Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah

View through CrossRef
Fitrah manusia terlahir dengan membawa ke-Islaman dan ketauhidan, serta potensi-potensi sebagai makhluk ciptaan Allah. Potensi dasar yang dimiliki anak ini,menjadikan bimbingan dan pendidikan yang diberikan kepada anak yang seharusnya bermuara pada pembentukan aqidah dasar dan pengembangan potensi yang dimiliki.Perhatian terhadap pendidikan anak sejak ber-abad silam sudah dilakukan para ahli dan ulama, setidaknya dari sudut pandang perkembangan anak, agar anak tumbuh menjadi manusia dewasa yang baik, mampu mengurus diri sendiri, tidak bergantung atau menimbulkan masalah pada orang lain. Ibn Qayyim Al-Jauzyyah sebagai ulama besar mempunyai pandangan-pandangan yang brilian tentang pentingnya masa awal perkembangan anak. Dari latar belakang pemikiran di atas, sungguh jelas bahwa pendidikan anak sangat penting dikaji dan diteliti untuk kemudian dicarikan format dan rumusannya baik dari sudut pandang falsafahnya maupun kurikulum yang ditetapkannya terutama yang muaranya dari ajaran yang bersumber dari al-Qur'an dan hadist. pandangan-pandangan brilian dari Ibn Qayyim Al-Jauzyyah adalah salah satu hazanah yang perlu dan menarik untuk diteliti, baik dari sisi Ibn Qayyim sendiri sebagai sosok ulama yang reformis ataupun dari sisi pemikirannya yang khusus mengenai pendidikan anak. Fokus penelitian ini ditekankan pada bagaimana pemikiran Ibn Qayyim Al-Jauzy tentang pendidikan anak dan relevansinya dengan pendidikan zaman sekarang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research).Seluruh data penelitian pada literatur yang berkaitan dengan objek penelitian dalam hal ini adalah pemikiran Ibn Qayyim Al-Jauzyyah tentang pendidikan anak. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi documenter terhadap hal yang berkaitan dengan pendidikan anak dalam perspektif Ibn Qayyim Al-Jauzyah. metode analisa data yang digunakan adalah deskriptif-analitik. Metode deskriptif adalah satu laporan mengenai gejala yang telah diamati tanpa berusaha memberi keterangan pengertian, tanpa mengidentifikasi kaitan sebab-musababnya atau tanpa kondisi yang mendahului. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Biografi Ibn Qayyim Al-Jauziy terdiri dari: Setting Sosial Masa Hidupnya,Riwayat Pendidikannya,Karya-Karya dan Karakteristiknya (2) Eksistensi Manusia Menurut Ibn Qayyim adalah manusia secara utuh, sempurna dan menyeluruh. Manusia dalam pandangannya adalah perpaduan antara ruh, akal dan jasad (3) Konsep Pendidikan Anak Ibn Qayyim Al-Jauzyyah mengemukakan konsep pendidikan anak yang muaranya diatur oleh tuntunan al-Qur'an dan Sunnah. Ibn Qayyim juga menyoroti pentingnya melihat proses perkembangan anak dari waktu ke waktu.
Title: Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Description:
Fitrah manusia terlahir dengan membawa ke-Islaman dan ketauhidan, serta potensi-potensi sebagai makhluk ciptaan Allah.
Potensi dasar yang dimiliki anak ini,menjadikan bimbingan dan pendidikan yang diberikan kepada anak yang seharusnya bermuara pada pembentukan aqidah dasar dan pengembangan potensi yang dimiliki.
Perhatian terhadap pendidikan anak sejak ber-abad silam sudah dilakukan para ahli dan ulama, setidaknya dari sudut pandang perkembangan anak, agar anak tumbuh menjadi manusia dewasa yang baik, mampu mengurus diri sendiri, tidak bergantung atau menimbulkan masalah pada orang lain.
Ibn Qayyim Al-Jauzyyah sebagai ulama besar mempunyai pandangan-pandangan yang brilian tentang pentingnya masa awal perkembangan anak.
Dari latar belakang pemikiran di atas, sungguh jelas bahwa pendidikan anak sangat penting dikaji dan diteliti untuk kemudian dicarikan format dan rumusannya baik dari sudut pandang falsafahnya maupun kurikulum yang ditetapkannya terutama yang muaranya dari ajaran yang bersumber dari al-Qur'an dan hadist.
pandangan-pandangan brilian dari Ibn Qayyim Al-Jauzyyah adalah salah satu hazanah yang perlu dan menarik untuk diteliti, baik dari sisi Ibn Qayyim sendiri sebagai sosok ulama yang reformis ataupun dari sisi pemikirannya yang khusus mengenai pendidikan anak.
Fokus penelitian ini ditekankan pada bagaimana pemikiran Ibn Qayyim Al-Jauzy tentang pendidikan anak dan relevansinya dengan pendidikan zaman sekarang.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research).
Seluruh data penelitian pada literatur yang berkaitan dengan objek penelitian dalam hal ini adalah pemikiran Ibn Qayyim Al-Jauzyyah tentang pendidikan anak.
Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi documenter terhadap hal yang berkaitan dengan pendidikan anak dalam perspektif Ibn Qayyim Al-Jauzyah.
metode analisa data yang digunakan adalah deskriptif-analitik.
Metode deskriptif adalah satu laporan mengenai gejala yang telah diamati tanpa berusaha memberi keterangan pengertian, tanpa mengidentifikasi kaitan sebab-musababnya atau tanpa kondisi yang mendahului.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Biografi Ibn Qayyim Al-Jauziy terdiri dari: Setting Sosial Masa Hidupnya,Riwayat Pendidikannya,Karya-Karya dan Karakteristiknya (2) Eksistensi Manusia Menurut Ibn Qayyim adalah manusia secara utuh, sempurna dan menyeluruh.
Manusia dalam pandangannya adalah perpaduan antara ruh, akal dan jasad (3) Konsep Pendidikan Anak Ibn Qayyim Al-Jauzyyah mengemukakan konsep pendidikan anak yang muaranya diatur oleh tuntunan al-Qur'an dan Sunnah.
Ibn Qayyim juga menyoroti pentingnya melihat proses perkembangan anak dari waktu ke waktu.

