Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan) terhadap Karakteristik Fisik Sediaan Sabun Cair

View through CrossRef
Tanaman kayu secang (Caesalpinia sappan L) banyak ditemukan di Indonesia. Kayu secang mempunyai berbagai senyawa bioaktif, termasuk brazilin, brazilein, sappan chalcone, dan protosappanin A. Brazilin adalah pigmen yang memberikan warna merah pada tanaman kayu secang. Sabun cair mempunyai manfaat untuk membersihkan tubuh sebagai antiseptik dan antibakteri, serta membantu untuk membuat kulit menjadi sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak kayu secang (C. sappan) terhadap uji karakteristik fisik sabun cair. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Teknik ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Variasi konsentrasi ekstrak 0,25%, 0,5%, dan 1%. Uji karakteristik yang dilakukan adalah uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji stabilitas busa, uji tinggi busa, uji iritasi dan uji kesukaan. Pada sediaan sabun cair dari ekstrak kayu secang pada formula I (0,25%) formula II (0,5%) dan formula III (1%) telah memenuhi syarat uji organoleptis, homogenitas, uji pH, uji tinggi busa, stabilitas tinggi busa, uji iritasi dan uji kesukaan. Konsentrasi formula terbaik sabun cair ekstrak kayu secang (C. sappan L) yang disukai responden dari segi organoleptisnya yakni pada formula I (0,25%). Pada konsentrasi ini terlihat dihasilkan karakteristik sediaan sabun cair paling baik dari semua uji yang dilakukan. Perbedaan konsentrasi pada formulasi sabun cair ekstrak kayu secang memberikan pengaruh pada karakteristik fisik sediaannya.
Title: Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan) terhadap Karakteristik Fisik Sediaan Sabun Cair
Description:
Tanaman kayu secang (Caesalpinia sappan L) banyak ditemukan di Indonesia.
Kayu secang mempunyai berbagai senyawa bioaktif, termasuk brazilin, brazilein, sappan chalcone, dan protosappanin A.
Brazilin adalah pigmen yang memberikan warna merah pada tanaman kayu secang.
Sabun cair mempunyai manfaat untuk membersihkan tubuh sebagai antiseptik dan antibakteri, serta membantu untuk membuat kulit menjadi sehat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak kayu secang (C.
sappan) terhadap uji karakteristik fisik sabun cair.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental.
Teknik ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%.
Variasi konsentrasi ekstrak 0,25%, 0,5%, dan 1%.
Uji karakteristik yang dilakukan adalah uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji stabilitas busa, uji tinggi busa, uji iritasi dan uji kesukaan.
Pada sediaan sabun cair dari ekstrak kayu secang pada formula I (0,25%) formula II (0,5%) dan formula III (1%) telah memenuhi syarat uji organoleptis, homogenitas, uji pH, uji tinggi busa, stabilitas tinggi busa, uji iritasi dan uji kesukaan.
Konsentrasi formula terbaik sabun cair ekstrak kayu secang (C.
sappan L) yang disukai responden dari segi organoleptisnya yakni pada formula I (0,25%).
Pada konsentrasi ini terlihat dihasilkan karakteristik sediaan sabun cair paling baik dari semua uji yang dilakukan.
Perbedaan konsentrasi pada formulasi sabun cair ekstrak kayu secang memberikan pengaruh pada karakteristik fisik sediaannya.

Related Results

FORMULASI SEDIAAN SABUN PADAT EKSTRAK ETANOL DAUN SINTRONG (Crassocephalum crepidioides (Benth.) S. Moore) SEBAGAI ANTIBAKTERI
FORMULASI SEDIAAN SABUN PADAT EKSTRAK ETANOL DAUN SINTRONG (Crassocephalum crepidioides (Benth.) S. Moore) SEBAGAI ANTIBAKTERI
SabunĀ  merupakan sediaan yang bermanfaat sebagai agen pembersih dari kotoran. Penambahan ekstrak dari suatu tanaman yang berkhasiat antibakteri diharapkan dapat menambah daya guna ...
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN KOSMETIK PEWARNA LIPSTIK DARI EKSTRAK KULIT BATANG SECANG (CAESALPINIA SAPPAN L)
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN KOSMETIK PEWARNA LIPSTIK DARI EKSTRAK KULIT BATANG SECANG (CAESALPINIA SAPPAN L)
Abstrak Latar Belakang: Secang (Caesalpinia Sappan L) termasuk familia Caesalpiniaceae. Warna oren hingga merah tua pada kulit batang secang disebabkan oleh brazilin dalamĀ  antosi...
Formulasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica) sebagai Sediaan Sabun Cair
Formulasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica) sebagai Sediaan Sabun Cair
Pendahuluan: Kekeringan kulit merupakan masalah bagi jutaan orang dan sering kali menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan stres psikologis. Gejala klinis kulit kering di antaranya per...
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Penyimpanan persediaan farmasi harus mengikuti regulasi yang berlaku untuk menjaga kualitas dan mencegah kerusakan. Tujuannya menjaga kualitas, mencegah penyalahgunaan, dan mengelo...
Formulasi Sabun Cair Antiseptik Ekstrak Etanol Daun Seledri (Apium graveolens L.)
Formulasi Sabun Cair Antiseptik Ekstrak Etanol Daun Seledri (Apium graveolens L.)
Pendahuluan: Tangan merupakan media yang sangat mudah untuk penyebaran penyakit dan infeksi pada manusia karena tangan sering melakukan kontak dengan lingkungan, terutama pada bagi...

Back to Top