Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor yang Mempengaruhi Perilaku dan Persepsi Dokter Hewan Bali Terhadap Penggunaan Antimikroba dan Resistensi Antimikroba

View through CrossRef
Resistensi antimikroba (AMR) adalah kemampuan bakteri untuk menahan efek obat, sehingga bakteri tidak mati setelah pemberian antimikroba dan fungsi obat tersebut tidak berkerja sama sekali. Kejadian ini diakibatkan oleh penggunaan antimikroba yang tidak terkontrol yang mampu menimbulkan krisis global pada kesehatan manusia dan hewan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku dan persepsi dokter hewan di Provinsi Bali terhadap penggunaan antimikroba dan resistensi antimikroba. Sebanyak 204 dokter hewan digunakan sebagai sampel penelitian dengan cara survei memakai sistem Likert dan kemudian hasil perbedaan tanggapan dokter hewan terhadap frekuensi peresepan dianalisis dengan Kruskal-Wallis.  Hasil penelitian menunjukkan antimikroba diberikan ke separuh pasien yang ditangani tiap minggunya, dan faktor yang mempengaruhi pemberian antimikroba adalah riwayat penggunaan antimikroba, tingkat keamanannya, pengalaman, potensi, efek samping, dan resiko meningkatnya resistensi antimikroba. Biaya uji kultur dan harga antimikroba menjadi hambatan terbesar bagi dokter hewan praktisi hewan kecil tetapi tidak bagi dokter hewan praktisi hewan ternak. Seluruh responden mengakui bahwa sebagian besar sumber informasi mengenai AMR mudah didapatkan serta berguna bagi mereka. Kelompok dokter hewan praktisi hewan kecil dan praktisi hewan ternak sepakat bahwa AMR merupakan ancaman bersama yang serius di masa mendatang. Studi ini memberikan wawasan penting mengenai penerapan tindakan medis veteriner yang di Provinsi Bali dan kelak menjadi acuan dalam meningkatkan regulasi pengawasan terhadap penggunaan antimikroba.
Title: Faktor yang Mempengaruhi Perilaku dan Persepsi Dokter Hewan Bali Terhadap Penggunaan Antimikroba dan Resistensi Antimikroba
Description:
Resistensi antimikroba (AMR) adalah kemampuan bakteri untuk menahan efek obat, sehingga bakteri tidak mati setelah pemberian antimikroba dan fungsi obat tersebut tidak berkerja sama sekali.
Kejadian ini diakibatkan oleh penggunaan antimikroba yang tidak terkontrol yang mampu menimbulkan krisis global pada kesehatan manusia dan hewan di masa depan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku dan persepsi dokter hewan di Provinsi Bali terhadap penggunaan antimikroba dan resistensi antimikroba.
Sebanyak 204 dokter hewan digunakan sebagai sampel penelitian dengan cara survei memakai sistem Likert dan kemudian hasil perbedaan tanggapan dokter hewan terhadap frekuensi peresepan dianalisis dengan Kruskal-Wallis.
  Hasil penelitian menunjukkan antimikroba diberikan ke separuh pasien yang ditangani tiap minggunya, dan faktor yang mempengaruhi pemberian antimikroba adalah riwayat penggunaan antimikroba, tingkat keamanannya, pengalaman, potensi, efek samping, dan resiko meningkatnya resistensi antimikroba.
Biaya uji kultur dan harga antimikroba menjadi hambatan terbesar bagi dokter hewan praktisi hewan kecil tetapi tidak bagi dokter hewan praktisi hewan ternak.
Seluruh responden mengakui bahwa sebagian besar sumber informasi mengenai AMR mudah didapatkan serta berguna bagi mereka.
Kelompok dokter hewan praktisi hewan kecil dan praktisi hewan ternak sepakat bahwa AMR merupakan ancaman bersama yang serius di masa mendatang.
Studi ini memberikan wawasan penting mengenai penerapan tindakan medis veteriner yang di Provinsi Bali dan kelak menjadi acuan dalam meningkatkan regulasi pengawasan terhadap penggunaan antimikroba.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEPEDULIAN KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP RESISTENSI ANTIMIKROBA DENGAN MEDIA KOMUNIKASI RADIO
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEPEDULIAN KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP RESISTENSI ANTIMIKROBA DENGAN MEDIA KOMUNIKASI RADIO
Antimikroba (antijamur, antivirus, dan antibakteri) merupakan zat yang digunakan untuk membunuh mikroba (jamur, virus, dan bakteri). Jika antimikroba digunakan terlalu sering tanpa...
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Selama masa pandemi COVID-19, tak jarang kita menyaksikan tampilnya karakteristik suka menolong pada manusia. Dalam komunitas luring mau-pun daring, berbagai aktivitas memberikan b...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS PADA KLINIK HEWAN POPON PETCARE BERBASIS WEB
SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS PADA KLINIK HEWAN POPON PETCARE BERBASIS WEB
Klinik Hewan Popon Petcare merupakan salah satu klinik yang mempuyai fasilitas pelayanan kesehatan hewan peliharaan yang berada di Kota Jayapura. Namun dalam proses pelayanannya ma...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Asas Keadilan dalam Pengaturan Kompetensi dan Pemberian Kewenangan Dokter Gigi Umum dan Dokter Gigi Spesialis
Asas Keadilan dalam Pengaturan Kompetensi dan Pemberian Kewenangan Dokter Gigi Umum dan Dokter Gigi Spesialis
dalam melaksanakan praktik kedokteran gigi dan mulut dokter gigi umum maupun dokter gigi spesialis harus sesuai dengan kewenangan dan kompetensi yang dimilikinya, namum masih diras...

Back to Top