Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peningkatan Produktivitas dengan Pendekatan Lean Six Sigma dan FMEA pada Industri Sabun Cair

View through CrossRef
Dalam industri Fast Moving Consumer Goods, menuntut efisiensi dalam proses produksinya. Pada produk sabun cair, tingkat produktivitas masih cukup rendah karena banyaknya waste selama proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dengan meminimalkan waste dengan menggabungkan metode Lean Six Sigma dengan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Metode tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi waste yang terjadi selama proses produksi dan membantu analisis potensi kegagalan untuk diprioritaskan pada perbaikan failure. Tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) digunakan sebagai pedoman pada pendekatan Lean Six Sigma. Hasil analisis menunjukkan bahwa waste disebabkan oleh beberapa faktor, seperti defect rate, downtime mesin yang tidak terkontrol, serta ketidakseimbangan dalam aliran produksi. Selain itu, hasil Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) mengidentifikasi bahwa defect berupa kebocoran kemasan adalah waste paling berisiko dalam packaging. Mesin yang breakdown mengakibatkan waktu tunggu yang lama. Hasil rekomendasi perbaikan mampu meningkatkan level sigma dari 3.2 menjadi 4.5, persentase OEE menjadi 85%, dan mengurangi lead time produksi sebanyak 1.74 jam. Penelitian ini membuktikan bahwa gabungan pendekatan Lean Six Sigma dan FMEA mampu secara efektif dalam meningkatkan produktivitas dan mengendalikan risiko kegagalan pada permasalahan industri sabun cair.
Title: Peningkatan Produktivitas dengan Pendekatan Lean Six Sigma dan FMEA pada Industri Sabun Cair
Description:
Dalam industri Fast Moving Consumer Goods, menuntut efisiensi dalam proses produksinya.
Pada produk sabun cair, tingkat produktivitas masih cukup rendah karena banyaknya waste selama proses produksi.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dengan meminimalkan waste dengan menggabungkan metode Lean Six Sigma dengan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA).
Metode tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi waste yang terjadi selama proses produksi dan membantu analisis potensi kegagalan untuk diprioritaskan pada perbaikan failure.
Tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) digunakan sebagai pedoman pada pendekatan Lean Six Sigma.
Hasil analisis menunjukkan bahwa waste disebabkan oleh beberapa faktor, seperti defect rate, downtime mesin yang tidak terkontrol, serta ketidakseimbangan dalam aliran produksi.
Selain itu, hasil Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) mengidentifikasi bahwa defect berupa kebocoran kemasan adalah waste paling berisiko dalam packaging.
Mesin yang breakdown mengakibatkan waktu tunggu yang lama.
Hasil rekomendasi perbaikan mampu meningkatkan level sigma dari 3.
2 menjadi 4.
5, persentase OEE menjadi 85%, dan mengurangi lead time produksi sebanyak 1.
74 jam.
Penelitian ini membuktikan bahwa gabungan pendekatan Lean Six Sigma dan FMEA mampu secara efektif dalam meningkatkan produktivitas dan mengendalikan risiko kegagalan pada permasalahan industri sabun cair.

Related Results

L᾽«unilinguisme» officiel de Constantinople byzantine (VIIe-XIIe s.)
L᾽«unilinguisme» officiel de Constantinople byzantine (VIIe-XIIe s.)
&nbsp; <p>&Nu;ί&kappa;&omicron;&sigmaf; &Omicron;&iota;&kappa;&omicron;&nu;&omicron;&mu;ί&delta;&eta;&sigmaf;</...
[RETRACTED] Ikaria Lean Belly Juice Reviews: Is This Weight Loss Juice 100% Natural &amp; Safe To Drink? v1
[RETRACTED] Ikaria Lean Belly Juice Reviews: Is This Weight Loss Juice 100% Natural &amp; Safe To Drink? v1
[RETRACTED]Hello people. In this post, I am sharing my Ikaria Lean Belly Juice reviews based on my own experience. Many consider this formula to be a revolutionary solution for wei...
North Syrian Mortaria and Other Late Roman Personal and Utility Objects Bearing Inscriptions of Good Luck
North Syrian Mortaria and Other Late Roman Personal and Utility Objects Bearing Inscriptions of Good Luck
<span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Times New Roman','serif'">&Pi;&Eta;&Lambda;&Iota;&Nu;&Alpha; &Iota;&Gamma;&Delta...
Un manoscritto equivocato del copista santo Theophilos († 1548)
Un manoscritto equivocato del copista santo Theophilos († 1548)
<p><font size="3"><span class="A1"><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'">&Epsilon;&Nu;&Alpha; &Lambda;&Alpha;&Nu;&...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kinetika Perubahan Mutu Sediaan Sabun Padat Transparan Dari Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.)
Kinetika Perubahan Mutu Sediaan Sabun Padat Transparan Dari Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.)
Intisari— Daun pepaya mengandung pigmen klorofil yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami. Oleh karenanya, kandungan klorofil dari daun pepaya dapat dimanfaatkan menjadi ba...
Pengaruh Konsentrasi KOH Terhadap Kadar Alkali Bebas Sabun Cair Ekstrak Daun Waru Laut (Hibiscus Tiliaceus L.)
Pengaruh Konsentrasi KOH Terhadap Kadar Alkali Bebas Sabun Cair Ekstrak Daun Waru Laut (Hibiscus Tiliaceus L.)
Abstrak   Sabun cair merupakan pembersih yang dibuat dengan reaksi kimia antara basa dengan asam lemak yang disebut sebagai proses saponifikasi. Basa yang digunakan dal...
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan) terhadap Karakteristik Fisik Sediaan Sabun Cair
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan) terhadap Karakteristik Fisik Sediaan Sabun Cair
Tanaman kayu secang (Caesalpinia sappan L) banyak ditemukan di Indonesia. Kayu secang mempunyai berbagai senyawa bioaktif, termasuk brazilin, brazilein, sappan chalcone, dan protos...

Back to Top