Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MUSHAF AL-QUR'AN BRAILLE PASCA-STANDARDISASI

View through CrossRef
Tulisan ini mengkaji sejarah perkembangan mushaf Al-Qur'an braille di Indonesia setelah distandarkan dan dikukuhkan sebagai Mushaf Standar Braille melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 25 Tahun 1984. Fase penting ini menjadi titik tolak bagi seluruh pihak terkait untuk menjadikan Mushaf Standar Braille sebagai satu-satunya pedoman dalam penerbitan, pentashihan, dan penggunaan. Melalui pendekatan sejarah dengan menggali informasi dari narasumber dan dokumen yang ada, kajian ini sampai pada kesimpulan bahwa dinamika yang terjadi pascapenetapan Mushaf Standar Braille tergambar dalam beberapa fase. Fase awal merupakan masa transisi yang menggambarkan eksistensi Mushaf Standar Braille belum sepenuhnya menjadi rujukan di tingkat pengguna. Fase berikutnya adalah fase penguatan awal yang memperlihatkan Mushaf Standar Braille sudah menjadi rujukan dan telah digunakan secara lebih luas. Fase penguatan berikutnya ditandai dengan lahirnya edisi revisi Mushaf Standar Braille sebagai kesepakatan baru. Dari seluruh dinamika tersebut peran pemerintah menjadi kunci. Kata Kunci :  Mushaf Standar Indonesia, standarisasi mushaf, Mushaf Standar Braille.
Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Title: MUSHAF AL-QUR'AN BRAILLE PASCA-STANDARDISASI
Description:
Tulisan ini mengkaji sejarah perkembangan mushaf Al-Qur'an braille di Indonesia setelah distandarkan dan dikukuhkan sebagai Mushaf Standar Braille melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) No.
25 Tahun 1984.
Fase penting ini menjadi titik tolak bagi seluruh pihak terkait untuk menjadikan Mushaf Standar Braille sebagai satu-satunya pedoman dalam penerbitan, pentashihan, dan penggunaan.
Melalui pendekatan sejarah dengan menggali informasi dari narasumber dan dokumen yang ada, kajian ini sampai pada kesimpulan bahwa dinamika yang terjadi pascapenetapan Mushaf Standar Braille tergambar dalam beberapa fase.
Fase awal merupakan masa transisi yang menggambarkan eksistensi Mushaf Standar Braille belum sepenuhnya menjadi rujukan di tingkat pengguna.
Fase berikutnya adalah fase penguatan awal yang memperlihatkan Mushaf Standar Braille sudah menjadi rujukan dan telah digunakan secara lebih luas.
Fase penguatan berikutnya ditandai dengan lahirnya edisi revisi Mushaf Standar Braille sebagai kesepakatan baru.
Dari seluruh dinamika tersebut peran pemerintah menjadi kunci.
Kata Kunci :  Mushaf Standar Indonesia, standarisasi mushaf, Mushaf Standar Braille.

Related Results

Sosialisasi Media Pembelajaran Anak Tunanetra Reading Interaction Console With Kinetic Intelligence Braille Versi Prototipe
Sosialisasi Media Pembelajaran Anak Tunanetra Reading Interaction Console With Kinetic Intelligence Braille Versi Prototipe
Abstract: The Reading And Interaction Console With Kinetic Intelligence – Braille prototype aims to introduce an innovative educational technology for blind students at SLB Negeri ...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
MUSHAF BAHRIYAH
MUSHAF BAHRIYAH
Mushaf Bahriyah ditetapkan menjadi salah satu jenis Mushaf Standar Indonesia guna memfasilitasi santri atau masyarakat yang menghafal Al-Qur'an. Sistem pojok mushaf ini memberikan ...
Resm-i Osmânî Kâideleri Bağlamında TMSK E. H. 2 Nr. Mushaf
Resm-i Osmânî Kâideleri Bağlamında TMSK E. H. 2 Nr. Mushaf
Kur’ân-ı Kerîm kelimelerinin yazım özelliklerini inceleyen ilim dalına resm-i mushaf /resm-i Osmânî adı verilmektedir. Bu ilme, Hz. Osman’ın (ö. 35/656) halifelik devrinde (644-656...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
TRADISI PENGHORMATAN MUSHAF KUNO DI DESA SAPIT, LOMBOK TIMUR
TRADISI PENGHORMATAN MUSHAF KUNO DI DESA SAPIT, LOMBOK TIMUR
Mushaf kuno memiliki dualitas simbol, simbol adat dan simbol agama. Aturan agama dan adat sama-sama mengharuskan masyarakat untuk menghormati mushaf kuno. Cara untuk menghormati mu...

Back to Top