Javascript must be enabled to continue!
Kajian Historis Tafsir Falsafi
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah corak tafsir falsafi meliputi sejarah kemunculan tafsir falsafi, batasan tafsir falsafi, perdebatan ulama tentang tafsir falsafi, dan kitab-kitab tafsir yang bercorak falsafi. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan melalui studi kepustakaan dengan pendekatan sejarah dan tafsir. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa Tafsir Falsafi adalah salah satu corak penafsiran yang menggunakan teori-teori dan pendekatan filsafat. Sejarah kemunculan corak falsafi ini bermula pada dinasti Abbasiyah dimana pada kekhalifahan Al-Manshur, banyak sekali buku-buku filsafat yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab sehingga menyebabkan masuknya kajian-kajian filsafat ke dalam dunia Islam terkhusus pada khazanah penafsiran Al-Quran. Adapun batasan dalam tafsir falsafi meliputi pembahasan-pembahasan seputar filsafat seperti wujud tuhan, sifat-sifat Allah, dan juga terkait ayat-ayat mutasyabihat. Corak tafsir falsafi tentunya menuai pro dan kontra, di antaranya yang menolak adalah karena corak falsafi menggunakan akal dan teori-teori filsafat yang bertentangan dengan ajaran dan aqidah Islam. Adapun yang mendukung adalah karena mereka menganggap ada titik temu antara filsafat dengan agama dan juga tafsir. Kitab-kitab yang bercorak falsafi di antaranya adalah kitab Fushus Al-Hikam karya Al-Farabi, Rasail Ibnu Sina, Rasail Ikhwan As-Shafa, Mafatih Al-Ghaib karya Fakhrudin Ar Razi dan Tafsir Al Mizan karya Thabathaba’i. Penelitian sederhana ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi para pengkaji Al-Quran dan tafsirnya.
Sunan Gunung Djati State Islamic University of Bandung
Title: Kajian Historis Tafsir Falsafi
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah corak tafsir falsafi meliputi sejarah kemunculan tafsir falsafi, batasan tafsir falsafi, perdebatan ulama tentang tafsir falsafi, dan kitab-kitab tafsir yang bercorak falsafi.
Penelitian ini bersifat kualitatif dengan melalui studi kepustakaan dengan pendekatan sejarah dan tafsir.
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa Tafsir Falsafi adalah salah satu corak penafsiran yang menggunakan teori-teori dan pendekatan filsafat.
Sejarah kemunculan corak falsafi ini bermula pada dinasti Abbasiyah dimana pada kekhalifahan Al-Manshur, banyak sekali buku-buku filsafat yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab sehingga menyebabkan masuknya kajian-kajian filsafat ke dalam dunia Islam terkhusus pada khazanah penafsiran Al-Quran.
Adapun batasan dalam tafsir falsafi meliputi pembahasan-pembahasan seputar filsafat seperti wujud tuhan, sifat-sifat Allah, dan juga terkait ayat-ayat mutasyabihat.
Corak tafsir falsafi tentunya menuai pro dan kontra, di antaranya yang menolak adalah karena corak falsafi menggunakan akal dan teori-teori filsafat yang bertentangan dengan ajaran dan aqidah Islam.
Adapun yang mendukung adalah karena mereka menganggap ada titik temu antara filsafat dengan agama dan juga tafsir.
Kitab-kitab yang bercorak falsafi di antaranya adalah kitab Fushus Al-Hikam karya Al-Farabi, Rasail Ibnu Sina, Rasail Ikhwan As-Shafa, Mafatih Al-Ghaib karya Fakhrudin Ar Razi dan Tafsir Al Mizan karya Thabathaba’i.
Penelitian sederhana ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi para pengkaji Al-Quran dan tafsirnya.
Related Results
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Dayah Ummul Ayman is one of the largest dayah in Aceh. The teaching of tafsir in this dayah is carried out through dayah curriculum and adapted to the abilities of students. Standa...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
Kajian Tafsir Falsafi
Kajian Tafsir Falsafi
Tafsir dan filsafat adalah dua jenis keilmuan yang berbeda, namun ketika keilmuan filsafat digunakan untuk memahami Alqu- ran, maka akan melahirkan corak penaf...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...

