Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Prototipe Semantis Adjektiva Bahasa Indonesia: Kendala Dan Keunikannya

View through CrossRef
Bahasa Indonesia (BI) sebagai bahasa nasional yang menjadi bahasa nasional, selain digunakan sebagai bahasa sehari-hari, juga menjadi bahan penelitian bahasa yang tidak habis-habisnya dikaji baik dari sisi semantis, fonologi, morfologi dan sintaksis. Makalah ini menganalisis keunikan sisi semantis, terutama penentuan prototipe semantis adjektiva dalam bahasa Indonesia yang menunjukkan adanya kendala bagi bahasa Indonesia untuk masuk dalam kelompok-kelompok bahasa tertentu yang sudah dipilah berdasarkan kecenderungan pola prototipe semantis adjektivanya. Namun, analisis selanjutnya justru menunjukkan bahwa kendala dimaksud justru menjadi tabir pembuka ditemukannya varian pengelompokan bahasa-bahasa lain disamping pengelompokan yang telah ditemukan sebelumnya oleh Baker (2011) dan Dixon (2010). Hasil analisis juga menunjukkan bahwa keunikan adjektiva bahasa Indonesia terletak pada jenis semantis adjektiva warna yang terbelah menjadi dua tipe perilaku, yaitu adjektiva warna yang merupakan salah satu dari prototipe semantis, yaitu prototipe warna, dan adjektiva jenis warna yang bukan merupakan prototipe karena merupakan bagian dari pototipe nilai (value).
Title: Prototipe Semantis Adjektiva Bahasa Indonesia: Kendala Dan Keunikannya
Description:
Bahasa Indonesia (BI) sebagai bahasa nasional yang menjadi bahasa nasional, selain digunakan sebagai bahasa sehari-hari, juga menjadi bahan penelitian bahasa yang tidak habis-habisnya dikaji baik dari sisi semantis, fonologi, morfologi dan sintaksis.
Makalah ini menganalisis keunikan sisi semantis, terutama penentuan prototipe semantis adjektiva dalam bahasa Indonesia yang menunjukkan adanya kendala bagi bahasa Indonesia untuk masuk dalam kelompok-kelompok bahasa tertentu yang sudah dipilah berdasarkan kecenderungan pola prototipe semantis adjektivanya.
Namun, analisis selanjutnya justru menunjukkan bahwa kendala dimaksud justru menjadi tabir pembuka ditemukannya varian pengelompokan bahasa-bahasa lain disamping pengelompokan yang telah ditemukan sebelumnya oleh Baker (2011) dan Dixon (2010).
Hasil analisis juga menunjukkan bahwa keunikan adjektiva bahasa Indonesia terletak pada jenis semantis adjektiva warna yang terbelah menjadi dua tipe perilaku, yaitu adjektiva warna yang merupakan salah satu dari prototipe semantis, yaitu prototipe warna, dan adjektiva jenis warna yang bukan merupakan prototipe karena merupakan bagian dari pototipe nilai (value).

Related Results

ANALISIS KONTRASTIF ADJEKTIVA BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS BERDASARKAN CIRI SEMANTIS DAN CIRI SINTAKSIS
ANALISIS KONTRASTIF ADJEKTIVA BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS BERDASARKAN CIRI SEMANTIS DAN CIRI SINTAKSIS
Abstrak Analisis kontrastif pada dasarnya dilakukan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai persamaan dan perbedaan dari bagian tertentu dalam B1 dan B2. Fokus dar...
ADJEKTIVA BERMAKNA RUANG DALAM BAHASA RUSIA
ADJEKTIVA BERMAKNA RUANG DALAM BAHASA RUSIA
Dalam bahasa Rusia terdapat adjektiva yang menyatakan makna ruang atau tempat, yakni berupa lokasi dan arah. Adjektiva demikian berbeda secara morfologis, sintaktis, dan semantis d...
Peran Semantis Pronomina Persona Bahasa Muna
Peran Semantis Pronomina Persona Bahasa Muna
Tujuan  penulisan artikel ini ialah untuk mengungkap dan menganalisis hubungan  peran semantis dengan pronomina persona (PP) bahasa Muna (BM) bentuk terikat.  Metode yang digunakan...
PERSPEKTIF AKULTURASI NILAI BILINGUALISME BAHASA DI SITUBONDO
PERSPEKTIF AKULTURASI NILAI BILINGUALISME BAHASA DI SITUBONDO
Abstrak, Indonesia sebagai sebuah bangsa memiliki keragaman budaya dan bahasa yang sangat tinggi. Tingkat kemajemukan yang sangat tinggi ini tercermin dalamjumlahbahasa daerah yang...
Sinonim Nomina dan Adjektiva pada Dialek O Bahasa Lampung
Sinonim Nomina dan Adjektiva pada Dialek O Bahasa Lampung
Abstrak Bahasa Lampung memiliki dua dialek yaitu dialek A dan dialek O. Dialek bahasa Lampung dialek O berbeda dengan dialek A. Sangat terlihat pada pengucapan  atau pelafala...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...
PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA SASAK DI SEKOLAH (Hambatan dan Alternatif Pemecahannya)
PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA SASAK DI SEKOLAH (Hambatan dan Alternatif Pemecahannya)
Di dunia saat ini, terdapat tidak kurang dari 6000 bahasa. Separuh dari bahasa-bahasa tersebut terancam punah. Dari jumlah 6000 bahasa tersebut, sebanyak 746 bahasa berada di Indon...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top