Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMAHAMAN MASYARAKAT GOWA TENTANG NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM YANG TERINTEGRASI DALAM SARAK SEBAGAI UNSUR PANGNGADAKKANG DI KABUPATEN GOWA

View through CrossRef
The values of Islamic education are integrated in Sarak as a Pangngadakkang element for the community of Gowa. This research aims to describe the public understanding of Gowa about Islamic blowing values integrated in Sarak as a pangngadakkang element, and further listen to the level of its application in Gowa Regency. The research methodology used in research is a type of qualitative study, a method of approach based on theories of Islamic education approaches and other areas of science that support such as normative theological approaches, Psychological and sociological and historical approaches that include an interdisciplinary approach, whose data refers to field research and is supported by the library research. Data obtained, directly from the research site by means of meeting the informant. The data collection procedures are through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Processing and analyzing their data qualitatively. The results of this study concluded that the values of Islamic education in Sarak as an element in the community of Gowa in the form of ethical rules, customs, social conventions that govern the order of society based on Islam. These values partially filter the indigenous peoples and on the other hand rather enrich the customs in various aspects of Islamic education values such as spiritual, intellectual, moral, social and ritual values. The values are also reflected in the tradition of Kasiratangngang (in conformity) in the election of the match, the custom of the marriage event, for the people of Gowa.  The implications of Islamic education values integrated in Sarak as a form of pangngadakkang for the community of Gowa, can be seen in the increasing faith of the community, the implementation of good worship, and the establishment of noble morality.   Abstrak Nilai-nilai pendidikan Islam yang terintegrasi dalam sarak sebagai unsur pangngadakkang bagi masyarakat Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman masyarakat Gowa tentang Nilai-nilai penidikan Islam yang terintegrasi dalam sarak sebagai unsur pangngadakkang,serta menyimak lebih lanjut pada tataran penerapannya di Kabupaten gowa. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian kualitatif, metode pendekatan yang berdasar pada teori-teori pendekatan ilmu kependidikan Islam dan bidang ilmu lain yang mendukung seperti pendekatan teologis normatif, pendekatan psikologis dan sosiologis dan historis sehingga tercakup pula di dalamnya pendekatan antardisipliner, yang datanya merujuk pada field research dan ditnunjang library research. Data yang diperoleh, langsung dari lokasi penelitian dengan cara menemui informan. Adapun prosedur pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Pengolahan dan analisis datanya secara kualitatif. Hasil penelitian ini  disimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam dalam  sarak sebagai unsur  pangngadakkang di kalangan masyarakat Gowa berupa aturan-aturan etika, adat istiadat, kaidah-kaidah sosial yang mengatur tata tertib masyarakat berdasarkan Islam. Nilai-nilai tersebut sebagian memfilter adat masyarakat dan di sisi lain justru lebih memperkaya adat istiadat dalam berbagai aspek tata nilai pendidikan Islam seperti nilai spiritual, intelektual, moral, sosial dan ritual. Nilai-nilai itu tercermin pula dalam tradisi kasiratangngang  (kesepadanan) dalam pemilihan jodoh, adat acara perkawinan, bagi masyarakat Gowa.  Implikasi nilai-nilai pendidikan Islam yang terintegrasi dalam sarak sebagai unsur pangngadakkang bagi masyarakat Gowa, dapat dilihat pada semakin meningkatnya keimanan masyarakat, pelaksanaan ibadah secara baik, dan pembentukan akhlak mulia. Kata kunci: Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Terintegrasi, Sarak, Pangngadakkang
Title: PEMAHAMAN MASYARAKAT GOWA TENTANG NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM YANG TERINTEGRASI DALAM SARAK SEBAGAI UNSUR PANGNGADAKKANG DI KABUPATEN GOWA
Description:
The values of Islamic education are integrated in Sarak as a Pangngadakkang element for the community of Gowa.
This research aims to describe the public understanding of Gowa about Islamic blowing values integrated in Sarak as a pangngadakkang element, and further listen to the level of its application in Gowa Regency.
The research methodology used in research is a type of qualitative study, a method of approach based on theories of Islamic education approaches and other areas of science that support such as normative theological approaches, Psychological and sociological and historical approaches that include an interdisciplinary approach, whose data refers to field research and is supported by the library research.
