Javascript must be enabled to continue!
Job Analysis Tenaga Kesehatan Di Dinas Keseahatan Kota Gorontalo
View through CrossRef
Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) untuk setiap Puskesmas yang tidak optimal menyebabkan ketidaksesuaian antara perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan dengan realisasi pemenuhan kebutuhan yang mengakibatkan adanya kekurangan dan atau kelebihan jenis tenaga SDMK di Puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi job analysis tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan evaluative. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah kepala seksi SDMK Dinas Kesehatan dan pengelola Rencana Kebutuhan (RENBUT) SDMK setiap puskesmas. Hasil penelitian berdasarkan perencanaan kebutuhan SDMK untuk seluruh puskesmas tidak memiliki tim khusus untuk perencanaan SDMK sehingga diperoleh bahwa pembagian tenaga masih kurang sesuai dengan standar Permenkes no. 33 tahun 2015 yang meliputi perencanaan perekrutan SDMK, kondisi jumlah SDMK, data pendukung, dan metode perencanaan. Terdapat 7 orang (2,04%) tenaga kesehatan yang tidak sesuai dengan jenjang pendidikannya. Masih terdapat kekosongan jabatan sehingga masih dibantu oleh tenaga kesehatan lainnya. Perencanaan kebutuhan SDMK di Puskesmas dilaksanakan melalui pengusulan dari pihak Puskesmas dikoordinasikan dengan dinas kesehatan baik untuk pengususulan CPNS maupun pengusulan tenaga kontrak BOK dan kontrak daerah.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Job Analysis Tenaga Kesehatan Di Dinas Keseahatan Kota Gorontalo
Description:
Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) untuk setiap Puskesmas yang tidak optimal menyebabkan ketidaksesuaian antara perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan dengan realisasi pemenuhan kebutuhan yang mengakibatkan adanya kekurangan dan atau kelebihan jenis tenaga SDMK di Puskesmas.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi job analysis tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Gorontalo.
Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan evaluative.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan telaah dokumen.
Informan dalam penelitian ini adalah kepala seksi SDMK Dinas Kesehatan dan pengelola Rencana Kebutuhan (RENBUT) SDMK setiap puskesmas.
Hasil penelitian berdasarkan perencanaan kebutuhan SDMK untuk seluruh puskesmas tidak memiliki tim khusus untuk perencanaan SDMK sehingga diperoleh bahwa pembagian tenaga masih kurang sesuai dengan standar Permenkes no.
33 tahun 2015 yang meliputi perencanaan perekrutan SDMK, kondisi jumlah SDMK, data pendukung, dan metode perencanaan.
Terdapat 7 orang (2,04%) tenaga kesehatan yang tidak sesuai dengan jenjang pendidikannya.
Masih terdapat kekosongan jabatan sehingga masih dibantu oleh tenaga kesehatan lainnya.
Perencanaan kebutuhan SDMK di Puskesmas dilaksanakan melalui pengusulan dari pihak Puskesmas dikoordinasikan dengan dinas kesehatan baik untuk pengususulan CPNS maupun pengusulan tenaga kontrak BOK dan kontrak daerah.
Related Results
Work Values
Work Values
Research has identified TV series and, also more recently social media, as different actors in vocational socialization, providing individuals with career-related information (Levi...
Analisis Efektivitas Pelayanan Publik Pada Rumah Sakit Aloe Saboe Provinsi Gorontalo
Analisis Efektivitas Pelayanan Publik Pada Rumah Sakit Aloe Saboe Provinsi Gorontalo
This study aims to determine: (1) the impact of leadership on the effectiveness of health care at the Hospital Aloe Saboe in Gorontalo; (2) the effect of motivation on the effectiv...
Hubungan Kualitas Fisik Air Bersih dan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Kejadian Stunting
Hubungan Kualitas Fisik Air Bersih dan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Kejadian Stunting
Stunting di Provinsi Gorontalo merupakan tertinggi keempat secara nasional yaitu sebesar 29,0%, untuk Kota Gorontalo yaitu sebesar 26,5% hal ini menjadi atensi bagi pemerintah dala...
Analisis hubungan motivasi dengan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Wilayah Kota Jambi
Analisis hubungan motivasi dengan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Wilayah Kota Jambi
Abstrak
Latar Belakang : Motivasi kerja sangat berkaitan langsung dengan kinerja tenaga kesehatan. Motivasi kerja yang dirasakan dapat menurunkan kinerja ataupun meni...
Pengaruh Self-Efficacy dan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja di Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung
Pengaruh Self-Efficacy dan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja di Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung
Abstract. The Manpower Office, which has 64 employees, is a government-owned company that provides work program services needed by the community. The phenomenon related to Self-Eff...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK
Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
PERANAN DINAS SOSIAL DALAM MEREHABILITASI PEMERLU PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DI KOTA MEDAN
PERANAN DINAS SOSIAL DALAM MEREHABILITASI PEMERLU PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DI KOTA MEDAN
Kesejahteraan sosial merupakan hal yang ingin dicapai setiap individu, sampai dengan saat ini kesejahteraan belum merata dirasakan oleh setiap masyarakat di Indonesia, di Kota Meda...
PUSAT WISATA KULINER dan UMKM TANJUNG KRAMAT di KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER
PUSAT WISATA KULINER dan UMKM TANJUNG KRAMAT di KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER
Kota Gorontalo merupakan salah satu kota yang memiliki perkembangan yang cukup dalam bidang wisata dan kuliner yang di dukung dengan hasil laut yang melimpah sehingga membuat wisat...

