Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tradisi Banjar dalam Terpaan Globalisasi di Desa Keruak Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk Tradisi Banjar dan dampaknya terhadap masyarakat dan untuk mengungkap mengapa tradisi Banjar mampu bertahan pada masyarakat desa Keruak ditengah terpaan globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulaitatif dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Banjar secara umum dibedakan atas dua bagian, yaitu apa yang disebut sebagai Banjar irup/ Banjar hidup, dan apa yang mereka namakan banjar mate/ Banjar mati. Adapun dampak positif Banjar yaitu memiliki fungsi sosial fungsi ekonomi. Dan dampak negatifnya yaitu dengan tingginya rasa solidaritas anggota Banjar, selain menyebabkan mudahnya terjadi kawin cerai juga menjadikan individu yang tidak ikut dalam lingkaran anggota Banjar menjadi termaginalkan. Tradisi Banjar masih eksis sampai saat ini disebabkan ada manfaat dari apa yang dibutuhkan masyakat sebagai individu dan merasakan manfaat dari apa yang dibutuhkan masyarakat sebagai mahluk sosial. Manfaat yang diperoleh sebagai individu yaitu masyarakat tidak terlalu merasa kesulitan disaat memiliki masalah serta memperoleh ketenangan, dan sebagai mahluk sosial masyarakat memperoleh rasa aman, serta nyaman didalam pergaulan. Secara singkatnya disebabkan karena fungsi ekonomi dan fungsi sosial terjelma dalam Tradisi Banjar.
STIT Palapa Nusantara Lombok NTB
Title: Tradisi Banjar dalam Terpaan Globalisasi di Desa Keruak Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk Tradisi Banjar dan dampaknya terhadap masyarakat dan untuk mengungkap mengapa tradisi Banjar mampu bertahan pada masyarakat desa Keruak ditengah terpaan globalisasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kulaitatif dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Banjar secara umum dibedakan atas dua bagian, yaitu apa yang disebut sebagai Banjar irup/ Banjar hidup, dan apa yang mereka namakan banjar mate/ Banjar mati.
Adapun dampak positif Banjar yaitu memiliki fungsi sosial fungsi ekonomi.
Dan dampak negatifnya yaitu dengan tingginya rasa solidaritas anggota Banjar, selain menyebabkan mudahnya terjadi kawin cerai juga menjadikan individu yang tidak ikut dalam lingkaran anggota Banjar menjadi termaginalkan.
Tradisi Banjar masih eksis sampai saat ini disebabkan ada manfaat dari apa yang dibutuhkan masyakat sebagai individu dan merasakan manfaat dari apa yang dibutuhkan masyarakat sebagai mahluk sosial.
Manfaat yang diperoleh sebagai individu yaitu masyarakat tidak terlalu merasa kesulitan disaat memiliki masalah serta memperoleh ketenangan, dan sebagai mahluk sosial masyarakat memperoleh rasa aman, serta nyaman didalam pergaulan.
Secara singkatnya disebabkan karena fungsi ekonomi dan fungsi sosial terjelma dalam Tradisi Banjar.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
Banjar Bualu didirikan sekitar tahun 1905 dan merupakan banjar pertama yang dibentuk di kawasan Desa Adat Bualu. Terdapat 8 banjar yang ada di wilayah Desa Adat Bualu, nama-nama Ba...
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Abstract. One Thesis Title : Development of Halal Tourism Strategy on Lombok Island Lombok Island is one of the islands in West Nusa Tenggara Province which has a variety of superi...
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
<p>Umat Hindu selalu memegang teguh ajaran <em>Tri Hita Karana </em>yaitu tiga sumber</p><p>yang mendatangkan kebahagiaan, yakni hubungan manusia deng...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, da...
ANALISIS PROFITABILITAS AGROFORESTRI DUKUH DI KABUPATEN BANJAR
ANALISIS PROFITABILITAS AGROFORESTRI DUKUH DI KABUPATEN BANJAR
The existence of dukuh (traditional agroforestry plots) in Banjar Regency represents a form of natural resource utilization, particularly land, with the expectation of providing ma...

Back to Top