Javascript must be enabled to continue!
Analisis Efektivitas Pengelolaan Dana BOS
View through CrossRef
Tujuan Penelitian ini yaitu melakukan analisis efektivitas pengelolaan dana BOS di Madrasah Ibtidaiyah (MI) X Bantul, Yogyakarta pada tahun 2022. Efektivitas merupakan salah satu prinsip dalam pengelolaan dana pendidikan, sehingga perlu dianalisis dengan baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana tingkat efektivitas pengelolaan dana BOS di MI X pada tahun 2022. Penelitian studi lapangan ini menggunakan teknik wawancara serta analisis dokumen dalam mengumpulkan data. Hasil penelitian menjelaskan dua teknik analisis efektivitas pembiayaan pendidikan, yakni: (1) membandingkan prosentase alokasi dana yang direalisasikan dengan yang dianggarkan; dan (2) menganalisis tingkat efektivitas pembiayaan berdasarkan teori value for money. Hasil penelitian mengungkapkan tingkat efektivitas pengelolaan dana BOS pada tahap 2 lebih efektif dibandingkan pada tahap 1. Selisih prosentase realisasi biaya terhadap anggaran awal pada tahap 2 bernilai 0,02% dan pada tahap 1 bernilai 16,22%. Artinya pembiayaan pada tahap 2 lebih tepat sasaran daripada tahap 1. Sementara itu, berdasarkan analisis efektivitas menurut teori value for money, pembiayaan pendidikan di madrasah masuk dalam kategori efektif. Meskipun masih ada beberapa siswa yang belum bisa mendapatkan dana BOS karena kendala administrasi. Hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu referensi teknik analisis efektivitas dalam pengelolaan dana BOS di madrasah, khususnya pada tingkat sekolah dasar.
Title: Analisis Efektivitas Pengelolaan Dana BOS
Description:
Tujuan Penelitian ini yaitu melakukan analisis efektivitas pengelolaan dana BOS di Madrasah Ibtidaiyah (MI) X Bantul, Yogyakarta pada tahun 2022.
Efektivitas merupakan salah satu prinsip dalam pengelolaan dana pendidikan, sehingga perlu dianalisis dengan baik.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana tingkat efektivitas pengelolaan dana BOS di MI X pada tahun 2022.
Penelitian studi lapangan ini menggunakan teknik wawancara serta analisis dokumen dalam mengumpulkan data.
Hasil penelitian menjelaskan dua teknik analisis efektivitas pembiayaan pendidikan, yakni: (1) membandingkan prosentase alokasi dana yang direalisasikan dengan yang dianggarkan; dan (2) menganalisis tingkat efektivitas pembiayaan berdasarkan teori value for money.
Hasil penelitian mengungkapkan tingkat efektivitas pengelolaan dana BOS pada tahap 2 lebih efektif dibandingkan pada tahap 1.
Selisih prosentase realisasi biaya terhadap anggaran awal pada tahap 2 bernilai 0,02% dan pada tahap 1 bernilai 16,22%.
Artinya pembiayaan pada tahap 2 lebih tepat sasaran daripada tahap 1.
Sementara itu, berdasarkan analisis efektivitas menurut teori value for money, pembiayaan pendidikan di madrasah masuk dalam kategori efektif.
Meskipun masih ada beberapa siswa yang belum bisa mendapatkan dana BOS karena kendala administrasi.
Hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu referensi teknik analisis efektivitas dalam pengelolaan dana BOS di madrasah, khususnya pada tingkat sekolah dasar.
Related Results
PENINGKATAN KEMAMPUAN TENAGA AKUNTANSI UNTUK PELAPORAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI KELOMPOK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KOTA BOGOR
PENINGKATAN KEMAMPUAN TENAGA AKUNTANSI UNTUK PELAPORAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI KELOMPOK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KOTA BOGOR
Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diperuntukan bagi sekolah untuk mengatasi beban biaya pendidikan demi tuntasnya wajib belajar dua belas tahun. Saat ini pemerintah mulai mela...
Pengelolaan Dana Bos Sekolah (BOS)
Pengelolaan Dana Bos Sekolah (BOS)
Untuk mewujudkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat dalam rangka mendukung program Pendidikan diperlukan dana Bantuan Operrasional Sekolah...
It takes two: Aberrant repair and low-grade inflammation characterizes bronchiolitis obliterans syndrome after lung transplantation in serum proteomic analysis
It takes two: Aberrant repair and low-grade inflammation characterizes bronchiolitis obliterans syndrome after lung transplantation in serum proteomic analysis
AbstractAimThe obstructive phenotype of chronic lung allograft dysfunction, bronchiolitis obliterans syndrome (BOS), is diagnosed after lung transplantation (LTx) when irreversible...
ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGAN
ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA SMP NEGERI 1 TIKUNG LAMONGAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Tikung Lamongan. Penelitian ini merupakan penel...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
Pelaksanaan Kebijakan Dana Infrastruktur Pedesaan terhadap Manajemen Dana Infrastruktur Pedesaan dalam Mewujudkan Efektivitas Penggunaan Dana Infrastruktur Pedesaan
Pelaksanaan Kebijakan Dana Infrastruktur Pedesaan terhadap Manajemen Dana Infrastruktur Pedesaan dalam Mewujudkan Efektivitas Penggunaan Dana Infrastruktur Pedesaan
Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas pengaruh implementasi dana infrastruktur pedesaan terhadap pengelolaan dana infrastruktur pedesaan dalam mewujudkan efektivitas pengguna...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PENGELOLAAN BOS DI SDN SENDANG KULON MENGGUNAKAN METODE LANGSUNG
SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PENGELOLAAN BOS DI SDN SENDANG KULON MENGGUNAKAN METODE LANGSUNG
The school operational fund or BOS itself is a government program to provide funding for non-personnel costs for primary and secondary education units as a means of implementing th...

