Javascript must be enabled to continue!
Sejarah Perbandingan Manajemen Pendidikan
View through CrossRef
This study aims to analyze the contribution of classical and modern management theories in establishing the foundations of educational management in Indonesia. The study focuses on Frederick W. Taylor's scientific management theory, Henri Fayol's administrative theory, Max Weber's bureaucracy theory, and Peter F. Drucker's modern management theory. The research method used is library research with a content analysis approach, which examines relevant literature in the form of books, journals, and articles. The results of the study show that Taylor emphasizes work efficiency through systematic procedures, Fayol emphasizes the importance of managerial functions (planning, organizing, directing, controlling), Weber emphasizes order and formal legitimacy through rational rules, while Drucker focuses more on achieving vision, innovation, and empowering people as knowledge workers. In general, the theories of Taylor, Fayol, and Weber provide a classical foundation for educational management with an orientation towards structure, efficiency, and rules, while Drucker provides a modern foundation that emphasizes flexibility, innovation, and social relevance. Thus, a combination of classical and modern theories can be used as a strategic basis to strengthen Indonesian educational management to be more adaptive in facing global challenges and the digital era.
Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia
Title: Sejarah Perbandingan Manajemen Pendidikan
Description:
This study aims to analyze the contribution of classical and modern management theories in establishing the foundations of educational management in Indonesia.
The study focuses on Frederick W.
Taylor's scientific management theory, Henri Fayol's administrative theory, Max Weber's bureaucracy theory, and Peter F.
Drucker's modern management theory.
The research method used is library research with a content analysis approach, which examines relevant literature in the form of books, journals, and articles.
The results of the study show that Taylor emphasizes work efficiency through systematic procedures, Fayol emphasizes the importance of managerial functions (planning, organizing, directing, controlling), Weber emphasizes order and formal legitimacy through rational rules, while Drucker focuses more on achieving vision, innovation, and empowering people as knowledge workers.
In general, the theories of Taylor, Fayol, and Weber provide a classical foundation for educational management with an orientation towards structure, efficiency, and rules, while Drucker provides a modern foundation that emphasizes flexibility, innovation, and social relevance.
Thus, a combination of classical and modern theories can be used as a strategic basis to strengthen Indonesian educational management to be more adaptive in facing global challenges and the digital era.
Related Results
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...
Jawaban Midle Test Ilmu Sejarah
Jawaban Midle Test Ilmu Sejarah
Hasil analisis dokumenuntuk pernyataan1a. Fakta sejarah yang menyatakan bahwa pendidikan telah ada sebelumsistem persekolahan ada. Sepanjang sejarah kehidupan manusia,perkembangan ...
Eksistensi Manajemen Pendidikan Islam dalam Tatanan Pendidikan Indonesia di Masa Depan
Eksistensi Manajemen Pendidikan Islam dalam Tatanan Pendidikan Indonesia di Masa Depan
Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan konsep manajemen pendidikan Islam dalam tatanan pendidikan Indonesia dimasa depan, untuk mendeskripsikan manajemen pendidikan Is...
PENGEMBANGAN MATERI TOUR GUIDE DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN SEJARAH DI PERGURUAN TINGGI FKIP UNIVERSITAS IVET SEMARANG
PENGEMBANGAN MATERI TOUR GUIDE DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN SEJARAH DI PERGURUAN TINGGI FKIP UNIVERSITAS IVET SEMARANG
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran..Kurik...
Bagaimana Sejarah Seharusnya Diajarkan?
Bagaimana Sejarah Seharusnya Diajarkan?
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin kompleksnya permasalahan dalam pembelajaransejarah yang tak kunjung menemukan cara yang tepat untuk menyelesaikannya. Salah satunyaadal...
Hubungan Antara Minat Guru Dengan Tahap Penggunaan Sejarah Dunia Dalam Pdpc Sejarah
Hubungan Antara Minat Guru Dengan Tahap Penggunaan Sejarah Dunia Dalam Pdpc Sejarah
Dalam usaha melaksanakan rancangan pendidikan negara, peranan guru adalah paling utama kerana mereka merupakan pelaksana secara langsung terhadap murid-murid. Dalam pada itu, minat...
TELAAH KONSEPTUAL PENDEKATAN KUANTITATIF DALAM SEJARAH
TELAAH KONSEPTUAL PENDEKATAN KUANTITATIF DALAM SEJARAH
Pendekatan sejarah menjelaskan dari segi mana kajian sejarah hendak dilakukan, dimensi mana yang diperhatikan, unsur-unsur mana yang diungkapkannya, dan lain sebagainya. Deskripsi ...
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)
Penelitian ini berjudul Manajemen Pendidikan Islam dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Manajemen Pendidikan Islam dan Pendidikan Anak U...

