Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SEKULARISME HUKUM DALAM FRAME TIMUR DAN BARAT

View through CrossRef
Abstract: Until now a western philosophical school called secularism has become an inseparable part of Islamic scholars. Related article cited a variety of secularism and the note that also take as a reference by the next generation of scientific. This fact shows that the importance of the discussion concerning matters of secularism.Position secularism became a big spotlight when linked to Islamic law an sich. Harassment of Islamic law through the glass secularism has produced many Islamic intellectuals secular.In fact, the West itself slowly began to abandon secularism. Western consciousness leaving the methodology of secularism marked by the rise of Islamic hegemony slowly, even predicted the future of Islam will be the largest religion in Western Europe represent entities. The position of Islam itself is still vulnerable to the methodology of secularism. Post-figure Kemal in Turkey  proklaimed himself as a successful carrier of secularism which is then followed by other Muslim intellectuals. This makes the Islamic intellectual dilemma. As if, methodology of secularism could raise the degree of religious and linked well with the sects that emerged in the mid such  Mu'tazilah. Secularism eventually become a new color in Islam, secularism began to force its philosophy in Islam. Define secularism as the separation of religion and state effort was apparently not enough. Abstrak: Hingga kini sebuah aliran filsafat Barat yang bernama sekularisme telah menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan dari para cendekiawan Islam. Berbagai tulisan terkait sekularisme dikutip kemudian tulisan itu diambil pula sebagai rujukan oleh para generasi ilmiyah lintas zaman. Kenyataan ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya pembahasan menyangkut hal ihwal sekularisme. Posisi sekularisme menjadi sorotan besar manakala dikaitkan dengan hukum Islam an sich.  Pengobok-obokan hukum Islam melalui kaca sekularisme telah melahirkan banyak intelektual Islam bermanhaj sekuler.Pada kenyataannya, Barat sendiri mulai meninggalkan sekularisme secara perlahan. Kesadaran Barat meninggalkan manhaj sekularisme ditandai dengan munculnya hegemoni Islam secara perlahan, bahkan kedepan diprediksi Islam akan menjadi agama terbesar di Eropa mewakili entitas Barat.Posisi Islam sendiri sampai saat ini masih rentan dengan manhaj sekularisme. Paska tokoh Kemal di Turki memploklamasikan dirinya sebagai pembawa sekularisme sukses yang kemudian diikuti pula oleh para intelektual Islam lainnya. Hal ini menjadikan para intelektual Islam dilematis. Seolah-olah, manhaj sekularisme bisa menaikkan derajat beragama lalu dikait-kaitkan pula dengan sekte-sekte yang muncul di era pertengahan semisal muktazilah.Sekularisme akhirnya menjadi warna baru dalam Islam, filsafat sekularisme mulai dipaksakan dalam ajaran Islam. Mendefiniskan sekularisme sebagai upaya pemisahan agama dan negara rupanya belumlah cukup. Kata Kunci: Sekularisme, agama, dunia, Barat
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Title: SEKULARISME HUKUM DALAM FRAME TIMUR DAN BARAT
Description:
Abstract: Until now a western philosophical school called secularism has become an inseparable part of Islamic scholars.
Related article cited a variety of secularism and the note that also take as a reference by the next generation of scientific.
This fact shows that the importance of the discussion concerning matters of secularism.
Position secularism became a big spotlight when linked to Islamic law an sich.
Harassment of Islamic law through the glass secularism has produced many Islamic intellectuals secular.
In fact, the West itself slowly began to abandon secularism.
Western consciousness leaving the methodology of secularism marked by the rise of Islamic hegemony slowly, even predicted the future of Islam will be the largest religion in Western Europe represent entities.
The position of Islam itself is still vulnerable to the methodology of secularism.
Post-figure Kemal in Turkey  proklaimed himself as a successful carrier of secularism which is then followed by other Muslim intellectuals.
This makes the Islamic intellectual dilemma.
As if, methodology of secularism could raise the degree of religious and linked well with the sects that emerged in the mid such  Mu'tazilah.
Secularism eventually become a new color in Islam, secularism began to force its philosophy in Islam.
Define secularism as the separation of religion and state effort was apparently not enough.
Abstrak: Hingga kini sebuah aliran filsafat Barat yang bernama sekularisme telah menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan dari para cendekiawan Islam.
Berbagai tulisan terkait sekularisme dikutip kemudian tulisan itu diambil pula sebagai rujukan oleh para generasi ilmiyah lintas zaman.
Kenyataan ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya pembahasan menyangkut hal ihwal sekularisme.
Posisi sekularisme menjadi sorotan besar manakala dikaitkan dengan hukum Islam an sich.
  Pengobok-obokan hukum Islam melalui kaca sekularisme telah melahirkan banyak intelektual Islam bermanhaj sekuler.
Pada kenyataannya, Barat sendiri mulai meninggalkan sekularisme secara perlahan.
Kesadaran Barat meninggalkan manhaj sekularisme ditandai dengan munculnya hegemoni Islam secara perlahan, bahkan kedepan diprediksi Islam akan menjadi agama terbesar di Eropa mewakili entitas Barat.
Posisi Islam sendiri sampai saat ini masih rentan dengan manhaj sekularisme.
Paska tokoh Kemal di Turki memploklamasikan dirinya sebagai pembawa sekularisme sukses yang kemudian diikuti pula oleh para intelektual Islam lainnya.
Hal ini menjadikan para intelektual Islam dilematis.
Seolah-olah, manhaj sekularisme bisa menaikkan derajat beragama lalu dikait-kaitkan pula dengan sekte-sekte yang muncul di era pertengahan semisal muktazilah.
Sekularisme akhirnya menjadi warna baru dalam Islam, filsafat sekularisme mulai dipaksakan dalam ajaran Islam.
Mendefiniskan sekularisme sebagai upaya pemisahan agama dan negara rupanya belumlah cukup.
Kata Kunci: Sekularisme, agama, dunia, Barat.

