Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Penggunaan Filler Bata Terhadap Stabilitas Perkerasan Pada Rendaman Bendungan Benanga

View through CrossRef
Bendungan Benanga merupakan konstruksi yang dibangun untuk menahan laju dan menampung air yang terletak di Kelurahan Lempake, Kalimantan Timur.  Awal pembangunannya, kapasitas bendungan mencapai 1,6 juta m3 dan daya tampung bendungan menyusut sampai 500.000 m3. Mengakibatkan rawan luapan di sekitar bendungan bahkan mengakibatkan banjir di daerah Bengkuring. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan filler bata pada perkerasan dalam rendaman air Bendungan Benanga. Jika perkerasan terendam, maka rongga perkerasan terisi air dan melarutkan material, sehingga menurunkan stabilitas. Penggunaan bata untuk memanfaatkan limbah renovasi dan sebagai pengganti Portland cement karena memiliki sifat pozolanik. Penelitian dilakukan dengan eksperimental, menggunakan aspal Pen 60/70, agregat kasar dan halus dari Palu, terdiri dari 2 variabel yaitu 0% dan 100% filler bata. Standar campuran mengacu pada Bina Marga, 2018 dan analisis menggunakan metode Marshall. Dari penelitian ini, campuran kadar aspal 5,5% dengan 100% filler bata dapat digunakan untuk inovasi campuran perkerasan dengan kekuatan menahan beban 3.190,7 kg dan kelelehan sekitar 5 cm. Campuran mampu menahan beban lalu lintas terbesar dengan penurunan lebih kecil dibandingkan dengan campuran lainnya. Rongga yang terisi aspal (Void Filled with Asphalt, VFWA) memenuhi syarat dan efisien yaitu 72,7%, sehingga perkerasan tidak berongga dan kedap air. Campuran ini meminimalisir terjadinya kerusakan perkerasan yang sering terendam banjir.
Title: Pengaruh Penggunaan Filler Bata Terhadap Stabilitas Perkerasan Pada Rendaman Bendungan Benanga
Description:
Bendungan Benanga merupakan konstruksi yang dibangun untuk menahan laju dan menampung air yang terletak di Kelurahan Lempake, Kalimantan Timur.
  Awal pembangunannya, kapasitas bendungan mencapai 1,6 juta m3 dan daya tampung bendungan menyusut sampai 500.
000 m3.
Mengakibatkan rawan luapan di sekitar bendungan bahkan mengakibatkan banjir di daerah Bengkuring.
Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan filler bata pada perkerasan dalam rendaman air Bendungan Benanga.
Jika perkerasan terendam, maka rongga perkerasan terisi air dan melarutkan material, sehingga menurunkan stabilitas.
Penggunaan bata untuk memanfaatkan limbah renovasi dan sebagai pengganti Portland cement karena memiliki sifat pozolanik.
Penelitian dilakukan dengan eksperimental, menggunakan aspal Pen 60/70, agregat kasar dan halus dari Palu, terdiri dari 2 variabel yaitu 0% dan 100% filler bata.
Standar campuran mengacu pada Bina Marga, 2018 dan analisis menggunakan metode Marshall.
Dari penelitian ini, campuran kadar aspal 5,5% dengan 100% filler bata dapat digunakan untuk inovasi campuran perkerasan dengan kekuatan menahan beban 3.
190,7 kg dan kelelehan sekitar 5 cm.
Campuran mampu menahan beban lalu lintas terbesar dengan penurunan lebih kecil dibandingkan dengan campuran lainnya.
Rongga yang terisi aspal (Void Filled with Asphalt, VFWA) memenuhi syarat dan efisien yaitu 72,7%, sehingga perkerasan tidak berongga dan kedap air.
Campuran ini meminimalisir terjadinya kerusakan perkerasan yang sering terendam banjir.

Related Results

Implementasi Early Warning System Bencana Banjir berdasarkan Ketinggian Air Bendungan
Implementasi Early Warning System Bencana Banjir berdasarkan Ketinggian Air Bendungan
Bendungan Sampean Baru merupakan salah satu bendungan yang berada di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur. Bendungan ini memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai irigasi dan PLTM. Berdasa...
ANALISIS PENGGUNAAN ABU TANDAN KELAPA SAWIT SEBAGAI FILLER DITINJAU DARI NILAI KEAUSAN PERKERASAN (CANTABRO TEST)
ANALISIS PENGGUNAAN ABU TANDAN KELAPA SAWIT SEBAGAI FILLER DITINJAU DARI NILAI KEAUSAN PERKERASAN (CANTABRO TEST)
Published Material yang umum digunakan sebagai filler campuran perkerasan lentur adalah semen, dan abu batu, yang persediaannya terbatas dan harganya relatif mahal, bila dilihat da...
Analisis Stabilitas Lereng Pada Tubuh Bendungan Manikin
Analisis Stabilitas Lereng Pada Tubuh Bendungan Manikin
Bendungan Manikin merupakan bendungan tipe urugan dengan inti tegak yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air baku di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Struktur bendungan ini...
Potensi wilayah terdampak keruntuhan Bendungan Matenggeng di Sungai Cijolang
Potensi wilayah terdampak keruntuhan Bendungan Matenggeng di Sungai Cijolang
<p><strong><em>Abstrak</em></strong><strong><em>. </em></strong><em>Bendungan Matenggeng yang rencana akan dibangun di S...
KONSISTENSI LIGHT WEIGHT DEFLECTOMETER PUSAT PENELITIAN JALAN DAN JEMBATAN (PUSJATAN) PADA JALAN TANAH
KONSISTENSI LIGHT WEIGHT DEFLECTOMETER PUSAT PENELITIAN JALAN DAN JEMBATAN (PUSJATAN) PADA JALAN TANAH
Infrastruktur jalan yang kuat memainkan peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan wilayah. Perkerasan jalan tanah merupakan jenis pe...

Back to Top