Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

POLA PATOGEN DAN ANTIBIOGRAM DI RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR

View through CrossRef
ABSTRAK Infeksi bakteri di lingkungan rumah sakit masih menjadi permasalahan  yang signifikan, di mana pola distribusi dan resistensi bakteri mempengaruhi pengelolaan terapi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi patogen dan antibiogram (pola resistensi antibiotik)  pada pasien rawat inap, rawat jalan, dan ICU di RS Ibnu Sina Makassar  periode Januari–Juni 2024. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan 246 data hasil kultur positif dari berbagai spesimen klinis (sputum, darah, pus, bilas bronkus, urine, jaringan, dan cairan pleura) dianalisis menggunakan software WHONET 2024 versi 5.6 Hasil menunjukkan sputum sebagai spesimen  terbanyak (43,1%), diikuti darah (29,3%) dan pus (20,3%). Terdapat perbedaan pola patogen di setiap lokasi penelitian. Untuk isolat gram positif, Staphylococcus sp. mendominasi rawat inap (92%) dan ICU(75%) Patogen utama isolat gram negatif di rawat inap adalah  Klebsiella sp. (25%), Salmonella sp (30%) di ICU dan Escherichia coli (50%) di rawat jalan. Antibiogram mengungkap resistensi tinggi terhadap antibiotik beta-laktam pada patogen Gram-positif dan negatif, dengan sensitivitas relatif tinggi terhadap Gentamicin, Levofloxacin, dan Erythromycin. Pola patogen dan antibiogram yang bervariasi antara unit rawat inap, rawat jalan, dan ICU, menekankan pentingnya pemantauan pola resistensi bakteri untuk mencegah penyebaran infeksi dan mendukung pengobatan yang lebih efektif. KATA KUNCI: POLA PATOGEN, ANTIBIOGRAM, ANTIBIOTIK, RESISTENSI, RUMAH SAKIT ABSTRACT Bacterial infections in hospital environments remain a significant concern, as the distribution and resistance patterns of bacteria critically impact the management of antibiotic therapy. This study aimed to analyze the distribution of pathogens and the antibiogram (antibiotic resistance patterns) among inpatients, outpatients, and ICU patients at Ibnu Sina Hospital, Makassar, during the period of January–June 2024. This descriptive study employed a cross-sectional design, utilizing 246 positive culture results from various clinical specimens (sputum, blood, pus, bronchial lavage, urine, tissue, and pleural fluid), which were analyzed using WHONET 2024 software version 5.6. The results revealed that sputum was the most frequently collected specimen (43.1%), followed by blood (29.3%) and pus (20.3%). Distinct pathogen patterns were observed across different hospital units. Among Gram-positive isolates, Staphylococcus spp. dominated in inpatients (92%) and ICU patients (75%). For Gram-negative isolates, Klebsiella spp. (25%) were predominant in inpatients, Salmonella spp. (30%) in ICU patients, and Escherichia coli (50%) in outpatients. The antibiogram revealed a high resistance to beta-lactam antibiotics among both Gram-positive and Gram-negative pathogens, while relatively high sensitivity was observed to Gentamicin, Levofloxacin, and Erythromycin. The varying pathogen distribution and resistance patterns across inpatient, outpatient, and ICU units emphasize the critical need for continuous monitoring of bacterial resistance to prevent infection spread and support more effective treatment strategies. KEYWORDS: PATHOGEN PATTERNS, ANTIBIOGRAM, ANTIBIOTICS, RESISTANCE, HOSPITAL
Title: POLA PATOGEN DAN ANTIBIOGRAM DI RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR
Description:
ABSTRAK Infeksi bakteri di lingkungan rumah sakit masih menjadi permasalahan  yang signifikan, di mana pola distribusi dan resistensi bakteri mempengaruhi pengelolaan terapi antibiotik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi patogen dan antibiogram (pola resistensi antibiotik)  pada pasien rawat inap, rawat jalan, dan ICU di RS Ibnu Sina Makassar  periode Januari–Juni 2024.
Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan 246 data hasil kultur positif dari berbagai spesimen klinis (sputum, darah, pus, bilas bronkus, urine, jaringan, dan cairan pleura) dianalisis menggunakan software WHONET 2024 versi 5.
6 Hasil menunjukkan sputum sebagai spesimen  terbanyak (43,1%), diikuti darah (29,3%) dan pus (20,3%).
Terdapat perbedaan pola patogen di setiap lokasi penelitian.
Untuk isolat gram positif, Staphylococcus sp.
mendominasi rawat inap (92%) dan ICU(75%) Patogen utama isolat gram negatif di rawat inap adalah  Klebsiella sp.
(25%), Salmonella sp (30%) di ICU dan Escherichia coli (50%) di rawat jalan.
Antibiogram mengungkap resistensi tinggi terhadap antibiotik beta-laktam pada patogen Gram-positif dan negatif, dengan sensitivitas relatif tinggi terhadap Gentamicin, Levofloxacin, dan Erythromycin.
Pola patogen dan antibiogram yang bervariasi antara unit rawat inap, rawat jalan, dan ICU, menekankan pentingnya pemantauan pola resistensi bakteri untuk mencegah penyebaran infeksi dan mendukung pengobatan yang lebih efektif.
KATA KUNCI: POLA PATOGEN, ANTIBIOGRAM, ANTIBIOTIK, RESISTENSI, RUMAH SAKIT ABSTRACT Bacterial infections in hospital environments remain a significant concern, as the distribution and resistance patterns of bacteria critically impact the management of antibiotic therapy.
This study aimed to analyze the distribution of pathogens and the antibiogram (antibiotic resistance patterns) among inpatients, outpatients, and ICU patients at Ibnu Sina Hospital, Makassar, during the period of January–June 2024.
This descriptive study employed a cross-sectional design, utilizing 246 positive culture results from various clinical specimens (sputum, blood, pus, bronchial lavage, urine, tissue, and pleural fluid), which were analyzed using WHONET 2024 software version 5.
6.
The results revealed that sputum was the most frequently collected specimen (43.
1%), followed by blood (29.
3%) and pus (20.
3%).
Distinct pathogen patterns were observed across different hospital units.
Among Gram-positive isolates, Staphylococcus spp.
dominated in inpatients (92%) and ICU patients (75%).
For Gram-negative isolates, Klebsiella spp.
(25%) were predominant in inpatients, Salmonella spp.
(30%) in ICU patients, and Escherichia coli (50%) in outpatients.
The antibiogram revealed a high resistance to beta-lactam antibiotics among both Gram-positive and Gram-negative pathogens, while relatively high sensitivity was observed to Gentamicin, Levofloxacin, and Erythromycin.
The varying pathogen distribution and resistance patterns across inpatient, outpatient, and ICU units emphasize the critical need for continuous monitoring of bacterial resistance to prevent infection spread and support more effective treatment strategies.
KEYWORDS: PATHOGEN PATTERNS, ANTIBIOGRAM, ANTIBIOTICS, RESISTANCE, HOSPITAL.