Related Results

Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
Sekularisme sebagai tantangan pendidikan Islam kontemporer
Sekularisme sebagai tantangan pendidikan Islam kontemporer
Secularism has been around for a long time in Indonesia. The influence of secularism that entered the Islamic world began during the era of western imperialism on the Islamic world...
Perkembangan Pemahaman Fundamentalisme, Sekularisme Dan Modernisme dalam Dunia Islam
Perkembangan Pemahaman Fundamentalisme, Sekularisme Dan Modernisme dalam Dunia Islam
AbstrakPemahaman fundamentalisme, sekularisme dan moderisme memiliki pengaruh yang besar terhadap kebijakan dalam sebuah oragnisasi maupun sebuah gerakan dan negara. Dalam riset in...
Grand Design Reformasi Penelitian Hukum Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Negara Republik Indonesia
Grand Design Reformasi Penelitian Hukum Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Negara Republik Indonesia
Dillihat dari sisi penelitian hukum, pembangunan hukum nasional merupakan wujud sistem hukum nasional, harus didukung oleh perencanaan pembentukan materi hukum, penelitian hukum, p...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Posisi Hukum Adat dalam Hukum Kontrak Nasional Indonesia
Posisi Hukum Adat dalam Hukum Kontrak Nasional Indonesia
<p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>Sooner or later Indonesia will have its own law of contract. Reasons ...
POSISI HUKUM ADAT DALAM HUKUM KONTRAK NASIONAL INDONESIA
POSISI HUKUM ADAT DALAM HUKUM KONTRAK NASIONAL INDONESIA
<h2>Abstract</h2><p>Cepat atau lambat Indonesia akan memiliki hukum perjanjiannya sendiri. Alasan dari pernyataan ini adalah bahwa, pertama, hukum kontrak Indoens...

Back to Top