Javascript must be enabled to continue!
Kemapanan dan Daya Saing Pajak Gadai Islam Di Malaysia: Perspektif Perintis
View through CrossRef
Pembiayaan pajak gadai konvensional telah wujud sejak abad ke-19 lagi. Namun, praktis pemberian pinjaman daripada pajak gadai konvensional sering dikaitkan dengan penyelewengan dan mempunyai unsur eksploitasi terhadap peminjam. Sebagai alternatif, pajak gadai Islam yang pertama telah diwujudkan pada tahun 1992 iaitu Muassasah Gadaian Islam Terengganu dengan inisiatif oleh Majlis Agama Islam dan Adat Melayu Terengganu (MAIDAM). Sehingga tahun 2013, terdapat 464 buah cawangan daripada 10 institusi yang menawarkan pembiayaan pajak gadai Islam berbanding pajak gadai konvensional yang berlesen iaitu 259 buah. Tujuan kajian ini adalah untuk menganalisis persepsi tiga perintis utama pemegang pajak gadai Islam di Malaysia iaitu MAIDAM, YaPEIM dan Bank Kerjasama Rakyat Malaysia berkaitan aspek kemapanan dan daya saing produk, isu pembiayaan berfokuskan penggunaan dan kesedaran masyarakat terhadap kewujudan pajak gadai Islam. Kajian ini menggunakan kaedah kualitatif yang melibatkan temu bual separa berstruktur terhadap tiga institusi perintis pajak gadai Islam. Hasil kajian ini menunjukkan bahawa pajak gadai Islam berupaya untuk bersaing dan berkembang dengan penawaran sistem gadaian yang berkonsepkan syariah, pengenaan upah simpan yang rendah dan matlamat pembiayaan yang tidak berorientasikan keuntungan dan lebih kepada tanggungjawab sosial. Untuk kemapanan dan daya saing skim ini, peranan kerajaan juga amat penting terutamanya dalam mewujudkan satu akta pajak gadai Islam yang khusus serta mempertingkatkan lagi pemberian lesen kepada pemegang pajak gadai yang berpotensi. Aktiviti promosi dan hebahan maklumat melalui media massa dan elektronik juga perlu dipertingkatkan bagi memberi kesedaran dan pemahaman kepada masyarakat khususnya mereka yang beragama Islam untuk memilih skim ar-Rahnu sebagai alternatif kepada pajak gadai konvensional. Kata kunci: Pajak gadai Islam, pajak gadai konvensional, kemapanan, daya saing.
UUM Press, Universiti Utara Malaysia
Title: Kemapanan dan Daya Saing Pajak Gadai Islam Di Malaysia: Perspektif Perintis
Description:
Pembiayaan pajak gadai konvensional telah wujud sejak abad ke-19 lagi.
Namun, praktis pemberian pinjaman daripada pajak gadai konvensional sering dikaitkan dengan penyelewengan dan mempunyai unsur eksploitasi terhadap peminjam.
Sebagai alternatif, pajak gadai Islam yang pertama telah diwujudkan pada tahun 1992 iaitu Muassasah Gadaian Islam Terengganu dengan inisiatif oleh Majlis Agama Islam dan Adat Melayu Terengganu (MAIDAM).
Sehingga tahun 2013, terdapat 464 buah cawangan daripada 10 institusi yang menawarkan pembiayaan pajak gadai Islam berbanding pajak gadai konvensional yang berlesen iaitu 259 buah.
Tujuan kajian ini adalah untuk menganalisis persepsi tiga perintis utama pemegang pajak gadai Islam di Malaysia iaitu MAIDAM, YaPEIM dan Bank Kerjasama Rakyat Malaysia berkaitan aspek kemapanan dan daya saing produk, isu pembiayaan berfokuskan penggunaan dan kesedaran masyarakat terhadap kewujudan pajak gadai Islam.
Kajian ini menggunakan kaedah kualitatif yang melibatkan temu bual separa berstruktur terhadap tiga institusi perintis pajak gadai Islam.
Hasil kajian ini menunjukkan bahawa pajak gadai Islam berupaya untuk bersaing dan berkembang dengan penawaran sistem gadaian yang berkonsepkan syariah, pengenaan upah simpan yang rendah dan matlamat pembiayaan yang tidak berorientasikan keuntungan dan lebih kepada tanggungjawab sosial.
Untuk kemapanan dan daya saing skim ini, peranan kerajaan juga amat penting terutamanya dalam mewujudkan satu akta pajak gadai Islam yang khusus serta mempertingkatkan lagi pemberian lesen kepada pemegang pajak gadai yang berpotensi.
Aktiviti promosi dan hebahan maklumat melalui media massa dan elektronik juga perlu dipertingkatkan bagi memberi kesedaran dan pemahaman kepada masyarakat khususnya mereka yang beragama Islam untuk memilih skim ar-Rahnu sebagai alternatif kepada pajak gadai konvensional.
Kata kunci: Pajak gadai Islam, pajak gadai konvensional, kemapanan, daya saing.
Related Results
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PEMBIYAAN GADAI EMAS (STUDI KASUS BANK MANDIRI SYARIAH CABANG PANCOR)
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PEMBIYAAN GADAI EMAS (STUDI KASUS BANK MANDIRI SYARIAH CABANG PANCOR)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui apa saja risiko yang akan dialami dalam pembiayaan produk gadai emas dan bagaimana proses pengelolaan risiko yang dilakukan...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku.
Tujuan penelit...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku.
Tujuan penelit...
DETERMINAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK HOTEL
DETERMINAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK HOTEL
Pemerintah Indonesia telah menerbitkan berbagai macam kebijakan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan sudah mengimplementasikan beberapa cara untuk meningkatkan kepatuhan wa...
DAMPAK PENGAWASAN DAN SANKSI PERPAJAKAN PADA TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK: KESADARAN PAJAK SEBAGAI PERAN MEDIASI (Studi Wajib Pajak Badan di Kantor Pelayanan Pajak Madya Semarang)
DAMPAK PENGAWASAN DAN SANKSI PERPAJAKAN PADA TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK: KESADARAN PAJAK SEBAGAI PERAN MEDIASI (Studi Wajib Pajak Badan di Kantor Pelayanan Pajak Madya Semarang)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengawasan pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kesadaran p...
Sadar Pajak bagi Wajib Pajak Pemula Melalui Hybrid Webinar
Sadar Pajak bagi Wajib Pajak Pemula Melalui Hybrid Webinar
Abstrak. Latar belakang dan tujuan, Peran pajak sangat vital bagi keberlangsungan hidup negara diikuti dengan komitmen oleh setiap warga negara atau wajib pajak termasuk didalamnya...
Determinan Kepatuhan Wajib Pajak Restoran di Kota Bogor
Determinan Kepatuhan Wajib Pajak Restoran di Kota Bogor
Latar Belakang : Pajak merupakan kontribusi wajib yang terutang kepada negara oleh orang pribadi maupun badan dan bersifat memaksa berdasarkan Undang – Undang yang tidak mendapatka...
PRAKTEK PAGANG GADAI DI NAGARI BUKIK BATABUAH DI TINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN HUKUM ADAT
PRAKTEK PAGANG GADAI DI NAGARI BUKIK BATABUAH DI TINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN HUKUM ADAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktek pagang gadai di nagari Bukik Batabuah. Pokok bahasan mengenai aturan hukum yang berlaku di nagari Bukik Batabuah dan aturan hukum ...

