Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UJI DAYA KEMBANG DAN UJI ORGANOLEPTIK KERUPUK SUKUN (Artocarpus altilis) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG YANG BERBEDA

View through CrossRef
Sukun (Artocarpus alitilis) merupakan tumbuhan multi fungsi karena digunakan sebagai obat tradisional dan sumber pangan alternatif. Pemanfaatan buah sukun umumnya terbatas pada penyajian dalam bentuk gorengan dan sayuran, maka harus dilakukan diversifikasi pangan untuk masa simpan yang lebih lama dan meningkatkan nilai jual yang tinggi serta layak dikonsumsi yaitu mengolahnya menjadi kerupuk sukun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kerupuk sukun (Artocarpus altilis) dengan penambahan tepung yang berbeda terhadap daya kembang kerupuk dan mengetahui pengaruh sifat organoleptik kerupuk sukun (Artocarpus altilis) dengan penambahan tepung yang berbeda. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan yaitu P1: 50% sukun + 50% T.tapioka, P2: 50% sukun + 50% T.beras dan P3: 50% sukun + 50% T.maizena. Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test untuk uji daya kembang dan uji organoleptik menggunakan One Way Anova dan uji lanjut Duncan. Berdasarkan uji Paired Sample T-Test P1, P2 dan P3 menghasilkan signifikansi p < 0,05 sehingga perlakuan yang dilakukan pada penelitian ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap daya kembang kerupuk sukun. Adapun berdasarkan hasil uji analisis warna, rasa dan tekstur menghasilkan nilai signifikan p > 0,05 dan dikatakan tidak ada perbedaan yang nyata terhadap kerupuk sukun. Sedangkan aroma kerupuk sukun signifikasinya p < 0,05 dan dapat dikatakan ada perbedaan yang nyata terhadap kerupuk sukun dan dapat diuji lanjut dengan uji Duncan yang menghasilkan P3 dengan P1 dan P2 ada perbedaan yang nyata terhadap aroma kerupuk sukun.
Title: UJI DAYA KEMBANG DAN UJI ORGANOLEPTIK KERUPUK SUKUN (Artocarpus altilis) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG YANG BERBEDA
Description:
Sukun (Artocarpus alitilis) merupakan tumbuhan multi fungsi karena digunakan sebagai obat tradisional dan sumber pangan alternatif.
Pemanfaatan buah sukun umumnya terbatas pada penyajian dalam bentuk gorengan dan sayuran, maka harus dilakukan diversifikasi pangan untuk masa simpan yang lebih lama dan meningkatkan nilai jual yang tinggi serta layak dikonsumsi yaitu mengolahnya menjadi kerupuk sukun.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kerupuk sukun (Artocarpus altilis) dengan penambahan tepung yang berbeda terhadap daya kembang kerupuk dan mengetahui pengaruh sifat organoleptik kerupuk sukun (Artocarpus altilis) dengan penambahan tepung yang berbeda.
Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan yaitu P1: 50% sukun + 50% T.
tapioka, P2: 50% sukun + 50% T.
beras dan P3: 50% sukun + 50% T.
maizena.
Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test untuk uji daya kembang dan uji organoleptik menggunakan One Way Anova dan uji lanjut Duncan.
Berdasarkan uji Paired Sample T-Test P1, P2 dan P3 menghasilkan signifikansi p < 0,05 sehingga perlakuan yang dilakukan pada penelitian ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap daya kembang kerupuk sukun.
Adapun berdasarkan hasil uji analisis warna, rasa dan tekstur menghasilkan nilai signifikan p > 0,05 dan dikatakan tidak ada perbedaan yang nyata terhadap kerupuk sukun.
Sedangkan aroma kerupuk sukun signifikasinya p < 0,05 dan dapat dikatakan ada perbedaan yang nyata terhadap kerupuk sukun dan dapat diuji lanjut dengan uji Duncan yang menghasilkan P3 dengan P1 dan P2 ada perbedaan yang nyata terhadap aroma kerupuk sukun.

Related Results

IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
Kerupuk kerang belum dipasarkan secara luas padahal rasanya enak danĀ  mempunyai nilai gizi yang tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Di desa Pepe Kec. Sedati, Kab. Sidoar...
Pengaruh Substitusi Tepung Talas Beneng (Xantoshoma Undipes K. Koch) Terhadap Kualitas Kerupuk Berbahan Dasar Pati Tapioka
Pengaruh Substitusi Tepung Talas Beneng (Xantoshoma Undipes K. Koch) Terhadap Kualitas Kerupuk Berbahan Dasar Pati Tapioka
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung talas beneng (xantoshoma undipes k. koch) terhadap kualitas kerupuk berbahan dasar pati tap...
Pemanfaatan Sukun Mejadi Olahan Keripik Sukun di Sawah Lebar Kota Bengkulu
Pemanfaatan Sukun Mejadi Olahan Keripik Sukun di Sawah Lebar Kota Bengkulu
Keripik sukun adalah produk makanan ringan, dibuat dari irisan daging buah sukun (artocarpus altilis) segar dan digoreng dengan atau tanpa bahan tambahan makanan yang diizinkan. Te...
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Abstrak. Mi merupakan salah satu makanan olahan tepung terigu yang terkenal di Indonesia dan Asia. Mi basah merupakan salah satu jenis mi paling banyak digunakan di masyarakat. Pad...
Sekilas PR Sukun
Sekilas PR Sukun
Sekilas PR SukunBerawal dari klobot, salah satu jenis rokok khas Indonesia yang terbuat dari kulit jagung sebagai pembungkus tembakau, Pabrik Rokok Sukun kini telah dikenal sebagai...
CAMPURAN TEPUNG BIJI DURIAN DAN TEPUNG TERIGU MENJADI CAKE
CAMPURAN TEPUNG BIJI DURIAN DAN TEPUNG TERIGU MENJADI CAKE
Berlimpahnya limbah biji durian pada musim durian belum banyak dimanfaatkan, disisi lain biji durian berpotensi sebagai sumber bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengide...

Back to Top