Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kalimat Transformasi Siswa Sekolah Menengah Pertama

View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perbedaan bahasa ibu atau bahasa pertama pada siswa SMP BSS. Hal tersebut, menyebabkan keterampilan berbahasa secara tulis setiap siswa kelas VII dan VIII SMP BSS berbeda-beda. Kemampuan keterampilan berbahasa secara tulis siswa SMP BSS terlihat kurang mampu produksi tulisan dengan minimal tepat penggunaan tanda baca dan kurang mampu memproduksi kalimat transformasi dengan tepat sehingga bahasa tulis siswa SMP BSS kelas VII dan VIII masih tercampur dengan bahasa lisan yang ditemukan dalam karangan siswa. Dengan begitu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pola kalimat transformasi yang telah dan belum dikuasai anak pada kelas VII & VIII SMP BSS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII dan VIII SMP BSS. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah crosssectional. Hasil karangan siswa-siswi kemudian dianalisis dengan mengklasifikasikan kalimat transformasi secara umum. Kemudian, dikategorikan menjadi kalimat transformasi sematan. Hasil menunjukan bahwa terdapat empat jenis kalimat transformasi sematan, yakni klausa relatif, pelengkap frasa nomina, pelengkap frasa adjektiva, dan pelengkap frasa verba. Karakteristik kalimat transformasi semataan yang sering dijumpai dalam karangan  siswa kelas VII dan VII SMP BSS meliputi S+yang,  P (FV Intrans/Trans wajib pelengkap + untuk), S+sangat, dan P (FV) + b. berdasarkan penelitian ini, peneliti berharap penelitian ini dapat menjadi refrensi bagi peneliti dengan topik sejenis dan hasil penelitian ini dapat dikembangkan menjadi bahan ajar dan dikembangkan dalam media pembelejaran bagi guru bahasa Indonesia.
Title: Kalimat Transformasi Siswa Sekolah Menengah Pertama
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perbedaan bahasa ibu atau bahasa pertama pada siswa SMP BSS.
Hal tersebut, menyebabkan keterampilan berbahasa secara tulis setiap siswa kelas VII dan VIII SMP BSS berbeda-beda.
Kemampuan keterampilan berbahasa secara tulis siswa SMP BSS terlihat kurang mampu produksi tulisan dengan minimal tepat penggunaan tanda baca dan kurang mampu memproduksi kalimat transformasi dengan tepat sehingga bahasa tulis siswa SMP BSS kelas VII dan VIII masih tercampur dengan bahasa lisan yang ditemukan dalam karangan siswa.
Dengan begitu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pola kalimat transformasi yang telah dan belum dikuasai anak pada kelas VII & VIII SMP BSS.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Sumber data penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII dan VIII SMP BSS.
Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah crosssectional.
Hasil karangan siswa-siswi kemudian dianalisis dengan mengklasifikasikan kalimat transformasi secara umum.
Kemudian, dikategorikan menjadi kalimat transformasi sematan.
Hasil menunjukan bahwa terdapat empat jenis kalimat transformasi sematan, yakni klausa relatif, pelengkap frasa nomina, pelengkap frasa adjektiva, dan pelengkap frasa verba.
Karakteristik kalimat transformasi semataan yang sering dijumpai dalam karangan  siswa kelas VII dan VII SMP BSS meliputi S+yang,  P (FV Intrans/Trans wajib pelengkap + untuk), S+sangat, dan P (FV) + b.
berdasarkan penelitian ini, peneliti berharap penelitian ini dapat menjadi refrensi bagi peneliti dengan topik sejenis dan hasil penelitian ini dapat dikembangkan menjadi bahan ajar dan dikembangkan dalam media pembelejaran bagi guru bahasa Indonesia.

Related Results

Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
 هذه الأطروحة تبحث عن تحليل التقابلى فى تركيب جمل اللغة العربية و اللغة البوغيسية ، خاصة في أنماط  و أنواع جمل اللغة العربية  و اللغة البوغيسية. هذه الأطروحة تهدف إلى: 1) وصف أنماط...
KALIMAT BAHASA SUNDA DALAM TEKS PROSA SUNDA KUNO ABAD KE-16 (Analisis Struktur dan Semantis)
KALIMAT BAHASA SUNDA DALAM TEKS PROSA SUNDA KUNO ABAD KE-16 (Analisis Struktur dan Semantis)
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis struktur kalimat dengan menggunakan pendekatan tagmémik. Sumber data diambil dari transliterasi teks Carita Parahiyangan yang mema...
ANALISIS KEEFEKTIFAN KALIMAT DALAM MAJALAH WARTA USK
ANALISIS KEEFEKTIFAN KALIMAT DALAM MAJALAH WARTA USK
ABSTRAK Penelitian analisis keefektifan kalimat dalam majalah Warta USK ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kalimat tidak efektif yang terdapat di dalam majalah Warta USK....
PEMEROLEHAN SINTAKSIS ANAK USIA ENAM TAHUN ENAM BULAN (STUDI KUALITATIF PADA ZIYAN)
PEMEROLEHAN SINTAKSIS ANAK USIA ENAM TAHUN ENAM BULAN (STUDI KUALITATIF PADA ZIYAN)
Seorang anak dalam berkomunikasi membutuhkan kemampuan yang didapatkan melalui proses pemerolehan bahasa. Proses pemerolehan setiap anak pun berbeda-beda, oleh karena itu penelitia...
Dimensi Sintaksis dan Semantik Partikel Euy dalam Novel Budak Teuneung Karya Samseodi
Dimensi Sintaksis dan Semantik Partikel Euy dalam Novel Budak Teuneung Karya Samseodi
Partikel euy merupakan salah satu partikel fatis dalam bahasa Sunda. Partikel ini, sebagaimana partikel fatis lain, tidak memiliki fungsi sintaksis dalam kalimat, yakni sebagai uns...
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis dampak budaya organisasi terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama di Majene, Menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja...
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
Pendidikan budi pekerti adalah upaya untuk membentuk perilaku peserta didik yang tercermin dalam kata, perbuatan, sikap, pikiran, perasaan, kerja, dan hasil karya berdasarkan nilai...
ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA �PADA SUATU HARI� KARYA ARIFIN C. NOER
ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA �PADA SUATU HARI� KARYA ARIFIN C. NOER
Judul penelitian ini adalah Analisis Kalimat Dialog dalam Naskah Drama �Pada Suatu Hari� Karya Arifin C. Noer (Sebuah Analisis Pragmatik tentang Deiksis dan Praanggapan). Rumusan m...

Back to Top