Javascript must be enabled to continue!
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Rute Penerbangan Non Komersial (Perintis) Menjadi Rute Penerbangan Komersial
View through CrossRef
The Research aims to identify the factors that affects the pioneering flight routes change to route commercial. This research use sample purpose to get the sample to observed. Factor analysis is used to obtain neuJ factors as the criteria to change non-commercial route (pioneer) to commercial route. The results of this study obtained four factors from the highest to the lawest of importance level that is potential routes (22.04%), air transport companies that operated (21.43%), air fare and airtransportation networks (19.43%), then air transport demand (15%).Keywords: pioneer route changes, commercial route, factor analysis Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memperngaruhi perubahan rute penerbangan perintis menjadi rute komersial. Pengambilan sampel menggunakan teknik purpose sample. Analisis Faktor digunakan untuk memperoleh faktor baru sebagai kriteria perubahan rute non komersial (perintis) menjadi rute komersial. Hasil penelitian diperoleh empat faktor dari yang tertinggi sampai yang terendah tingkat pentingnya yaitu potensi rute penerbangan (22,04 % ), perusahaan angkutan udara yang beroperasi (21,43%), tarif penerbangan dan jaringan angkutan udara (19,43%), dan demand angkuta:n udara (15%).Kata kunci: perubahan rute perintis, rute komersial, analisis faktor
Title: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Rute Penerbangan Non Komersial (Perintis) Menjadi Rute Penerbangan Komersial
Description:
The Research aims to identify the factors that affects the pioneering flight routes change to route commercial.
This research use sample purpose to get the sample to observed.
Factor analysis is used to obtain neuJ factors as the criteria to change non-commercial route (pioneer) to commercial route.
The results of this study obtained four factors from the highest to the lawest of importance level that is potential routes (22.
04%), air transport companies that operated (21.
43%), air fare and airtransportation networks (19.
43%), then air transport demand (15%).
Keywords: pioneer route changes, commercial route, factor analysis Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memperngaruhi perubahan rute penerbangan perintis menjadi rute komersial.
Pengambilan sampel menggunakan teknik purpose sample.
Analisis Faktor digunakan untuk memperoleh faktor baru sebagai kriteria perubahan rute non komersial (perintis) menjadi rute komersial.
Hasil penelitian diperoleh empat faktor dari yang tertinggi sampai yang terendah tingkat pentingnya yaitu potensi rute penerbangan (22,04 % ), perusahaan angkutan udara yang beroperasi (21,43%), tarif penerbangan dan jaringan angkutan udara (19,43%), dan demand angkuta:n udara (15%).
Kata kunci: perubahan rute perintis, rute komersial, analisis faktor.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penerbangan Perintis dan Permasalahannya di Maluku Utara
Penerbangan Perintis dan Permasalahannya di Maluku Utara
The movement of passengers, goods and mail in North Maluku rely on air transport mode, known as Flight Pioneers. This research focused on the flight route, flight frequency and ava...
Evaluasi Finansial Kinerja Angkutan Udara Perintis Sumatera Utara
Evaluasi Finansial Kinerja Angkutan Udara Perintis Sumatera Utara
Angkutan udara pelintis diselenggarakan untuk melayani daerah-daerah terpencil, sehingga diharapkan dapat membuka keterisolasian daerah-daerah pedalaman. Di Provinsi Sumatera Utara...
Aspek Hukum Keselamatan Penerbangan di Indonesia
Aspek Hukum Keselamatan Penerbangan di Indonesia
Penerbangan sebagai bagian dari sistem transportasi nasional mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat, oleh karenanya penyelenggaraan harus ditata dalam satu kesatuan s...
6. RANCANGAN RUTE PENERBANGAN APPROACH CONTROL AREA DI WILAYAH UDARA ELTARI
6. RANCANGAN RUTE PENERBANGAN APPROACH CONTROL AREA DI WILAYAH UDARA ELTARI
Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan desain konsep rutepenerbangan/ rute ATS dan titik-titik penting di wilayah udara APP/TMA Kupang yangakan digunakan sebagai sarana rute l...
Analisa Pencarian Rute Tercepat Menuju Tempat Wisata Pulau Kumala Kota Tenggarong Menggunakan Algoritma Greedy
Analisa Pencarian Rute Tercepat Menuju Tempat Wisata Pulau Kumala Kota Tenggarong Menggunakan Algoritma Greedy
Pada saat kita hendak berpergian seringkali memikirkan sebuah rute perjalanan yang akan dilalui. Maka dari itu perlu ditentukan sebuah alternatif perjalanan menuju tempat wisata da...
Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Sepak Bola Cikal Perintis di Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo
Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Sepak Bola Cikal Perintis di Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa sekolah sepak bola cikal perintis di desa perintis kecamatan rimbo bujang kabupaten tebo. Jenis penelitian...