Related Results

ANALISA SIMRS DI RSI PURWOKERTO
ANALISA SIMRS DI RSI PURWOKERTO
RSI Purwokerto yang terletak di daerah barat Purwokerto merupakan rumah sakit rujukan swasta yang memfasilitasi pasien-pasien secara umum ataupun BPJS dan asuransi umum lainnya . S...
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PEMBIAYAAN DAN ARUS KAS DI PELAYANAN RUMAH SAKIT (STUDI LITERATUR)
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PEMBIAYAAN DAN ARUS KAS DI PELAYANAN RUMAH SAKIT (STUDI LITERATUR)
Latar Belakang : COVID-19 merupakan tantangan bagi rumah sakit untuk mengaktifkan kembali prosedurkebencanaan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan utama dalam menangani pasien COV...
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Bauran pemasaran merupakan strategi mencampur kegiatan-kegiatan marketing yang meliputi product, price, place, dan promotion, agar dicari kombinasi maksimal sehingga mendatangkan h...
Peran Komunikasi dan Struktur Birokrasi dalam Implementasi Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar
Peran Komunikasi dan Struktur Birokrasi dalam Implementasi Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar
Abstrak Latar belakang : pentingnya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia yang mencakup aspek fisik, mental, dan sosial. Hal ini didukung oleh Jaminan Kesehatan Nasion...
Antimicrobial Resistance and Its Control Policy Implementation in Hospital in Indonesia
Antimicrobial Resistance and Its Control Policy Implementation in Hospital in Indonesia
Abstract Antimicrobial Resistance (AMR) is a serious issue because it may reduce treatment effectiveness, increase infection transmission and health care costs. This article ...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Produktivitas Kerja Perawat Ruang Inap di Rumah Sakit Ibnu YW-UMI Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Produktivitas Kerja Perawat Ruang Inap di Rumah Sakit Ibnu YW-UMI Makassar
Untuk melakukan peningkatan mutu pelayanannya, salah satu faktor yang paling penting diperhatikan oleh pihak Rumah Sakit adalah SDM. Pentingnya produktivitas kerja bagi perawat ada...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...

Back to Top