendidik Dalam Menanamkan Nilai-nilai Religius Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah An-Nur Rambipuji
Kompetensi guru sebagai kemampuan yang harus dimiliki dalam mengemban tugas sebagai pendidik, sebab ini sebagai syarat dalam mengemban tugas dalam pelaksanaan pembelajaran. sertifi...

