Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Erosi dan Sedimentasi Pada Sub Das Jenelata Kabupaten Gowa

View through CrossRef
Sungai Jenelata merupakan salah satu anak sungai Jeneberang yang berada di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Sungai ini berada diwilayah Desa Moncongloe Kecamatan Manuju. Secara goegrafis terletak 5o 17’24,02” LS dan 119o 36’ – 119o 34’46,75” BT, dengan panjang sungai 40 kilometer. Curah hujan yang tinggi dan kurangnya daerah resapan air karena lahan yang dikonversi dari hutan ke non hutan pada Sub DAS Jenelata menyebabkan tidak normalnya siklus hidrologi. Hal ini menyebabkan air cepat sampai ke sungai dan sedimentasi meningkat akibat dari besarnya aliran permukaan dan erosi pada Sub DAS Jenelata. Untuk mengkaji permasalahan Sedimentasi dan erosi tersebut penulis melakukan kajian Laju Sedimentasi Dan Erosi Pada Sub DAS Jenelata. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisa Hidrologi yang mencakup Analisa Frekuensi Curah Hujan dengan metode distribusi Gumbel,Normal,Log Normal dan Log Pearson III serta Analisa Sedimentasi dan Erosi menggunakan Metode USLE dengan Erosivitas Hujan =  223.32, Erodibilitas Tanah =  0.120, Panjang dan Kemiringan lereng rata-rata =  29.97 Konservasi Tanah dan Pengelolaan Tanaman = 0.013, Laju Erosi Potensial rata-rata = 22.18975.64 ton/th, Laju Erosi Aktual = 375.016.87, Laju Sedimentasi Potensial = 1.93 mm/th/Km2.
Title: Kajian Erosi dan Sedimentasi Pada Sub Das Jenelata Kabupaten Gowa
Description:
Sungai Jenelata merupakan salah satu anak sungai Jeneberang yang berada di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan.
Sungai ini berada diwilayah Desa Moncongloe Kecamatan Manuju.
Secara goegrafis terletak 5o 17’24,02” LS dan 119o 36’ – 119o 34’46,75” BT, dengan panjang sungai 40 kilometer.
Curah hujan yang tinggi dan kurangnya daerah resapan air karena lahan yang dikonversi dari hutan ke non hutan pada Sub DAS Jenelata menyebabkan tidak normalnya siklus hidrologi.
Hal ini menyebabkan air cepat sampai ke sungai dan sedimentasi meningkat akibat dari besarnya aliran permukaan dan erosi pada Sub DAS Jenelata.
Untuk mengkaji permasalahan Sedimentasi dan erosi tersebut penulis melakukan kajian Laju Sedimentasi Dan Erosi Pada Sub DAS Jenelata.
Metode penelitian yang digunakan adalah Analisa Hidrologi yang mencakup Analisa Frekuensi Curah Hujan dengan metode distribusi Gumbel,Normal,Log Normal dan Log Pearson III serta Analisa Sedimentasi dan Erosi menggunakan Metode USLE dengan Erosivitas Hujan =  223.
32, Erodibilitas Tanah =  0.
120, Panjang dan Kemiringan lereng rata-rata =  29.
97 Konservasi Tanah dan Pengelolaan Tanaman = 0.
013, Laju Erosi Potensial rata-rata = 22.
18975.
64 ton/th, Laju Erosi Aktual = 375.
016.
87, Laju Sedimentasi Potensial = 1.
93 mm/th/Km2.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Prediksi Tingkat Bahaya Erosi di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar
Prediksi Tingkat Bahaya Erosi di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya erosi di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian menggunakan metode survei yang didasark...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Pemodelan Spasial Erosi Kualitatif Berbasis Raster Studi Kasus di DAS Serang, Kabupaten Kulonprogo
Pemodelan Spasial Erosi Kualitatif Berbasis Raster Studi Kasus di DAS Serang, Kabupaten Kulonprogo
Erosi merupakan salah satu fenomena alam yang banyak dikaji karena melibatkan banyak faktor yaitu vegetasi, tanah, iklim, topografi dan manusia.  Kompleksitas faktor-faktor yang me...
PERHITUNGAN TINGKAT EROSI KUALITATIF DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU
PERHITUNGAN TINGKAT EROSI KUALITATIF DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU
<p>Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN.BTS) memiliki luas 50.273,3 ha dikelilingi 4 kabupaten di Jawa Timur : Probolinggo, Lumajang, Malang, dan Pasuruan yang merupakan d...
PROSES SEDIMENTASI DAN EROSI PENGARUHNYA TERHADAP PELABUHAN, SEPANJANG PANTAI BAGIAN BARAT DAN BAGIAN TIMUR, SELAT BALI
PROSES SEDIMENTASI DAN EROSI PENGARUHNYA TERHADAP PELABUHAN, SEPANJANG PANTAI BAGIAN BARAT DAN BAGIAN TIMUR, SELAT BALI
Pemetaan karakteristik pantai merupakan kegiatan awal untuk mengetahui daerah potensi erosi dan sedimentasi di pesisir barat dan timur Selat Bali. Faktor-faktor yang berperan dalam...

Back to Top