Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MEMBINGKAI SOLUSI BERKELANJUTAN: ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH TERHADAP DISKURSUS TENTANG RESTORASI HUTAN TROPIS LEMBAB BASAH DI WILAYAH KALIMANTAN

View through CrossRef
Penelitian difokuskan pada isu restorasi hutan tropis lembab basah di Pulau Kalimantan. Restorasi ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan keanekaragaman hayati. Akan tetapi, restorasi yang dilakukan terkadang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dengan sudut pandang dan kepentingan yang beragam. Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan analisis yang komprehensif dan kritis untuk memahami diskursus restorasi tersebut. Pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough merupakan salah satu pendekatan yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tersebut untuk menganalisis diskursus tentang restorasi hutan tropis lembab basah di Pulau Kalimantan dengan tujuan mengungkap konstruksi bahasa, kekuasaan, dan ideologi yang mendasarinya. Melalui analisis dokumen kebijakan, program konservasi, dan dialog terkait, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana solusi berkelanjutan dalam konteks restorasi tersebut dipahami oleh pemangku kepentingan yang berbeda. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang pembingkaian solusi berkelanjutan dalam restorasi hutan tropis lembab basah di Pulau Kalimantan, yang dapat menjadi landasan penting dalam pengembangan kebijakan dan program restorasi yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di wilayah ini
Title: MEMBINGKAI SOLUSI BERKELANJUTAN: ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH TERHADAP DISKURSUS TENTANG RESTORASI HUTAN TROPIS LEMBAB BASAH DI WILAYAH KALIMANTAN
Description:
Penelitian difokuskan pada isu restorasi hutan tropis lembab basah di Pulau Kalimantan.
Restorasi ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Akan tetapi, restorasi yang dilakukan terkadang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dengan sudut pandang dan kepentingan yang beragam.
Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan analisis yang komprehensif dan kritis untuk memahami diskursus restorasi tersebut.
Pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough merupakan salah satu pendekatan yang relevan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan tersebut untuk menganalisis diskursus tentang restorasi hutan tropis lembab basah di Pulau Kalimantan dengan tujuan mengungkap konstruksi bahasa, kekuasaan, dan ideologi yang mendasarinya.
Melalui analisis dokumen kebijakan, program konservasi, dan dialog terkait, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana solusi berkelanjutan dalam konteks restorasi tersebut dipahami oleh pemangku kepentingan yang berbeda.
Dengan demikian, penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang pembingkaian solusi berkelanjutan dalam restorasi hutan tropis lembab basah di Pulau Kalimantan, yang dapat menjadi landasan penting dalam pengembangan kebijakan dan program restorasi yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di wilayah ini.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
Tata ruang adalah wujud dari struktur ruang dan pola ruang; Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah. Penetapan Kawasan Hutan adalah suatu penegasan tentan...
Pemanfaatan citra sentinel-2a untuk analisis rehabilitasi lahan kritis menggunakan fuzzy logic di Kecamatan Kertasari
Pemanfaatan citra sentinel-2a untuk analisis rehabilitasi lahan kritis menggunakan fuzzy logic di Kecamatan Kertasari
Kecamatan Kertasari merupakan wilayah dengan lahan kritis terluas di Kabupaten Bandung. Lahan kritis disebabkan oleh faktor seperti kerapatan vegetasi sangat buruk, kemiringan lere...
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, menyebutkan bahwa penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan...
Advokasi Media dalam Pemberitaan Kebencanaan Hutan di Kalimantan Barat
Advokasi Media dalam Pemberitaan Kebencanaan Hutan di Kalimantan Barat
Abstract. The role of media to act as a bridge for the fire victims of forests and land areas with various parties who wish to help, both by the government and the community. Help ...
Kebakaran Hutan Kalimantan Barat Yang Mengakibatkan Terjadinya Kabut Asap Ekstrem Di Daerah Pontianak
Kebakaran Hutan Kalimantan Barat Yang Mengakibatkan Terjadinya Kabut Asap Ekstrem Di Daerah Pontianak
Paru – paru dunia ada di beberapa Negara didunia, meliputi hutan amazon di Brazil, hutan hujan Kongo dan Hutan tropis Indonesia. Dimana jika hutan dirusak maka paru – paru dunia ak...
Kontradiskursus Makna Jihad sebagai Teror di Media Online suaramuhammadiyah.id dan NU Online
Kontradiskursus Makna Jihad sebagai Teror di Media Online suaramuhammadiyah.id dan NU Online
Pascareformasi tahun 1998, diskursus kelompok-kelompok muslim radikal menguat dalam mewacanakan pandangan-pandangannya melalui media-media online yang dimiliki. Mereka mewacanakan ...

Back to Top