Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kimia Batu Kapur Kabupaten Kupang Sebagai Bahan Baku Pembuatan Pupuk Dolomit
View through CrossRef
Kabupaten Kupang memilki luas wilayah sebesar 5,431,23 Km² atau 543,123 Ha dengan startigrafi geologi wilayah kabupaten kupang disusun oleh batu gamping hasil dari proses diagenensis. Diketahui bahwa komposisi batu gamping di kabupaten Kupang umumnya terdiri dari batuan gamping terumbu dan gamping bioklastik, dimana batuan tersebut disusun oleh fosil kerang. Berdasarkan hal tersebut, maka diperkirakan bahwa batu gamping yang berupa batuan kapur di wilayah kabupaten Kupang merupakan mineral yang kaya akan dolomit dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk dolomit. Namun demikian, penelitian mengenai komposisi kimia batu kapur di kabupaten Kupang belum banyak dilakukan, sehingga akan sulit apabila ingin diaplikasikan sebagai pupuk oleh para petani lokal maupun dibangun dalam skala industri. Sampel yang digunakan diambil dari lima kecamatan berbeda di kabupaten Kupang, dimana penampakan batu kapur dapat dilihat secara kasat mata dengan persebaran yang luas. Kecamatan tersebut antara lain adalah Kecamatan Kupang Tengah, Kecamatan Kupang Timur, Kecamatan Kupang Barat, Kecamatan Amarasi, dan Kecamatan Amfoang Barat Daya dan kemudian komposisi kimianya dianalisis dengan X-Ray Diffractometer. Hasil analisis menunjukkan bahwa batu kapur yang berada di Kabupaten Kupang diklasifikasikan sebagai Dolomit Berkalsium dengan komposisi kimianya kandungan dolomit berkisar pada 51,0 – 53,6 %, Kalsit berkisar pada 41,6 – 46,7 %, Kuarsa berkisar pada 2,0 – 3,6 % dan sisanya mineral yang tak teridentifikasi berkisar pada 0,2 – 0,5 %.
Universitas Gajah Putih
Title: Analisis Kimia Batu Kapur Kabupaten Kupang Sebagai Bahan Baku Pembuatan Pupuk Dolomit
Description:
Kabupaten Kupang memilki luas wilayah sebesar 5,431,23 Km² atau 543,123 Ha dengan startigrafi geologi wilayah kabupaten kupang disusun oleh batu gamping hasil dari proses diagenensis.
Diketahui bahwa komposisi batu gamping di kabupaten Kupang umumnya terdiri dari batuan gamping terumbu dan gamping bioklastik, dimana batuan tersebut disusun oleh fosil kerang.
Berdasarkan hal tersebut, maka diperkirakan bahwa batu gamping yang berupa batuan kapur di wilayah kabupaten Kupang merupakan mineral yang kaya akan dolomit dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk dolomit.
Namun demikian, penelitian mengenai komposisi kimia batu kapur di kabupaten Kupang belum banyak dilakukan, sehingga akan sulit apabila ingin diaplikasikan sebagai pupuk oleh para petani lokal maupun dibangun dalam skala industri.
Sampel yang digunakan diambil dari lima kecamatan berbeda di kabupaten Kupang, dimana penampakan batu kapur dapat dilihat secara kasat mata dengan persebaran yang luas.
Kecamatan tersebut antara lain adalah Kecamatan Kupang Tengah, Kecamatan Kupang Timur, Kecamatan Kupang Barat, Kecamatan Amarasi, dan Kecamatan Amfoang Barat Daya dan kemudian komposisi kimianya dianalisis dengan X-Ray Diffractometer.
Hasil analisis menunjukkan bahwa batu kapur yang berada di Kabupaten Kupang diklasifikasikan sebagai Dolomit Berkalsium dengan komposisi kimianya kandungan dolomit berkisar pada 51,0 – 53,6 %, Kalsit berkisar pada 41,6 – 46,7 %, Kuarsa berkisar pada 2,0 – 3,6 % dan sisanya mineral yang tak teridentifikasi berkisar pada 0,2 – 0,5 %.
.
Related Results
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
Rendahnya produksi bawang merah di Indonesia disebabkan salah satunya oleh penyakit moler (Fusarium oxysporum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk h...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani melalui Teknologi Pembuatan Pupuk Kascing
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani melalui Teknologi Pembuatan Pupuk Kascing
<p>Permasalahan yang dihadapi Mitra adalah masih berkurangnya pasokan pupuk an organik, serta distribusi kurang lancar dan harga di tingkat petani sering melampaui harga ecer...
ANALISIS PROSEDUR PEMBUATAN SEMEN PADA PT. SEMEN BATURAJA
ANALISIS PROSEDUR PEMBUATAN SEMEN PADA PT. SEMEN BATURAJA
Industri semen merupakan industry strategis yang sangat dibutuhkan dalam setiap negara. Dimana perkembangan infrastruktur memegang peranan penting dalam pembangunan nasional salah ...
PENYULUHAN DAN PELATIHAN CARA PEMBUATAN PUPUK MIKROBA PADA MASYARAKAT DI MEDAYU UTARA SURABAYA
PENYULUHAN DAN PELATIHAN CARA PEMBUATAN PUPUK MIKROBA PADA MASYARAKAT DI MEDAYU UTARA SURABAYA
Kebutuhan akan pupuk mikroba yang semakin meningkat dikarenakan harga pupuk kimia di pasaran yang membumbung harganya. Sehingga teknologi pembuatan pupuk dengan bahan dasar dari mi...
EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG BERBASIS KOMPOS Azolla microphylla DAN PEMAKAIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TOMAT CHERRY
EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG BERBASIS KOMPOS Azolla microphylla DAN PEMAKAIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TOMAT CHERRY
Tomat cherry (Lycopersicum esculentum var. ceraciforme) merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan yang dianggap mempunyai prospek baik dalam pemasarannya. Rasanya yang mani...

