Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Konsep Insan Kamil Al-Jilli Dan Tiga Elemen Sekularisme

View through CrossRef
Pembahasan mengenai “manusia ideal” masih sangat layak untuk dikaji.  Dalam buku insan kamil fi marifah al awakhir wa al-awail karya Abdul Karim al-jili, dalam pembahasannya menjelaskan konsep manusia ideal dengan term masing-masing. Insan Kamil merupakan sebuah cerminan dari karakter manusia yang telah memenuhi potensi dirinya, dengan tujuan untuk menemukan sebuah jalan menunju Allah Dengan menggunakan kajian pustaka dan metode diskriptif analisis dapat ditemukan bagaimana insan kamils. Dalam pandangan al-Jilli, syariat merupakan pondasi dasar untuk mencapai hakikat. Bahkan, ia mengatakan ada tiga aspek yang mesti dilewati seorang sufi, yaitu syariat, thariqat dan hakikat Hasilnya yaitu; PertamaAl-Jili dengan Insan Kamilnya lebih mengacu kepada Tuhan sebagai titik pusatnya dan Nabi Muhammad Saw sebagai citra Tuhan-Nya serta teladan bagi seluruh manusia. menjadikan Tuhan dan manusia sebagai topik utamanya. bagi Al-Jili untuk mencapai Insan Kamil manusia harus bisa ber-tajalli ilahi dan ber-taraqqi dalam kehidupannya. bagi Al-Jili untuk mencapai Insan Kamil seseorang harus menjalankan tiga tahapan; al-Bidayah, al-Tawasuth, al-Khitam. Hal ini berbeda dengan Barat  yang berpendapat  manusia sempurna merupakan “pengganti” dari eksistensi Tuhan, setelah Ia mendeklarasikan diri untuk membunuh Tuhan sebagai pengatur dunia.
Title: Konsep Insan Kamil Al-Jilli Dan Tiga Elemen Sekularisme
Description:
Pembahasan mengenai “manusia ideal” masih sangat layak untuk dikaji.
  Dalam buku insan kamil fi marifah al awakhir wa al-awail karya Abdul Karim al-jili, dalam pembahasannya menjelaskan konsep manusia ideal dengan term masing-masing.
Insan Kamil merupakan sebuah cerminan dari karakter manusia yang telah memenuhi potensi dirinya, dengan tujuan untuk menemukan sebuah jalan menunju Allah Dengan menggunakan kajian pustaka dan metode diskriptif analisis dapat ditemukan bagaimana insan kamils.
Dalam pandangan al-Jilli, syariat merupakan pondasi dasar untuk mencapai hakikat.
Bahkan, ia mengatakan ada tiga aspek yang mesti dilewati seorang sufi, yaitu syariat, thariqat dan hakikat Hasilnya yaitu; PertamaAl-Jili dengan Insan Kamilnya lebih mengacu kepada Tuhan sebagai titik pusatnya dan Nabi Muhammad Saw sebagai citra Tuhan-Nya serta teladan bagi seluruh manusia.
menjadikan Tuhan dan manusia sebagai topik utamanya.
bagi Al-Jili untuk mencapai Insan Kamil manusia harus bisa ber-tajalli ilahi dan ber-taraqqi dalam kehidupannya.
bagi Al-Jili untuk mencapai Insan Kamil seseorang harus menjalankan tiga tahapan; al-Bidayah, al-Tawasuth, al-Khitam.
Hal ini berbeda dengan Barat  yang berpendapat  manusia sempurna merupakan “pengganti” dari eksistensi Tuhan, setelah Ia mendeklarasikan diri untuk membunuh Tuhan sebagai pengatur dunia.

Related Results

TASAWUF FALSAFI SYEKH ABDUL KARIM AL JILLI DAN KONSEP INSAN KAMIL
TASAWUF FALSAFI SYEKH ABDUL KARIM AL JILLI DAN KONSEP INSAN KAMIL
Abd al-Karim ibn Ibrahim ibn Abd al-Karim bin Khalifah bin Ahmad bin Mahmud al-Jilli (1365–1428 M) terkenal dengan teori sufistiknya tentang insan kamil (manusia sempurna). Penelit...
SEKULARISME HUKUM DALAM FRAME TIMUR DAN BARAT
SEKULARISME HUKUM DALAM FRAME TIMUR DAN BARAT
Abstract: Until now a western philosophical school called secularism has become an inseparable part of Islamic scholars. Related article cited a variety of secularism and the note ...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Sekularisme sebagai tantangan pendidikan Islam kontemporer
Sekularisme sebagai tantangan pendidikan Islam kontemporer
Secularism has been around for a long time in Indonesia. The influence of secularism that entered the Islamic world began during the era of western imperialism on the Islamic world...
Perkembangan Pemahaman Fundamentalisme, Sekularisme Dan Modernisme dalam Dunia Islam
Perkembangan Pemahaman Fundamentalisme, Sekularisme Dan Modernisme dalam Dunia Islam
AbstrakPemahaman fundamentalisme, sekularisme dan moderisme memiliki pengaruh yang besar terhadap kebijakan dalam sebuah oragnisasi maupun sebuah gerakan dan negara. Dalam riset in...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KONSEP MANUSIA SEMPURNA
KONSEP MANUSIA SEMPURNA
Abstrak Istilah "Insan Kamil" secara teknis muncul dalam literatur Islam sekitar awal abad ke-7 M/13 M, terutama didorong oleh gagasan Ibnu Arabi, yang menggunakannya untuk menunj...
Kajian Pemikiran Konsep Tasawuf Insan Kamil Muhammad Nafis al-Banjari Dalam Kitab ad-Durr an-Nafis
Kajian Pemikiran Konsep Tasawuf Insan Kamil Muhammad Nafis al-Banjari Dalam Kitab ad-Durr an-Nafis
The study of the concept of insan kamil (the perfect man) is a study that is very often discussed in Sufism. The concept of insan kamil that emerged in the world of Sufism in the V...

Back to Top