Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TASAWUF FALSAFI SYEKH ABDUL KARIM AL JILLI DAN KONSEP INSAN KAMIL

View through CrossRef
Abd al-Karim ibn Ibrahim ibn Abd al-Karim bin Khalifah bin Ahmad bin Mahmud al-Jilli (1365–1428 M) terkenal dengan teori sufistiknya tentang insan kamil (manusia sempurna). Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan secara terperinci pemikiran tasawuf falsafi al-Jilli mengenai konsep insan kamil. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian library research (studi kepustakaan). Hasil penelitian ini adalah bahwa menurut pemikiran tasawuf-falsafi ‘Abdul Karim al-Jilli, manusia dapat berpotensi menjadi insan kamil dengan cara memaksimalkan potensi ruhhiyah atau spiritualnya. Abd al-Karim ibn Ibrahim ibn Abd al-Karim bin Khalifah bin Ahmad bin Mahmud al-Jilli (1365 – 1428 AD) is famous for his Sufistic theory of insan kamil (perfect man). This study aims to describe in detail about Al-Jilli's philosophical Sufism and how his famous thoughts regarding the concept of insan kamil. The method used in this research is a qualitative method with the type of research library research (library study). The results of this study explain that regarding the Sufism-philosophy concept of 'Abdul Karim al-Jilli, humans could be the perfect man (Insan Kamil) by maximizing their potential spirituality.
Title: TASAWUF FALSAFI SYEKH ABDUL KARIM AL JILLI DAN KONSEP INSAN KAMIL
Description:
Abd al-Karim ibn Ibrahim ibn Abd al-Karim bin Khalifah bin Ahmad bin Mahmud al-Jilli (1365–1428 M) terkenal dengan teori sufistiknya tentang insan kamil (manusia sempurna).
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan secara terperinci pemikiran tasawuf falsafi al-Jilli mengenai konsep insan kamil.
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian library research (studi kepustakaan).
Hasil penelitian ini adalah bahwa menurut pemikiran tasawuf-falsafi ‘Abdul Karim al-Jilli, manusia dapat berpotensi menjadi insan kamil dengan cara memaksimalkan potensi ruhhiyah atau spiritualnya.
Abd al-Karim ibn Ibrahim ibn Abd al-Karim bin Khalifah bin Ahmad bin Mahmud al-Jilli (1365 – 1428 AD) is famous for his Sufistic theory of insan kamil (perfect man).
This study aims to describe in detail about Al-Jilli's philosophical Sufism and how his famous thoughts regarding the concept of insan kamil.
The method used in this research is a qualitative method with the type of research library research (library study).
The results of this study explain that regarding the Sufism-philosophy concept of 'Abdul Karim al-Jilli, humans could be the perfect man (Insan Kamil) by maximizing their potential spirituality.

Related Results

Kajian Historis Tafsir Falsafi
Kajian Historis Tafsir Falsafi
Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah corak tafsir falsafi meliputi sejarah kemunculan tafsir falsafi, batasan tafsir falsafi, perdebatan ulama tentang tafsir falsafi, dan ki...
Studi Analisis Konsep Insan Kamil Menurut Abdul Karim Al-Jili dan Pemikiran Adi Hidayat
Studi Analisis Konsep Insan Kamil Menurut Abdul Karim Al-Jili dan Pemikiran Adi Hidayat
Studying the debate surrounding Insan Kamil is fascinating. Two individuals that talk about the perfect human being are Adi Hidayat and Abdul Karim al-Jili. These two individuals p...
Konsepsi Manusia Seutuhnya Dalam Kitab al-Insan al-Kamil Karya Abdul Karim al-Jili
Konsepsi Manusia Seutuhnya Dalam Kitab al-Insan al-Kamil Karya Abdul Karim al-Jili
Abstrak Dalam pandangan Islam, pendidikan yang utama adalah yang dapat memanusiakan manusia sesuai dengan kodrat kemanusiaannya. Pendidikan yang dapat menempatkan manusia pad...
Perspektif Hamka Tentang Urgensi Pendidikan Tasawuf Dalam Kehidupan Masyarakat Modern
Perspektif Hamka Tentang Urgensi Pendidikan Tasawuf Dalam Kehidupan Masyarakat Modern
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perhatian penulis terkait beragamnya nestapa yang dialami masyarakat modern, di mana masyarakat dewasa ini telah mengalami kehampaan spiritual ...
Konsep Insan Kamil Al-Jilli Dan Tiga Elemen Sekularisme
Konsep Insan Kamil Al-Jilli Dan Tiga Elemen Sekularisme
Pembahasan mengenai “manusia ideal” masih sangat layak untuk dikaji.  Dalam buku insan kamil fi marifah al awakhir wa al-awail karya Abdul Karim al-jili, dalam pembahasannya menjel...
Ajaran Tarekat Syekh Siti Jenar
Ajaran Tarekat Syekh Siti Jenar
Fahrurrozi, S., Nurul Jumadissaniyah Sitorus UIN Sumatera Utara Ajaran Manunggaling Kawula Gusti yang dicetuskan oleh Syekh Siti Jenar hingga saat ini masih menjadi per...
KONSEP MANUSIA SEMPURNA
KONSEP MANUSIA SEMPURNA
Abstrak Istilah "Insan Kamil" secara teknis muncul dalam literatur Islam sekitar awal abad ke-7 M/13 M, terutama didorong oleh gagasan Ibnu Arabi, yang menggunakannya untuk menunj...
Urgensi Ilmu Tasawuf di Indonesia
Urgensi Ilmu Tasawuf di Indonesia
Kajian penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa gejolak konflik tentang perkembangan tasawuf di Indonesia. Banyak yang bilang perkembangan tasawuf dimulai dari India, d...

Back to Top