Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Tn. S
View through CrossRef
Pendahuluan: Masyarakat yang tinggal di lahan basah cenderung mengalami bencana alam seperti banjir yang cenderung menimbulkan permasalahan jiwa seperti cemas. Cemas merupakan situasi dimana seseorang merasakan emosi dan pengalaman subjektif terhadap sesuatu yang tidak diketahui atau spesifik, karena mengantisipasi adanya bahaya yang memungkinkan individu untuk bertindak menghadapi ancaman. Kecemasan menyebabkan penurunan konsentrasi atau bahkan gangguan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Seorang yang cemas dapat melakukan terapi mandiri menggunakan teknik relaksasi otot progresif (ROP).
Tujuan: mengetahui asuhan keperawatan jiwa pada Tn. S dengan kecemasan pasca banjir di desa Sungai Rangas Hambuku wilayah kerja Puskesmas Martapura Barat menggunakan intervensi ROP.
Metode: Observasional deskriptif dengan desain penelitian studi kasus terhadap Tn. S.
Hasil: Setelah 5 hari intervensi dengan frekuensi 2 kali sehari, tingkat kecemasan klien menurun dari sedang (skor hamilton anxiety rating scale (HARS) 25) menjadi tidak ada kecemasan (skor HARS 10).
Kesimpulan: Terapi ROP efektif untuk mengurangi kecemasan karena merilekskan tubuh dan meregangkan otot-otot yang tegang, membantu menurunkan tingkat kecemasan. Terapi ROP terbukti mampu menurunkan tingkat kecemasan pada Tn. S yang menderita kecemasan pasca banjir.
STIKES Intan Martapura
Title: Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Tn. S
Description:
Pendahuluan: Masyarakat yang tinggal di lahan basah cenderung mengalami bencana alam seperti banjir yang cenderung menimbulkan permasalahan jiwa seperti cemas.
Cemas merupakan situasi dimana seseorang merasakan emosi dan pengalaman subjektif terhadap sesuatu yang tidak diketahui atau spesifik, karena mengantisipasi adanya bahaya yang memungkinkan individu untuk bertindak menghadapi ancaman.
Kecemasan menyebabkan penurunan konsentrasi atau bahkan gangguan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Seorang yang cemas dapat melakukan terapi mandiri menggunakan teknik relaksasi otot progresif (ROP).
Tujuan: mengetahui asuhan keperawatan jiwa pada Tn.
S dengan kecemasan pasca banjir di desa Sungai Rangas Hambuku wilayah kerja Puskesmas Martapura Barat menggunakan intervensi ROP.
Metode: Observasional deskriptif dengan desain penelitian studi kasus terhadap Tn.
S.
Hasil: Setelah 5 hari intervensi dengan frekuensi 2 kali sehari, tingkat kecemasan klien menurun dari sedang (skor hamilton anxiety rating scale (HARS) 25) menjadi tidak ada kecemasan (skor HARS 10).
Kesimpulan: Terapi ROP efektif untuk mengurangi kecemasan karena merilekskan tubuh dan meregangkan otot-otot yang tegang, membantu menurunkan tingkat kecemasan.
Terapi ROP terbukti mampu menurunkan tingkat kecemasan pada Tn.
S yang menderita kecemasan pasca banjir.
Related Results
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRESS PADA TAHANAN DI LAPAS NARKOTIKA KELAS II A BANDUNG
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRESS PADA TAHANAN DI LAPAS NARKOTIKA KELAS II A BANDUNG
Kondisi stress merupakan suatu keadaan yang dapat terjadi pada setiap individu dengan berbagai latar belakang, tanpa kecuali pada individu yang sedang menjalani masa tahanan di Lem...
Effect of Progressive Muscle Relaxation on Anxiety Level of Medical Faculty Students in Indonesia
Effect of Progressive Muscle Relaxation on Anxiety Level of Medical Faculty Students in Indonesia
Abstract: Developments in various fields at this time provide a lot of pressure that causes anxiety and tension. Anxiety and depression are inhibiting factors for student academic ...
Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia
Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia
Lansia merupakan kelompok orang yang paling sering mengalami penurunan kualitas tidur. Beberapa penelitian menunjukkan manfaat latihan relaksasi otot progresif untuk menghadirkan r...
Terapi Relaksasi Otot Progresif Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Klien Lansia
Terapi Relaksasi Otot Progresif Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Klien Lansia
Lansia adalah suatu masa dimana proses produktifitas berpikir, mengingat, menangkap, dan merespon sesuatu sudah mengalami penurunan secara berkala. Tahun 2020, jumlah lansia dipred...
Efektivitas Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Benson Pada Lansia Dengan Hipertensi
Efektivitas Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Benson Pada Lansia Dengan Hipertensi
Pendahuluan: Penelitian ini bermula dari adanya angka kejadian hipertensi pada lansia masih tinggi. Peningkatan sensitifitas terhadap asupan natrium dan terjadinya penurunan elasti...
PENYULUHAN TENTANG TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA DI SMK SWAKARYA PALEMBANG
PENYULUHAN TENTANG TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA DI SMK SWAKARYA PALEMBANG
Penyuluhan ini dilatarbelakangi oleh kejadian nyeri menstruasi pada remaja di SMK Swakarya Palembang, dimana terdapat 58 (80%) remaja yang menyatakan mengalami nyeri menstruasi dan...
Storytelling dan Terapi Musik Ceria Menurunkan Kecemasan Hospitalisasi pada Toddler
Storytelling dan Terapi Musik Ceria Menurunkan Kecemasan Hospitalisasi pada Toddler
Pendahuluan: Kecemasan hospitalisasi merupakan suatu keadaan krisis pada anak sakit yang harus menjalani rawat inap karena proses adaptasi terhadap stressor lingkungan baru, orang ...

