Javascript must be enabled to continue!
Sinema Edukasi Meningkatkan Sopan Santun Siswa Di SMP Negri 48 Surabaya
View through CrossRef
Penelitian ini memanfaatkan sinema edukasi untuk meningkatkan perilaku sopan santun siswa di SMP Negeri 48 Surabaya. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya perilaku sopan santun, seperti tidak menyapa guru, tidak fokus saat pelajaran, berbicara dengan nada kurang hormat, tidak mematuhi instruksi, dan tidak menyapa bertemu guru. Mengingat pentingnya perilaku sopan santun dalam interaksi sosial, perilaku yang kurang tersebut dapat menciptakan lingkungan sekolah yang tidak kondusif dan merugikan. Sopan santun adalah elemen penting dalam komunikasi dan interaksi, sehingga kekurangannya dapat menjadi penghambat dalam hubungan sosial. Guru bimbingan konseling (BK) bertugas dalam memperbaiki perilaku ini, salah satunya dengan menggunakan teknik sinema edukasi. Penelitian ini dilakukan melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus , siswa yang memiliki perilaku sopan santun rendah dan kelompok control.Hasil penelitian menunjukan peningkatan perilaku sopan santun siswa di tunjukan pada hasil pertama dengan rata-rata sebesar 110,775 dan hasil kedua menunjukkan rata-rata sebesar 120,575 dengan ini terjadi peningkatan perilaku sopan santun siswa bahwa teknik sinema edukasi dapat digunakan untuk meningkatan perilaku sopan santun.
CV. Aksara Global Akademia
Title: Sinema Edukasi Meningkatkan Sopan Santun Siswa Di SMP Negri 48 Surabaya
Description:
Penelitian ini memanfaatkan sinema edukasi untuk meningkatkan perilaku sopan santun siswa di SMP Negeri 48 Surabaya.
Masalah yang dihadapi adalah kurangnya perilaku sopan santun, seperti tidak menyapa guru, tidak fokus saat pelajaran, berbicara dengan nada kurang hormat, tidak mematuhi instruksi, dan tidak menyapa bertemu guru.
Mengingat pentingnya perilaku sopan santun dalam interaksi sosial, perilaku yang kurang tersebut dapat menciptakan lingkungan sekolah yang tidak kondusif dan merugikan.
Sopan santun adalah elemen penting dalam komunikasi dan interaksi, sehingga kekurangannya dapat menjadi penghambat dalam hubungan sosial.
Guru bimbingan konseling (BK) bertugas dalam memperbaiki perilaku ini, salah satunya dengan menggunakan teknik sinema edukasi.
Penelitian ini dilakukan melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus , siswa yang memiliki perilaku sopan santun rendah dan kelompok control.
Hasil penelitian menunjukan peningkatan perilaku sopan santun siswa di tunjukan pada hasil pertama dengan rata-rata sebesar 110,775 dan hasil kedua menunjukkan rata-rata sebesar 120,575 dengan ini terjadi peningkatan perilaku sopan santun siswa bahwa teknik sinema edukasi dapat digunakan untuk meningkatan perilaku sopan santun.
Related Results
YENİ SİNEMA TARİHİ ARAŞTIRMALARI ÇERÇEVESİNDE ORDU İLİNİN SİNEMA TARİHİ ÜZERİNE BİR SÖZLÜ TARİH ÇALIŞMASI (1912-1960): KENT, MAHALLE VE SİNEMA
YENİ SİNEMA TARİHİ ARAŞTIRMALARI ÇERÇEVESİNDE ORDU İLİNİN SİNEMA TARİHİ ÜZERİNE BİR SÖZLÜ TARİH ÇALIŞMASI (1912-1960): KENT, MAHALLE VE SİNEMA
Türkiye’de sinema tarihinin kaynaklarını, büyük oranda dergiler, gazeteler ve İstanbul oluşturmaktadır. Filmlerle ilgili eleştiri yazılarını ve film gösterimlerine ilişkin haberler...
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA SOPAN SANTUN ANAK SEKOLAH DASAR KELAS V SDN SINDANGGALIH
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA SOPAN SANTUN ANAK SEKOLAH DASAR KELAS V SDN SINDANGGALIH
Abstrak Penelitian tentang faktor penyebab kurangnya sopan santun di kalangan anak sekolah dasar sangat penting di era digital dan perubahan sosial yang cepat. Pemahaman tentang fa...
Pengaruh Etika Jawa Terhadap Perilaku Sopan Santun Siswa Kelas VIII MTs Nurul Ilmi Bategede Jepara Tahun Pelajaran 2018/2019 Dilihat dari Perspektif Religiusitas
Pengaruh Etika Jawa Terhadap Perilaku Sopan Santun Siswa Kelas VIII MTs Nurul Ilmi Bategede Jepara Tahun Pelajaran 2018/2019 Dilihat dari Perspektif Religiusitas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pengaruh etika Jawa terhadap perilaku sopan santun siswa kelas VIII MTs Nurul Ilmi. 2) Pengaruh etika Jawa terhadap religiusitas siswa ...
PERAN GURU DALAM MENANAM KARAKTER SOPAN SANTUN PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS III SEKOLAH DASAR
PERAN GURU DALAM MENANAM KARAKTER SOPAN SANTUN PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS III SEKOLAH DASAR
Tujuan penelitian ini mendiskripsikan tentang bagaimana peran guru dalam menanamkan Karakter Sopan Santun pada mata pelajaran PPKN Siswa Kelas III Sekolah Dasar Negeri 04 Ulak Mu...
Meningkatkan Perilaku Sopan Santun Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama
Meningkatkan Perilaku Sopan Santun Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama
Tujuan penelitian ini adalah; 1.Mendeskripsikan upaya meningkatkan perilaku sopan santun melalui layanan bimbingan kelompok dengan Teknik sosiodrama pada remaja di Ds. Wonoketingal...
Penerapan sikap sopan santun kepada siswa di mda al-idris
Penerapan sikap sopan santun kepada siswa di mda al-idris
Sebagai lembaga yang mengajarkan mengenai pendidikan islam tentunya, MDA AL-IDRIS ini juga sangat menjungjung tinggi nilai sopan santun. Sikap sopan santun itu sendiri merupakan u...
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
Menerapkan budaya sopan santun di tengah keluarga Untuk meningkatkan nilai pendidikan karakter
Menerapkan budaya sopan santun di tengah keluarga Untuk meningkatkan nilai pendidikan karakter
Pada Negara Indonesia budaya yang digunakan adalah budaya yang lebih mengarah pada kebudayaan timur dimana budaya ini masih melekat sekali tentang adat sopan santun. Melalui itu bu...

