Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kompetensi Guru Non Sertifikasi Pendidik Dalam Menanamkan Nilai-nilai Religius Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah An-Nur Rambipuji
View through CrossRef
Kompetensi guru sebagai kemampuan yang harus dimiliki dalam mengemban tugas sebagai pendidik, sebab ini sebagai syarat dalam mengemban tugas dalam pelaksanaan pembelajaran. sertifikasi pendidik ini sebagai syarat dalam menentukan profesionalitas seorang pendidik. Sehingga seorang pendidik diharuskan mempunyai sertifikat pendidik dalam mengemban tugas profesionalitas pendidik. Terdapat asumsi bahwa seorang guru non sertifikasi pendidik belum dikatakan sebagai profesionalitas pendidik, karena tidak mempunyai sertifikat pendidik. Tujuan dalam penelitian ini, bagaiman konsep kompetensi guru?, bagaiman penanaman nilai-nilai religius? Serta bagaiman penanaman nilai-nilai religius dalam pendidik agama islam?. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data ini sebagai proses dan menyusun sistematis data yang diperoleh dari teknik pengumpulan data, dengan begitu analisis data yang digunanakan dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif model, Miles, huberman dan Saldana yakni, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa, dalam penanaman nilai-nilai religius peserta didik dianjurkan sholat dhuha berjamaah. Dengan tujuan peserta didik dapat membiasakan shalat dhuha diwaktu pagi. sehingga diharapkan semuanya dapat menanamkan jiwa atau kedisiplinan bahwa shalat dhuha sebagai bentuk atas rasa syukur yang diberikan kepada Allah SWT. Serta membiasakan juz 30 yang dibaca, ini bertujuan agar membaca dan menghafal dapat terjalin dengan seutuhnya dalam diri peserta didik. Artinya menanamkan membaca dan menghafal ayat dan makna Al-Quran memberikan daya motivasi dalam belajar dengan bersungguh-sungguh. penanaman nila-nilai religius dalam kegiatan 3S (senyum,sapa,salam), yang diprogramkan guru pendidikan agama Islam. kebiasaan ini diharapkan menjadi budaya nantinya, yang selalu tertanam dalam jiwa peserta didik baik di sekolah maupun luar sekolah.
Kata Kunci: Kompetensi Guru, Nilai-Nilai Religius, Penanaman Nilai-Nilai Religius Mapel PAI
Title: Analisis Kompetensi Guru Non Sertifikasi Pendidik Dalam Menanamkan Nilai-nilai Religius Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah An-Nur Rambipuji
Description:
Kompetensi guru sebagai kemampuan yang harus dimiliki dalam mengemban tugas sebagai pendidik, sebab ini sebagai syarat dalam mengemban tugas dalam pelaksanaan pembelajaran.
sertifikasi pendidik ini sebagai syarat dalam menentukan profesionalitas seorang pendidik.
Sehingga seorang pendidik diharuskan mempunyai sertifikat pendidik dalam mengemban tugas profesionalitas pendidik.
Terdapat asumsi bahwa seorang guru non sertifikasi pendidik belum dikatakan sebagai profesionalitas pendidik, karena tidak mempunyai sertifikat pendidik.
Tujuan dalam penelitian ini, bagaiman konsep kompetensi guru?, bagaiman penanaman nilai-nilai religius? Serta bagaiman penanaman nilai-nilai religius dalam pendidik agama islam?.
Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian study kasus.
Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Analisis data ini sebagai proses dan menyusun sistematis data yang diperoleh dari teknik pengumpulan data, dengan begitu analisis data yang digunanakan dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif model, Miles, huberman dan Saldana yakni, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa, dalam penanaman nilai-nilai religius peserta didik dianjurkan sholat dhuha berjamaah.
Dengan tujuan peserta didik dapat membiasakan shalat dhuha diwaktu pagi.
sehingga diharapkan semuanya dapat menanamkan jiwa atau kedisiplinan bahwa shalat dhuha sebagai bentuk atas rasa syukur yang diberikan kepada Allah SWT.
Serta membiasakan juz 30 yang dibaca, ini bertujuan agar membaca dan menghafal dapat terjalin dengan seutuhnya dalam diri peserta didik.
Artinya menanamkan membaca dan menghafal ayat dan makna Al-Quran memberikan daya motivasi dalam belajar dengan bersungguh-sungguh.
penanaman nila-nilai religius dalam kegiatan 3S (senyum,sapa,salam), yang diprogramkan guru pendidikan agama Islam.
kebiasaan ini diharapkan menjadi budaya nantinya, yang selalu tertanam dalam jiwa peserta didik baik di sekolah maupun luar sekolah.
Kata Kunci: Kompetensi Guru, Nilai-Nilai Religius, Penanaman Nilai-Nilai Religius Mapel PAI.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Madrasah Aliyah di Bengkulu
Penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Madrasah Aliyah di Bengkulu
Abstract: Madrasah human resources still create disparities in teacher competence as a profession, marked by some madrasah aliyah teachers experiencing difficulties in improving th...
HUBUNGAN SUPERVISI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU YANG BERSERTIFIKAT PENDIDIK SMP DI KOTA DENPASAR
HUBUNGAN SUPERVISI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU YANG BERSERTIFIKAT PENDIDIK SMP DI KOTA DENPASAR
Peningkatan kinerja guru pendidikan agama Hindu yang bersertifikat pendidik SMP di Kota Denpasar berhubungan dengan supervisi pembelajaran pendidikan agama Hindu dan kompetensi gur...
Pengaruh kepemimpinan kepala madrasah dan kompetensi tenaga pendidik terhadap peningkatan mutu madrasah
Pengaruh kepemimpinan kepala madrasah dan kompetensi tenaga pendidik terhadap peningkatan mutu madrasah
Upaya peningkatan mutu madrasah dipengaruhi oleh beberapa faktor, dari beberapa faktor tersebut terkait dengan kepemimpinan kepala madrasah dan kompetensi tenaga pendidik. Kepemi...
KOMPETENSI SOSIAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP DARUL QUR’AN AL-MAFTUH DESA PARIT KECAMATAN SUNGAI GELAM
KOMPETENSI SOSIAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP DARUL QUR’AN AL-MAFTUH DESA PARIT KECAMATAN SUNGAI GELAM
Kompetensi sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik, sesama guru, orang tua/wali peserta didik, dan masyara...
KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DAN KINERJA MENGAJAR GURU DALAM MUTU PENDIDIKAN
KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DAN KINERJA MENGAJAR GURU DALAM MUTU PENDIDIKAN
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusikemampuan manajerialkepala madrasah dan kinerja mengajar guru terhadap mutu Madrasah Aliyah swasta. Pendekatan yang digu...
Implementasi Budaya Madrasah Dalam Perspektif Pendidikan Karakter
Implementasi Budaya Madrasah Dalam Perspektif Pendidikan Karakter
This research examines the implementation of madrasah culture from the perspective of character education in Madrasah through structural and cultural approaches. This study aims to...
Profesonalisme Guru Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Di Mi Izzul Islam Krejengan Probolinggo
Profesonalisme Guru Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Di Mi Izzul Islam Krejengan Probolinggo
The aim of the research is to describe the professional competence of teachers in shaping the religious character of students at MI Izzul Islam Krejengan Probolinggo and how the re...