Data obtained, directly from the research site by means of meeting the informant.
The data collection procedures are through observation, interviews, questionnaires, and documentation.
Processing and analyzing their data qualitatively.
The results of this study concluded that the values of Islamic education in Sarak as an element in the community of Gowa in the form of ethical rules, customs, social conventions that govern the order of society based on Islam.
These values partially filter the indigenous peoples and on the other hand rather enrich the customs in various aspects of Islamic education values such as spiritual, intellectual, moral, social and ritual values.
The values are also reflected in the tradition of Kasiratangngang (in conformity) in the election of the match, the custom of the marriage event, for the people of Gowa.
  The implications of Islamic education values integrated in Sarak as a form of pangngadakkang for the community of Gowa, can be seen in the increasing faith of the community, the implementation of good worship, and the establishment of noble morality.
  Abstrak Nilai-nilai pendidikan Islam yang terintegrasi dalam sarak sebagai unsur pangngadakkang bagi masyarakat Gowa.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman masyarakat Gowa tentang Nilai-nilai penidikan Islam yang terintegrasi dalam sarak sebagai unsur pangngadakkang,serta menyimak lebih lanjut pada tataran penerapannya di Kabupaten gowa.
Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian kualitatif, metode pendekatan yang berdasar pada teori-teori pendekatan ilmu kependidikan Islam dan bidang ilmu lain yang mendukung seperti pendekatan teologis normatif, pendekatan psikologis dan sosiologis dan historis sehingga tercakup pula di dalamnya pendekatan antardisipliner, yang datanya merujuk pada field research dan ditnunjang library research.
Data yang diperoleh, langsung dari lokasi penelitian dengan cara menemui informan.
Adapun prosedur pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi.
Pengolahan dan analisis datanya secara kualitatif.
Hasil penelitian ini  disimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam dalam  sarak sebagai unsur  pangngadakkang di kalangan masyarakat Gowa berupa aturan-aturan etika, adat istiadat, kaidah-kaidah sosial yang mengatur tata tertib masyarakat berdasarkan Islam.
Nilai-nilai tersebut sebagian memfilter adat masyarakat dan di sisi lain justru lebih memperkaya adat istiadat dalam berbagai aspek tata nilai pendidikan Islam seperti nilai spiritual, intelektual, moral, sosial dan ritual.
Nilai-nilai itu tercermin pula dalam tradisi kasiratangngang  (kesepadanan) dalam pemilihan jodoh, adat acara perkawinan, bagi masyarakat Gowa.
  Implikasi nilai-nilai pendidikan Islam yang terintegrasi dalam sarak sebagai unsur pangngadakkang bagi masyarakat Gowa, dapat dilihat pada semakin meningkatnya keimanan masyarakat, pelaksanaan ibadah secara baik, dan pembentukan akhlak mulia.
Kata kunci: Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Terintegrasi, Sarak, Pangngadakkang.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Review of Islamic Law on the Erang-Erang Marriage Tradition in Sailong Hamlet, Sunggumanai Village, Pattallassang District, Gowa Regency
Review of Islamic Law on the Erang-Erang Marriage Tradition in Sailong Hamlet, Sunggumanai Village, Pattallassang District, Gowa Regency
This study examines the application of Islamic law to the Erang-erang marriage tradition in Sailong Hamlet, Sunggumanai Village, Pattallassang District, Gowa Regency. The following...
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP NAUNG RIERE
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP NAUNG RIERE
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mendeskripsikan proses adat Naung Riere di Desa Balassuka Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa. (2) Untuk mengetahui bentuk motiv...
Upaya Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Banjari Ranting IPNU IPPNU Gresik
Upaya Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Banjari Ranting IPNU IPPNU Gresik
Urgensi Pendidikan Agama Islam pada generasi muda (remaja) ialah untuk merealisasikan cita-cita yang mulia yakni masyarakat Islam yang selaras dengan perintah Allah SWT sebagai upa...
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
Mengacu pada daftar yang dilansir http://www.mbctimes.com/, 20 negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik pada tahun 2015/2016 adalah: 1) Korea Selatan; 2) Jepang; 3) Singapura...

Back to Top