Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MIKROORGANISME LOKAL BONGGOL PISANG (Musa paradisiaca A.) MENGGUNAKAN MEDIA AIR CUCIAN BERAS (Oryza sativa L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI SUKROSA UNTUK PENGUPASAN BIJI LADA

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan Mikroorganisme Lokal (MOL) bonggol pisang pada media air cucian beras dengan perbedaan konsentrasi sukrosa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan bonggol pisang yang direndam pada air cucian beras dengan variasi penambahan sukrosa sebanyak 0%, 5%, 10%, dan 15%. Pengamatan dilakukan setiap 24 jam selama 6 hari dengan parameter total mikroba dan pH. Nilai total mikroba tertinggi pada puncak Fase logaritmik secara keseluruhan didapat oleh konsentrasi sukrosa 15% dengan nilai total mikroba 2,42 x 1010 cfu/mL atau setara dengan log 10,38 cfu/mL; diikuti perlakuan sukrosa 10% dengan jumlah koloni 2,53 x 109 cfu/mL atau setara dengan log 9,40 cfu/mL; konsentrasi sukrosa 5% menghasilkan jumlah koloni 2,46 x 108 cfu/mL atau setara dengan log 8,39 cfu/mL; serta nilai total mikroba terendah pada konsentrasi sukrosa 0% sebesar 2,70 x 106 cfu/mL atau setara dengan log 7,39 cfu/mL
Title: MIKROORGANISME LOKAL BONGGOL PISANG (Musa paradisiaca A.) MENGGUNAKAN MEDIA AIR CUCIAN BERAS (Oryza sativa L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI SUKROSA UNTUK PENGUPASAN BIJI LADA
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan Mikroorganisme Lokal (MOL) bonggol pisang pada media air cucian beras dengan perbedaan konsentrasi sukrosa.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan bonggol pisang yang direndam pada air cucian beras dengan variasi penambahan sukrosa sebanyak 0%, 5%, 10%, dan 15%.
Pengamatan dilakukan setiap 24 jam selama 6 hari dengan parameter total mikroba dan pH.
Nilai total mikroba tertinggi pada puncak Fase logaritmik secara keseluruhan didapat oleh konsentrasi sukrosa 15% dengan nilai total mikroba 2,42 x 1010 cfu/mL atau setara dengan log 10,38 cfu/mL; diikuti perlakuan sukrosa 10% dengan jumlah koloni 2,53 x 109 cfu/mL atau setara dengan log 9,40 cfu/mL; konsentrasi sukrosa 5% menghasilkan jumlah koloni 2,46 x 108 cfu/mL atau setara dengan log 8,39 cfu/mL; serta nilai total mikroba terendah pada konsentrasi sukrosa 0% sebesar 2,70 x 106 cfu/mL atau setara dengan log 7,39 cfu/mL.

Related Results

Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan  peningkatan kadar glukosa di dalam darah, erat kaitannya dengan mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan. Karbohidrat merup...
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Tujuan dari penelitian ini adalah: memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi salah satu produk pangan tinggi kalsium yaitu berupa donat dan mengetahui formulasi tepung terigu : kuli...
Diversitas Khamir Indonesia untuk pengembangan Biofuel dan Bioindustri
Diversitas Khamir Indonesia untuk pengembangan Biofuel dan Bioindustri
Indonesia sebagai negara kepulauan dengan berbagai tipe ekosistem merupakan sumber keragaman jenis khamir yang tinggi. Sekurang kurangnya terdapat 125 taksa khamir yang berhasil di...
Analisis Keunggulan Komparatif Beras Indonesia
Analisis Keunggulan Komparatif Beras Indonesia
Komoditas beras menjadi sumber pangan utama bagi 95 persen penduduk di Indonesia. Produksi padi tahun 2013 diperkirakan sebesar 70,87 juta ton gabah kering giling (GKG) setara deng...
Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Hidroponik Dengan Sistem Sumbu (Wick System)
Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Hidroponik Dengan Sistem Sumbu (Wick System)
Cabai adalah salah satu komoditas sayuran yang mempunyai keunggulan komparatif dan dan kompetitif yang banyak diusahakan oleh petani dalam berbagai skala usahatani. Pemanfaatan bon...
Pengaruh Konsentrasi Zat Etefon Terhadap Pematangan Buah Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.)
Pengaruh Konsentrasi Zat Etefon Terhadap Pematangan Buah Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.)
Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi zat etefon terhadap pematangan buah pisang kepok (Musa paradisiaca L). Penelitian ini dilakukan di BPP Wara Selatan da...
EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana Colla), PISANG AMBON (Musa acuminata Colla), DAN PISANG EMAS (Musa x paradisiaca L)
EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana Colla), PISANG AMBON (Musa acuminata Colla), DAN PISANG EMAS (Musa x paradisiaca L)
Telah dilakukan penelitian tentang “Ekstraksi Pektin dari Kulit Pisang Kepok (Musa balbisiana Colla), Pisang Ambon (Musa acuminata Colla) Dan Pisang Emas (Musa x paradisiaca L)” ya...
Hibah Desain Rumah Bonggol Jagung bagi Masyarakat Pamekaran, Rancakalong, Sumedang
Hibah Desain Rumah Bonggol Jagung bagi Masyarakat Pamekaran, Rancakalong, Sumedang
Desa Pamekaran, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, dengan bentang alam yang berbukit-bukit dan ladang jagung yang luas mempunyai potensi untuk dapat dikembangkan menjadi tu...

Back to Top