Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGENDALIAN INTERNAL PADA SIKLUS PENERIMAAN BEA MASUK UNTUK KAWASAN BERIKAT (STUDI KASUS PADA KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA CUKAI BEKASI)

View through CrossRef
ABSTRACT This study aims to evaluate internal control in the import duty cycle that focuses on the procedure for receipt of import duties on customs services for Bonded Zones. This study uses a case study of the Customs and Excise Supervision and Service Office of Bekasi, where most of its activities carry out customs, excise services for bonded zones, and are one of the offices that serve customs services and supervision in the largest Bonded Zones in Indonesia. This study used descriptive qualitative methods and was conducted during the February period. July 2016. The results of the study show that in general, the application of the import service system for BC 2.5 documents within the KPPBC Bekasi has good related internal controls which include general control and application control. However, there are still weaknesses in employee placement system, employee skills, especially in very important parts, data reconciliation, and manual database updates can result in reduced data accuracy. Keywords: customs duties, internal control, revenue cycle. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian internal pada siklus penerimaan bea masuk yang berfokus pada prosedur penerimaan bea masuk untuk Kawasan Berikat termasuk. Penelitian ini menggunakan studi kasus Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bekasi yang sebagian besar kegiatannya melakukan pelayanan kepabeanan dan cukai untuk kawasan berikat dan merupakan salah satu kantor yang melayani pelayanan dan pengawasan di bidang kepabeanan untuk Kawasan Berikat terbesar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan dilakukan selama periode Februari s.d. Juli 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya penerapan sistem pelayanan impor dokumen BC 2.5 di lingkungan KPPBC Bekasi sudah memiliki pengendalian internal yang baik terkait yang meliputi pengendalian umum dan pengendalian aplikasi. Namun, masih terdapat kelemahan terkait dengan sistem penempatan pegawai, kecakapan pegawai khususnya di bagian-bagian yang sangat penting, rekonsiliasi data dan update data base yang masih manual dapat mengakibatkan tingkat akurasi data menjadi berkurang. Kata Kunci: bea masuk, pengendalian internal, siklus penerimaan.
Title: PENGENDALIAN INTERNAL PADA SIKLUS PENERIMAAN BEA MASUK UNTUK KAWASAN BERIKAT (STUDI KASUS PADA KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA CUKAI BEKASI)
Description:
ABSTRACT This study aims to evaluate internal control in the import duty cycle that focuses on the procedure for receipt of import duties on customs services for Bonded Zones.
This study uses a case study of the Customs and Excise Supervision and Service Office of Bekasi, where most of its activities carry out customs, excise services for bonded zones, and are one of the offices that serve customs services and supervision in the largest Bonded Zones in Indonesia.
This study used descriptive qualitative methods and was conducted during the February period.
July 2016.
The results of the study show that in general, the application of the import service system for BC 2.
5 documents within the KPPBC Bekasi has good related internal controls which include general control and application control.
However, there are still weaknesses in employee placement system, employee skills, especially in very important parts, data reconciliation, and manual database updates can result in reduced data accuracy.
 Keywords: customs duties, internal control, revenue cycle.
 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian internal pada siklus penerimaan bea masuk yang berfokus pada prosedur penerimaan bea masuk untuk Kawasan Berikat termasuk.
Penelitian ini menggunakan studi kasus Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bekasi yang sebagian besar kegiatannya melakukan pelayanan kepabeanan dan cukai untuk kawasan berikat dan merupakan salah satu kantor yang melayani pelayanan dan pengawasan di bidang kepabeanan untuk Kawasan Berikat terbesar di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan dilakukan selama periode Februari s.
d.
Juli 2016.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya penerapan sistem pelayanan impor dokumen BC 2.
5 di lingkungan KPPBC Bekasi sudah memiliki pengendalian internal yang baik terkait yang meliputi pengendalian umum dan pengendalian aplikasi.
Namun, masih terdapat kelemahan terkait dengan sistem penempatan pegawai, kecakapan pegawai khususnya di bagian-bagian yang sangat penting, rekonsiliasi data dan update data base yang masih manual dapat mengakibatkan tingkat akurasi data menjadi berkurang.
 Kata Kunci: bea masuk, pengendalian internal, siklus penerimaan.

Related Results

SISTEM INFORMASI PENERIMAAN BEA MASUK DI KPPBC NGURAH RAI
SISTEM INFORMASI PENERIMAAN BEA MASUK DI KPPBC NGURAH RAI
ABSTRACT This study aims to discuss the information system of import duty that focuses on the procedure of receipt of import duties, potential threats to each process and internal ...
PENGARUH TARIF BEA MASUK, VOLUME IMPOR, DAN NILAI IMPOR TERHADAP PENERIMAAN BEA MASUK
PENGARUH TARIF BEA MASUK, VOLUME IMPOR, DAN NILAI IMPOR TERHADAP PENERIMAAN BEA MASUK
Penerimaan bea masuk adalah penerimaan negara dari pungutan atas barang impor yang masuk ke Indonesia. Pada tahun 2014 dan 2019 penerimaan bea masuk pada Kantor Pengawasan dan Pela...
TARIF BEA MASUK BARANG DIGITAL YANG BERSEDIA DIBAYAR DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KESEDIAAN MEMBAYAR BEA MASUK BARANG DIGITAL
TARIF BEA MASUK BARANG DIGITAL YANG BERSEDIA DIBAYAR DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KESEDIAAN MEMBAYAR BEA MASUK BARANG DIGITAL
AbstrakStudi ini bertujuan untuk mengukur tarif bea masuk atas barang digital yang bersedia dibayar berdasarkan pendekatan willingness to pay (WTP) dan menganalisis pengaruh kesada...
TINJAUAN TERHADAP IDENTIFIKASI RISIKO PENETAPAN TARIF KEPABEANAN PADA KANTOR PELAYANAN UTAMA BEA DAN CUKAI TANJUNG PRIOK
TINJAUAN TERHADAP IDENTIFIKASI RISIKO PENETAPAN TARIF KEPABEANAN PADA KANTOR PELAYANAN UTAMA BEA DAN CUKAI TANJUNG PRIOK
Penetapan tarif kepabeanan adalah pemeriksaan administrasi kepabeanan untuk menentukan klasifikasi barang guna perhitungan bea masuk yang dilakukan oleh Pejabat Fungsional Pemeriks...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kewenangan direktorat jenderal bea dan cukai dalam menanggulangi tindak pidana pemalsuan pita cukai
Kewenangan direktorat jenderal bea dan cukai dalam menanggulangi tindak pidana pemalsuan pita cukai
Banyaknya kasus pemalsuan pita cukai di Indonesia telah menimbulkan kerugian negara. Hal ini mengakibatkan berkurangnya pendapatan bagi pemerintah, dan diharapkan dengan peningkata...

Back to Top