Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Gerak Lurus

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mengetahu kesulitan yang dialami, penyebab dan solusi untuk mengatasi kesulitan siswa SMA Negeri 4 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 31  orang  yang  dipilih  berdasarkan  pertimbangan  peneliti.  Berdasarkan  hasil  pengolahan  data  hasil  penelitian diperoleh  kesuliatan pada tahap I sebesar 19,98%, pada tahap II sebesar 65,78%, tapah III sebesar 94,81%, dan pada tahap IV sebesar 99,34%. Adapun penyebabnya pada tahap I penyebab yaitu siswa tidak memahami soal dan  tidak dapat menterjemahkan/mengubah soal kedalam bentuk rumus atau bentuk matematika sehingga tidak dapat menulis apa yang diketahui dan ditanyakan, (2) pada tahap II kesulitan siswa yaitu siswa tidak mengetahui rumus-rumus yang tepat digunakan untuk menghitung dan tidak dapat menerapkan konsep-konsep yang telah dipelajari,(3) pada tahp III kesulitan siswa yaitu siswa tidak dapat membentuk sistematika atau penyelesain soal dengan proses perhitungn secara benar dan bertahap. (4) pada tahap IV kesulitannya yaitu siswa tidak mengecek ulang setiap langkah penyelesaian soal dan jawaban yang diperolehnya dengan alasan kekurangan waktu dan karna tidak tahu penyelesaiannya. Solusi untuk mengatasi kesilitan siswa yaitu dengan pengajaran remedial.   Kata Kunci: Analisis, Kesulitan Siswa, Gerak Lurus, dan Deskriptif.
Title: Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Gerak Lurus
Description:
Penelitian ini bertujuan mengetahu kesulitan yang dialami, penyebab dan solusi untuk mengatasi kesulitan siswa SMA Negeri 4 Palu.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif.
Subjek penelitian berjumlah 31  orang  yang  dipilih  berdasarkan  pertimbangan  peneliti.
  Berdasarkan  hasil  pengolahan  data  hasil  penelitian diperoleh  kesuliatan pada tahap I sebesar 19,98%, pada tahap II sebesar 65,78%, tapah III sebesar 94,81%, dan pada tahap IV sebesar 99,34%.
Adapun penyebabnya pada tahap I penyebab yaitu siswa tidak memahami soal dan  tidak dapat menterjemahkan/mengubah soal kedalam bentuk rumus atau bentuk matematika sehingga tidak dapat menulis apa yang diketahui dan ditanyakan, (2) pada tahap II kesulitan siswa yaitu siswa tidak mengetahui rumus-rumus yang tepat digunakan untuk menghitung dan tidak dapat menerapkan konsep-konsep yang telah dipelajari,(3) pada tahp III kesulitan siswa yaitu siswa tidak dapat membentuk sistematika atau penyelesain soal dengan proses perhitungn secara benar dan bertahap.
(4) pada tahap IV kesulitannya yaitu siswa tidak mengecek ulang setiap langkah penyelesaian soal dan jawaban yang diperolehnya dengan alasan kekurangan waktu dan karna tidak tahu penyelesaiannya.
Solusi untuk mengatasi kesilitan siswa yaitu dengan pengajaran remedial.
  Kata Kunci: Analisis, Kesulitan Siswa, Gerak Lurus, dan Deskriptif.

Related Results

Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar
Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar
Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam ...
Analisis Kesulitan Berhitung Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang
Analisis Kesulitan Berhitung Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui  kesulitan berhitung siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang. Subyek yang digunakan da...
Analisis Kesalahan Siswa Kelas X dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Analisis Kesalahan Siswa Kelas X dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika dalam bentuk cerita pada materi SPLTV masih sering ditemukan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganali...
PENGEMBANGAN SOAL TES BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR
PENGEMBANGAN SOAL TES BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bermaksud mengembangkan instrument kisi-kisi soal berpikir kritis pada pembelajaran matematika kelas I SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur instrument soal be...
EFEK MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI GERAK LURUS
EFEK MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI GERAK LURUS
ABSTRAK                 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa materi gerak lurus di Kelas X SMA. Pene...
Analisis Soal – Soal Tipe HOTS Tingkat SMP untuk Mendukung Kemampuan Penalaran Matematis Siswa
Analisis Soal – Soal Tipe HOTS Tingkat SMP untuk Mendukung Kemampuan Penalaran Matematis Siswa
Kemampuan penalaran matematika siswa adalah kemampuan seseorang berpikir logis dengan menggunakan logika untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Kemampuan penalaran dapat dikatakan me...
Cara siswa menyelesaikan masalah suhu dan kalor dari sudut pandang keterampilan metakognisi
Cara siswa menyelesaikan masalah suhu dan kalor dari sudut pandang keterampilan metakognisi
Abstract: The ways students solve problems become one of the main target of physics learning. Investigation about how students solve problems is explored in the context of metacogn...
Analisis Konsepsi Siswa Pada Konsep Kinematika Gerak Lurus
Analisis Konsepsi Siswa Pada Konsep Kinematika Gerak Lurus
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsepsi siswa pada konsep kinematika gerak lurus. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini dipilih su...

Back to Top