Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perbandingan Destruksi Septum Alveolar Pasca Paparan Rokok Tembakau dan Rokok Elektrik

View through CrossRef
Abstract. Cigarettes are divided into two types, tobacco cigarettes and electronic cigarettes. Tobacco cigarettes are cylindrical products that consumed by inhaling smoke. Electronic cigarettes using a battery, and the vapor enters the lungs. This research is a True Experimental using Post Test Control Group Design. Population of male Swiss Webster strain mice, with 27 mice for sample. This study uses indicator of lung damage, specifically destruction of alveolar septa. The analysis of parameters used Spearman Rank Analysis. The method of qualitative data collection involved the descriptive interpretation of histopathological preparations, scoring parameters from three groups: the control group (K), the second group (K2) exposed to 6 cigarettes with 2 mg of nicotine/cigarette, and the third group (K3) exposed to 1 ml with 12 mg/ml of nicotine from electronic cigarette. The results found lung damage with indicators of alveolar septum destruction compared to the control group. The results of the non-parametric Rank Spearman test analysis have significant value, indicating that the statistical test results show that mice without exposure, mice exposed to tobacco smoke, and mice exposed to electronic cigarettes experience differences in damage. The conclusion of this study on histopathological showed differences in damage to the destruction of alveolar septa. Abstrak. Rokok terbagi menjadi dua jenis, rokok tembakau dan rokok elektrik. Rokok tembakau adalah hasil produksi berbentuk silinder yang dikonsumsi untuk dihirup asapnya. Rokok elektrik menguapkan cairan menggunakan baterai dan uapnya masuk ke paru-paru pemakai. Penelitian ini merupakan True Experimental menggunakan Post Test Control Group Design. Populasi penelitian adalah mencit jantan galur Swiss Webster dan diambil sampel sebayak 27 ekor. Penelitian ini menggunakan indikator kerusakan paru destruksi septum alveolar. Analisis parameter tersebut menggunakan Analisis Rank Spearman. Metode pengumpulan data kualitatif dengan intepretasi preparat histopatologi secara deskriptif hasil skoring parameter kerusakan paru dari tiga kelompok yaitu kelompok kontrol (K), kelompok perlakuan dua (K2) dipapar 6 batang rokok dengan 2 mg nikotin/batang, dan kelompok perlakuan tiga (K3) diapapar 1 ml dengan 12mg/ml nikotin larutan rokok elektik. Hasil dari penelitian ditemukan kerusakan jaringan paru dengan indikator destruksi septum alveolar dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil analisis non parametric test Rank Spearman memiliki nilai signifikasi yang berarti hasil uji statistik menggambarkan bahwa mencit tanpa paparan, mencit dengan pemberian asap rokok tembakau dan elektrik mengalami perbedaan kerusakan. Kesimpulan penelitian ini pada preparat histopatologi paru-paru mencit yang tidak dipapar, dipapar rokok tembakau dan rokok elektrik terjadi perbedaan kerusakan pada destruksi septum alveolar.
Title: Perbandingan Destruksi Septum Alveolar Pasca Paparan Rokok Tembakau dan Rokok Elektrik
Description:
Abstract.
Cigarettes are divided into two types, tobacco cigarettes and electronic cigarettes.
Tobacco cigarettes are cylindrical products that consumed by inhaling smoke.
Electronic cigarettes using a battery, and the vapor enters the lungs.
This research is a True Experimental using Post Test Control Group Design.
Population of male Swiss Webster strain mice, with 27 mice for sample.
This study uses indicator of lung damage, specifically destruction of alveolar septa.
The analysis of parameters used Spearman Rank Analysis.
The method of qualitative data collection involved the descriptive interpretation of histopathological preparations, scoring parameters from three groups: the control group (K), the second group (K2) exposed to 6 cigarettes with 2 mg of nicotine/cigarette, and the third group (K3) exposed to 1 ml with 12 mg/ml of nicotine from electronic cigarette.
The results found lung damage with indicators of alveolar septum destruction compared to the control group.
The results of the non-parametric Rank Spearman test analysis have significant value, indicating that the statistical test results show that mice without exposure, mice exposed to tobacco smoke, and mice exposed to electronic cigarettes experience differences in damage.
The conclusion of this study on histopathological showed differences in damage to the destruction of alveolar septa.
Abstrak.
Rokok terbagi menjadi dua jenis, rokok tembakau dan rokok elektrik.
Rokok tembakau adalah hasil produksi berbentuk silinder yang dikonsumsi untuk dihirup asapnya.
Rokok elektrik menguapkan cairan menggunakan baterai dan uapnya masuk ke paru-paru pemakai.
Penelitian ini merupakan True Experimental menggunakan Post Test Control Group Design.
Populasi penelitian adalah mencit jantan galur Swiss Webster dan diambil sampel sebayak 27 ekor.
Penelitian ini menggunakan indikator kerusakan paru destruksi septum alveolar.
Analisis parameter tersebut menggunakan Analisis Rank Spearman.
Metode pengumpulan data kualitatif dengan intepretasi preparat histopatologi secara deskriptif hasil skoring parameter kerusakan paru dari tiga kelompok yaitu kelompok kontrol (K), kelompok perlakuan dua (K2) dipapar 6 batang rokok dengan 2 mg nikotin/batang, dan kelompok perlakuan tiga (K3) diapapar 1 ml dengan 12mg/ml nikotin larutan rokok elektik.
Hasil dari penelitian ditemukan kerusakan jaringan paru dengan indikator destruksi septum alveolar dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Hasil analisis non parametric test Rank Spearman memiliki nilai signifikasi yang berarti hasil uji statistik menggambarkan bahwa mencit tanpa paparan, mencit dengan pemberian asap rokok tembakau dan elektrik mengalami perbedaan kerusakan.
Kesimpulan penelitian ini pada preparat histopatologi paru-paru mencit yang tidak dipapar, dipapar rokok tembakau dan rokok elektrik terjadi perbedaan kerusakan pada destruksi septum alveolar.

