Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kuatnya Jejak Ke-Austronesia-an pada Bahasa Bali Dialek Bali Aga

View through CrossRef
The Balinese language is spatially divided into the Balinese dialect of Bali Aga (DBA) and the dialect of Bali Dataran (DBD). As a sub-family of Austronesian languages, the Balinese language has many features of being Austronesian. This study at analyzes the trace of the Bali Aga dialect, through four linguistic variables: the realization of the phoneme /a/, the distribution of phonemes /h/, bimonosilabel words, and personal pronouns. Data sources of this research are Balinese in the DBA area, general Balinese language, and Balinese inscriptions and dictionaries which were collected using the scrutinize and interview methods and analyzed by using comparative and distributional approaches. The results showed that the Austronesian traces in the Bali Aga dialect are still strong, indicated by (1) the persistence of [a] as a realization of the phoneme /a/ in the ultima position; (2) the persistence of /h/ in the initial and medial positions; (3) the persistence of penultima syllable coda on bimonosilabis words; (4) the persistence of Proto Austronesian pronouns. These indicate that the archaic data are very important in tracking language change.
Title: Kuatnya Jejak Ke-Austronesia-an pada Bahasa Bali Dialek Bali Aga
Description:
The Balinese language is spatially divided into the Balinese dialect of Bali Aga (DBA) and the dialect of Bali Dataran (DBD).
As a sub-family of Austronesian languages, the Balinese language has many features of being Austronesian.
This study at analyzes the trace of the Bali Aga dialect, through four linguistic variables: the realization of the phoneme /a/, the distribution of phonemes /h/, bimonosilabel words, and personal pronouns.
Data sources of this research are Balinese in the DBA area, general Balinese language, and Balinese inscriptions and dictionaries which were collected using the scrutinize and interview methods and analyzed by using comparative and distributional approaches.
The results showed that the Austronesian traces in the Bali Aga dialect are still strong, indicated by (1) the persistence of [a] as a realization of the phoneme /a/ in the ultima position; (2) the persistence of /h/ in the initial and medial positions; (3) the persistence of penultima syllable coda on bimonosilabis words; (4) the persistence of Proto Austronesian pronouns.
These indicate that the archaic data are very important in tracking language change.

Related Results

LAHJAH ARABIYAH: SEBUAH STUDI DIALEKTOLOGIS
LAHJAH ARABIYAH: SEBUAH STUDI DIALEKTOLOGIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengungkapkan berbagai macam Dialek Bahasa Arab (lahjah arabiyah) secara deskriptif, apa sebab dan aspek yang melatari sehingga ...
Wae Grahe dan Wamlana: Dua Dialek Bahasa Buru dengan Daya Hidup yang Berbeda
Wae Grahe dan Wamlana: Dua Dialek Bahasa Buru dengan Daya Hidup yang Berbeda
Perubahan ekosistem linguistik dan khususnya faktor ekonomi dan marjinalisasi masyarakat pribumi yang bersifat intrinsik membawa dampak bagi situasi pergeseran bahasa. Pergeseran b...
Distribusi dan Pemetaan Varian-Varian Bahasa Madura di Kabupaten Sumbawa
Distribusi dan Pemetaan Varian-Varian Bahasa Madura di Kabupaten Sumbawa
Makalah ini mengkaji distribusi dan pemetaan varian-varian bahasa Madura di Kabupaten Sumbawa, dengan menggunakan pendekatan dialektologi.Ada tiga kantong bahasa (enklave) Madura d...
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
AbstrakArtikel ini akan membahas reduplikasi bahasa Sasak di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur dengan teori reduplikasi terdistribusi dari Framton. Dengan teori ini, penulis berh...
SISTEM FONOLOGI BAHASA TAE (The Phonology System of Tae Language)
SISTEM FONOLOGI BAHASA TAE (The Phonology System of Tae Language)
This study aims to identify and describe qualitatively the phonological system of Tae Rongkong dialect in North Luwu Regency, South Sulawesi. The analysis was carried out on 200 Sw...
POLA DERET KONSONAN BAHASA SUNDA DIALEK TASIK
POLA DERET KONSONAN BAHASA SUNDA DIALEK TASIK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola deret konsonan dalam bahasa Sunda dialek Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualit...
Kearifan Lokal Dan Dialek Desa Songan: Pilar Pengembangan Pendidikan Berbasis Budaya
Kearifan Lokal Dan Dialek Desa Songan: Pilar Pengembangan Pendidikan Berbasis Budaya
Desa Songan, yang terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, merupakan salah satu desa adat yang kaya akan kearifan lokal dan memiliki dialek unik. Penelitian ini ber...
Kajian Sosiolinguistik: Bahasa Jawa dalam Film Pendek “Nyawiji Migunani” karya Paniradya Kaistimewan
Kajian Sosiolinguistik: Bahasa Jawa dalam Film Pendek “Nyawiji Migunani” karya Paniradya Kaistimewan
Masyarakat menggunakan bahasa untuk menyampaikan pesan baik secara langsung maupun tidak langsung. Media yang menggunakan bahasa dalam bentuk drama untuk menyampaikan pesan salah s...

Back to Top