Related Results

METODE PENAFSIRAN IBNU AL-QAYYIM AL-JAUZIYYAH
METODE PENAFSIRAN IBNU AL-QAYYIM AL-JAUZIYYAH
Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyyah merupakan salah seorang ulama abad ke-7 yang dikenal memiliki kemampuan berbagai ilmu dan tumbuh menjadi ulama yang produktif. Salah satunya adalah hasi...
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...
Tuhfah Al Mawdud bi Ahkam al Mawlud: Seni Mendidik Anak ala Ibn Qayyim al Jauziyah
Tuhfah Al Mawdud bi Ahkam al Mawlud: Seni Mendidik Anak ala Ibn Qayyim al Jauziyah
“Seni mendidik anak”, sebagai sebuah istilah, mewakili urgensi pendidikan di lingkungan keluarga yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak. Terbukti bahwa dalam lingkungan keluar...
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
Perlindungan anak terhadap anak yang bermasalah dengan hukum, sebagai bagian utama peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia, karena anak adalah kelompok strategis berkelanjutan...
Anak-Anak Imam Eli (I Samuel 2-3) Dan Refleksinya Bagi Anak-Anak Hamba Tuhan
Anak-Anak Imam Eli (I Samuel 2-3) Dan Refleksinya Bagi Anak-Anak Hamba Tuhan
Pengalaman anak-anak Imam Eli bisa jadi dialami oleh anak-anak hamba Tuhan. Anak-anak hamba Tuhan memiliki pergumulan khusus, yang bisa berimbas negatif tapi juga bisa berimbas pos...
Konsep tarbiyatul Aulad Fi Al-Islam Abdullah Nashih Ulwan Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Untuk “Kidz Jaman Now”
Konsep tarbiyatul Aulad Fi Al-Islam Abdullah Nashih Ulwan Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Untuk “Kidz Jaman Now”
“Insan kamil” merupakan tujuan pendidikan Islam tertinggi, untuk menuju tujuan tersebut harusnya dipersiapkan secara matang sedini mungkin. Mengingat perubahan kehidupan manusia ya...
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (Studi Kasus di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar, Jakarta Timur)
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (Studi Kasus di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar, Jakarta Timur)
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (Studi Kasus di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar, Jakarta Timur)                                                                                      ...

Back to Top