Javascript must be enabled to continue!
Membaca Karakter Sophie Amundsen: Analisis Semiotika Roland Barthes dalam Novel Grafis Dunia Sophie
View through CrossRef
Perkembangan literatur kontemporer menunjukkan transformasi signifikan dalam bentuk penyajian narasi melalui novel grafis yang menggabungkan elemen visual dan tekstual secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi semiotik karakter Sophie Amundsen dalam novel grafis Dunia Sophie pada tingkat denotasi dan konotasi, mengungkap mitos dan ideologi yang terkandung dalam konstruksi karakter, serta menjelaskan transformasi karakter melalui sistem tanda berdasarkan teori Roland Barthes. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika tiga tingkatan Barthes: denotasi, konotasi, dan mitos, yang diaplikasikan pada elemen visual dan tekstual novel grafis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi Sophie direpresentasikan sebagai remaja berusia empat belas tahun dengan karakteristik sederhana, namun pada tingkat konotasi mengandung makna simbolik sebagai subjek pencarian makna dan individu kritis. Konstruksi karakter Sophie mengandung tiga mitos ideologis: remaja tercerahkan yang menegaskan rasionalisme, feminisme rasional yang menantang dominasi maskulin dalam wacana filosofis, dan kesadaran kritis sebagai syarat kemanusiaan. Transformasi karakter berlangsung progresif dari ketidaktahuan menuju pencerahan melalui sistem tanda visual dan tekstual yang terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel grafis Dunia Sophie berhasil menciptakan narasi filosofis kompleks dimana Sophie merupakan simbol ideologis transformasi kesadaran dalam masyarakat postmodern.
Title: Membaca Karakter Sophie Amundsen: Analisis Semiotika Roland Barthes dalam Novel Grafis Dunia Sophie
Description:
Perkembangan literatur kontemporer menunjukkan transformasi signifikan dalam bentuk penyajian narasi melalui novel grafis yang menggabungkan elemen visual dan tekstual secara komprehensif.
Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi semiotik karakter Sophie Amundsen dalam novel grafis Dunia Sophie pada tingkat denotasi dan konotasi, mengungkap mitos dan ideologi yang terkandung dalam konstruksi karakter, serta menjelaskan transformasi karakter melalui sistem tanda berdasarkan teori Roland Barthes.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika tiga tingkatan Barthes: denotasi, konotasi, dan mitos, yang diaplikasikan pada elemen visual dan tekstual novel grafis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi Sophie direpresentasikan sebagai remaja berusia empat belas tahun dengan karakteristik sederhana, namun pada tingkat konotasi mengandung makna simbolik sebagai subjek pencarian makna dan individu kritis.
Konstruksi karakter Sophie mengandung tiga mitos ideologis: remaja tercerahkan yang menegaskan rasionalisme, feminisme rasional yang menantang dominasi maskulin dalam wacana filosofis, dan kesadaran kritis sebagai syarat kemanusiaan.
Transformasi karakter berlangsung progresif dari ketidaktahuan menuju pencerahan melalui sistem tanda visual dan tekstual yang terintegrasi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel grafis Dunia Sophie berhasil menciptakan narasi filosofis kompleks dimana Sophie merupakan simbol ideologis transformasi kesadaran dalam masyarakat postmodern.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
RATIONALITY VALUE IN JOSTEIN GAARDER’S SOPHIE’S WORLD
RATIONALITY VALUE IN JOSTEIN GAARDER’S SOPHIE’S WORLD
Abstract The purpose of this study is to find the rationality value as seen in Sophie Amundsen’s character and to know how that rationality value defines her character. This study ...
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi posi...
Semiotika Roland Barthes: Gerak tari pada pertunjukan Bedug Kerok di kampung seni Yudha Asri
Semiotika Roland Barthes: Gerak tari pada pertunjukan Bedug Kerok di kampung seni Yudha Asri
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengkategorikan tanda-tanda dalam pertunjukan gendang kerok dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Pertunjukan b...
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
ABSTRACTThe importance of fashion campaigns in the process of political communication in Indonesia has gained its own spotlight over the years. Clothing is seen to have an artifact...
New Geological Maps of the Amundsen and Rubin Crater Regions Near the Lunar South Pole.
New Geological Maps of the Amundsen and Rubin Crater Regions Near the Lunar South Pole.
The lunar south pole region is a high-priority exploration target due to its unique geological history, potential resources in permanently shadowed regions (PSRs), and regions of n...
Analisis Semiotika Nilai Kolektivitas Remaja dalam Anime Wind Breaker (Perspektif Roland Barthes)
Analisis Semiotika Nilai Kolektivitas Remaja dalam Anime Wind Breaker (Perspektif Roland Barthes)
Film is an effective medium to introduce a country's culture to other countries as well as acting as a form of literary work. This research aims to analyze the representation of Sh...
ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA CINTA PADA LIRIK LAGU “TAK SEKEDAR CINTA” KARYA DNANDA
ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA CINTA PADA LIRIK LAGU “TAK SEKEDAR CINTA” KARYA DNANDA
This study examines the meaning of love in the lyrics of Dnanda's song "Tak Sekedar Cinta" by using Roland Barthes' semiotic theory. In this semiotic analysis, Roland Barthes exami...