Related Results

Sekilas PR Sukun
Sekilas PR Sukun
Sekilas PR SukunBerawal dari klobot, salah satu jenis rokok khas Indonesia yang terbuat dari kulit jagung sebagai pembungkus tembakau, Pabrik Rokok Sukun kini telah dikenal sebagai...
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak  maupun orang tua.  Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
COMPARISON OF BODY MASS INDEX ELECTRIC SMOKER AND CONVENTIONAL SMOKER ON MEDICAL STUDENTS UNIVERSITY MALAHAYATI IN 2019
COMPARISON OF BODY MASS INDEX ELECTRIC SMOKER AND CONVENTIONAL SMOKER ON MEDICAL STUDENTS UNIVERSITY MALAHAYATI IN 2019
Latar Belakang : Epidemi masalah tembakau sekarang menjadi masalah dunia, banyak jenis jenis rokok bermunculan untuk mengurangi dampak dari tembakau, salah satunya rokok elektrik, ...
Pengaruh Asap Rokok Elektrik terhadap Keseimbangan Asam Basa di Tubuh Manusia
Pengaruh Asap Rokok Elektrik terhadap Keseimbangan Asam Basa di Tubuh Manusia
Rokok elektrik menarik banyak peminat karena dipasarkan menjadi salah satu alternatif perokok untuk berhenti merokok. Rokok elektrik merupakan alat yang memanaskan larutan dengan k...
DESAIN MESIN PENGAYAK TEMBAKAU DENGAN SISTEM VIBRATING SCREEN KAPASITAS 150 KG/JAM
DESAIN MESIN PENGAYAK TEMBAKAU DENGAN SISTEM VIBRATING SCREEN KAPASITAS 150 KG/JAM
Dalam dunia usaha rokok tembakau diperlukan mesin penunjang untuk melakukan proses produksi tembakau yang akan di jadikan rokok Maka dari itu proses pengolahan tembakau sangat berg...
KARAKTERISTIK PENGGUNA PRODUK TEMBAKAU HEAT-NOT-BURN BERDASARKAN NIAT DAN UPAYA UNTUK BERHENTI MEROKOK
KARAKTERISTIK PENGGUNA PRODUK TEMBAKAU HEAT-NOT-BURN BERDASARKAN NIAT DAN UPAYA UNTUK BERHENTI MEROKOK
Pendahuluan: Tembakau heat not burn (HnB) pada umumnya dipasarkan sebagai produk yang aman, meskipun isu tersebut masih kontroversial. Kami meneliti karakteristik dan persepsi peng...
ANALISIS KONTRIBUSI BUDIDAYA TEMBAKAU TERHADAP PROFITABILITAS PETANI
ANALISIS KONTRIBUSI BUDIDAYA TEMBAKAU TERHADAP PROFITABILITAS PETANI
 Budidaya tembakau merupakan mata pencaharian bagi para petani yang berada di suatu wilayah atau Kawasan desa Rayung kecamatan Senori kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur. Tanaman t...
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
Latar Belakang: Saliva merupakan suatu cairan di dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi yang penting terhadap kesehatan rongga mulut yang dapat terpapar langsung rokok elektrik. ...

Back to Top